<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021</id><updated>2011-04-22T00:45:35.690+07:00</updated><title type='text'>Smart-Schools Blog</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://smart-schools.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>351</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-391588605853232823</id><published>2009-04-17T21:12:00.000+07:00</published><updated>2009-04-17T21:14:00.628+07:00</updated><title type='text'>Tingkat Kelulusan Ujian Nasional Ditargetkan 92 Persen</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Ujian nasional datang lagi pekan depan. Sektiar 2,2 juta siswa akan menjadi peserta ujian nasional yang akan digelar pekan depan. Badan Standar Nasional Pendidikan menargetkan tingkat kelulusan pada tahun ini mencapai 92 persen.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap tahun akan ada kenaikan nilai minimal standar kelulusan yang ditetapkan. Pada 2008, standar kelulusan 5,25. Sedangkan untuk tahun ini menjadi 5,50. Kenaikan standar dengan alasan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendekati pelaksanaan ujian nasioanal, distribusi soal-soal 40 persen lebih telah sampai di tingkat kabupaten/kota. Ujian digelar bertahap untuk masing-masing jenjang pendidikan yakni SMA (20-24 April), SMP (27-30), dan SD (12-14 Mei).liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-391588605853232823?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/391588605853232823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/391588605853232823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/04/tingkat-kelulusan-ujian-nasional.html' title='Tingkat Kelulusan Ujian Nasional Ditargetkan 92 Persen'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-787059886093720026</id><published>2009-04-17T21:10:00.000+07:00</published><updated>2009-04-17T21:11:35.052+07:00</updated><title type='text'>Praktisi: Target Kelulusan Ujian Nasional Terlalu Muluk</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Praktisi pendidikan pesimis dengan target kelulusan ujian nasional sebesar 92 persen yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan. Alasannya, standar nilai yang naik 0,25 menjadi 5,5. &lt;span id="fullpost"&gt;Praktisi pendidikan Arif Rahman justru menyarankan pihak yang membuat kebijakan memikirkan kembali dampak dari target itu. "Ujian nasionalnya perlu, tetapi rumus kelulusannya harus dikaji ulang," kata Arif Rahman di Jakarta, Jumat (17/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Arif Rahman, Suwano, Wakil Kepala SMA 3 Setiabudi, Jakarta Pusat, malah optimis sekolahnya dapat meluluskan siswanya sebanyak 100 persen. Tahun lalu, target kelulusan 97 persen diraih SMA 3 Setiabudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk wilayah DKI Jakarta, pelaksanaan ujian nasional dibagi menjadi 16 rayon. Hingga kini, soal-soal ujian belum diterima pihak sekolah. Soal baru bisa diambil pihak sekolah beberapa jam sebelum ujian berlangsung. Menurut dinas terkait, hal ini dapat menurunkan tingkat kecurangan dan kebocoran saat ujian berlangsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-787059886093720026?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/787059886093720026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/787059886093720026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/04/praktisi-target-kelulusan-ujian.html' title='Praktisi: Target Kelulusan Ujian Nasional Terlalu Muluk'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-127711531838939373</id><published>2009-04-17T20:57:00.001+07:00</published><updated>2009-04-17T21:00:44.871+07:00</updated><title type='text'>Anggaran Sekolah Gratis Rawan Korupsi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sekolah gratis yang dicanangkan pemerintah pada tahun ini akan sulit Indonesia. Pasalnya, dana bantuan operasional sekolah (BOS) sebagai penunjang terwujudnya sekolah gratis rawan korupsi karena hanya diketahui kepala sekolah masing-masing. Demikian dikatakan Ade Irawan, Koordinator Advokasi Publik Indonesian Corruption Watch atau ICW di Jakarta.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, ICW bersama dengan Dompet Duafa dan Yappika bekerja sama untuk meningkatkan partisipasi publik dalam mewujudkan sekolah gratis. Kerja sama ini akan menghimpun dana masyarakat dan diharapkan selama tiga bulan kedepan dapat mengumpulkan dana sebesar Rp 150 juga hingga Rp 200 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan selama tiga bulan ini peran serta masyarakat kian meningkat sehingga dapat mempercepat terwujudnya sekolah yang benar-benar gratis tanpa adanya pungutan.&lt;br /&gt;liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-127711531838939373?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/127711531838939373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/127711531838939373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/04/anggaran-sekolah-gratis-rawan-korupsi.html' title='Anggaran Sekolah Gratis Rawan Korupsi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-888404094315102024</id><published>2009-02-09T07:32:00.001+07:00</published><updated>2009-02-09T08:34:02.504+07:00</updated><title type='text'>Enam Mahasiwa Asing Bawakan Tari Bali</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sebanyak enam dari 23 mahasiswa asing yang tengah menempuh pendidikan kesenian di Institut Seni Indonesia (ISI) unjuk kebolehan dengan membawakan tiga tarian.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tari yang dibawakan yaitu tari pendet dan margapati yang ditampilkan oleh Sarka Bartuskova (Ceko), Lucia Mendoza Aquino Cwiek (Meksiko), Berta Maria Henandez (Meksiko), dan Hisano Nakamoto (Jepang). Sedangkan tari baris dilakukan oleh Jan Polivka (Ceko).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penonton pun dibuat terpukau dengan tarian lemah gemulai disertai gerakan jari lentik, mata indah. Kehadiran mereka adalah dalam rangka pentas darmasiswa RI, ISI Denpasar untuk tahun ajaran 2008/2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarka, salah satu mahasiswa yang telah belajar seni tari selama 1,5 tahun ini mengaku senang karena keinginannya untuk belajar tari bali terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tarian bali itu unik, karena gerakannya begitu kompleks dan semua tubuh mulai dari ujung kepala dan kaki bergerak semua dengan ekspresi beraneka ragam," ungkapnya usai membawakan dua tarian yaitu pendet dan margapati di Denpasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemula, awalnya dia mengaku cukup kesulitan untuk menirukan gerakan, tapi toh lama kelamaan dapat diatasi kesulitan itu. "Karena saya suka untuk bisa menari secara benar saya butuh waktu sampai enam bulan," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang dapat menari secara baik, nantinya akan dilibatkan dalam upacara panca wali krama yaitu upacara sakral di Pura Besakih yang digelar setiap 10 tahun sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita ajak mereka untuk ngayah (bekerja dengan sukarela) juga untuk pentas dari desa ke desa," imbuh koordinator mahasiswa asing ISI Denpasar, Ni Komang Artini. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-888404094315102024?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/888404094315102024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/888404094315102024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/02/enam-mahasiwa-asing-bawakan-tari-bali.html' title='Enam Mahasiwa Asing Bawakan Tari Bali'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-7203902814891295755</id><published>2009-02-05T08:26:00.001+07:00</published><updated>2009-02-05T08:37:23.373+07:00</updated><title type='text'>Tamu Belia di KPU Jawa Barat</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Tidak hanya kader partai politik yang menyambangi KPU Jawa Barat. Sejumlah siswa sekolah pun sering datang ke gedung penyelenggara pemilu tersebut.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kemarin, tujuh orang siswa dari SMP Negeri 4 Bandung datang ke KPUD. "Kami ingin ketemu anggota KPU Jawa Barat," ujar Fitria, salah satu siswa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kalian sedang demo? "Hehehe, tidak!" tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitria mengatakan, dia dan teman-temannya ingin mengetahui seluk-beluk badan tersebut. Sebab, kata Fitria, sekolah sedang melakukan simulasi pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami kebagian jatah sebagai KPU. Nah, kami harus ketemu KPU dulu biar ngerti soal KPU," tambah Dendi Septa Nugraha, seorang siswa lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitria dan Dendi kompak mengatakan jika pemilu sudah merupakan mata pelajaran wajib di sekolah. Pemilu menjadi salah satu bagian pelajaran dari Pendidikan Kewarganegaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi kami benar-benar tidak tahu apapun soal pemilu dan KPU," tandas Fitria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat ditanya tentang bahan bacaan KPU dan pemilu, Fitria mengaku tidak pernah memperoleh bahan bacaan tersebut. Sebab, sekolah juga tidak menyediakan. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-7203902814891295755?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7203902814891295755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7203902814891295755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/02/tamu-belia-di-kpu-jawa-barat.html' title='Tamu Belia di KPU Jawa Barat'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8191385521709289373</id><published>2009-02-04T09:50:00.001+07:00</published><updated>2009-02-04T09:52:04.699+07:00</updated><title type='text'>Ikapi Gelar Pameran Buku</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Mengawali tahun 2009, pameran buku terbesar bakal kembali hadir di Jogja untuk memenuhi tanggungjawab dari para penerbit kepada para pecinta buku dan masyarakat yang hobi membaca. Pameran bertajuk Pikiran Dibuka Nurasi Bicara ini diselenggarakan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI)&lt;span id="fullpost"&gt; DIJ besok pada 11 hingga 16 Maret mendatang di Jogja Expo Center (JEC) yang diikuti 500 penerbit se-Indonesia dengan jumlah stan sebanyak 104.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Even akbar ini memiliki nilai tersendiri. Pasalnya, pameran digelar menjelang pesta demokrasi yakni pemilihan legislatif dan pemilihan presiden yang dihelat pada April dan Juli mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuai dengan tema pameran ini. Ikapi berharap rakyat dapat bersikap bijak dan berpegang pada hati nurani dalam menentukan pilihannnya," kata Ketua Panitia Pesta Buku YB Priyanahadi dalam konferensi pers di Bambo Resto Jalan Veteran kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski pameran di gelar menjelang pemilu, Hadi menjamin bahwa dalam pameran tidak ada satu pun poster atau media kampanye politik yang dipasang di tempat stan pameran. "Kami sudah mengingatkan kepada penyewa stan supaya tidak membawa atau membagikan poster kampanye politik," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menggelar pameran buku, tambah Hadi, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa agenda seperti pembuat buku besar yang diikuti siswa TK dan SD se-DIJ, pentas kesenian, fashion show, lauching buku, temu penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam pembuatan buku itu nanti ada yang menulis dan menggambar. Ukuran kertasnya 160 cm2 sebanyak seribu halaman. Kegiatan itu dilakukan pada 16 Maret, hari terakhir pameran," kata Seksi Acara Muhyidin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hadi, pihaknya menargetkan 3000 pengunjung dalam setiap hari. Untuk menarik minat pengunjung, panitia telah menyiapkan door prize diantaranya satu buah sepeda motor, TV dan lain-lain, yang bakal diundi di akhir acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung yang membeli buku minimal Rp 25 ribu akan mendapatkan satu kupon yang dapat digunakan untuk undian. "Door prize ini juga untuk penyewa stan pameran," jelas Hadi. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8191385521709289373?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8191385521709289373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8191385521709289373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/02/ikapi-gelar-pameran-buku.html' title='Ikapi Gelar Pameran Buku'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4279790963298591431</id><published>2009-02-04T08:17:00.000+07:00</published><updated>2009-02-04T09:45:10.151+07:00</updated><title type='text'>Anak-anak TKI di Sabah Kini Bisa Nyanyi "Indonesia Raya"</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Mengharukan juga melihat dan mendengar anak-anak kelas 3 SD Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) menyanyikan lagu "Indonesia Raya" dan "Garuda Pancasila" sebelum mereka memulai belajar.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inilah cara kami mengenalkan Indonesia dan menumbuhkan rasa cinta pada diri anak-anak TKI di Sabah terhadap negara tercinta, Indonesia," kata Dadang Hermawan, Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Sabah, Borneo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 80 persen, anak-anak TKI yang sekolah di SIKK lahir di Sabah. Mereka kurang mengenal Indonesia. Lahir karena orang tua mereka adalah buruh perkebunan kelapa sawit. Anak-anak TKI itu tumbuh dan besar di negeri orang tanpa bisa mengecap pendidikan formal seperti umumnya anak-anak Indonesia di tanah air dan anak-anak warga Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak betul juga jika dikatakan anak-anak TKI tidak bisa belajar di sekolah Malaysia. Yang dilarang adalah sekolah kebangsaan karena itu ada subsidinya. Anak warga asing seharusnya sekolah di swasta atau sekolah internasional," kata atase pendidikan KBRI Kuala Lumpur, Imran Hanafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di sinilah persoalannya, orang tuanya berprofesi sebagai TKI tidak mampu membayar sekolah swasta apalagi sekolah internasional sehingga ribuan anak-anak TKI bisa mengecap pendidikan formal," tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah lagi, peraturan imigrasi Malaysia melarang pekerja asing membawa anggota keluarganya, baik anak dan istri, termasuk dilarang kawin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kenyataannya, TKI yang bekerja di Sabah, apakah itu menjadi buruh perkebunan kelapa sawit atau menjadi pembantu, membawa keluarganya. Para majikannya tampaknya mengijinkan hal itu demi kenyamanan dan loyalitas kerja para buruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data KJRI Kota Kinabalu tahun 2006, ada sekitar 24.199 anak-anak TKI di Sabah tidak bisa mendapatkan pendidikan. Karena saat itu yang dicatat hanya anak-anak usia sekolah maka pada tahun 2008, diperkirakan 30.000 anak-anak TKI yang tidak mengecap pendidikan formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hambatan Sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah buruh di perkebunan kelapa sawit untuk tidak boleh kawin dan membawa keluarga menjadi suatu dilema. Aturan imigrasi Malaysia memang buruh asing dilarang kawin dan membawa keluarganya, kecuali ekspatriat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu diakui Manajer SDM Sabah Land Development Board (SDLB) Syaheddrul Joddari. "Kami punya buruh laki-laki dan wanita. Walaupun kami selalu melarang mereka kawin, tapi yang namanya cinta sulit dicegah. Perkawinan baik resmi atau tidak terjadi di perkebunan hingga mereka punya anak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat ada buruh yang kawin, punya istri dan anak sudah tentu mendorong buruh yang punya istri di kampung untuk membawa keluarganya ke Sabah. Hal ini berlangsung sekian lama sehingga ribuan anak-anak buruh perkebunan kelapa sawit kini tidak bisa mengecap pendidikan formal. Apalagi setelah ada revisi UU Pendidikan di Malaysia yang mendiskriminasi anak buruh asing bersekolah di sekolah milik pemerintah karena ada unsur subsidinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi majikan dan perusahaan perkebunan, ada keluarga buruh menciptakan kenyamanan kerja bagi si buruh. Jika nyaman maka loyalitas kerja juga bagus. Selain itu, anak-anak dan istri buruh juga bisa sekaligus bekerja untuk menambah penghasilan keluarga. Apalagi anak-anak buruh tidak bersekolah maka bekerja di perkebunan kelapa sawit selain menambah penghasilan juga kegiatan yang baik untuk membunuh waktu," kata konsuler bidang ketenagakerjaan KJRI Kota Kinabalu, Umbara Setiawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak tidak bisa sekolah sudah tentu akan menambah panjang kemiskinan keluarga buruh. Pemerintah Indonesia dan Malaysia dibantu LSM Humana berbasis di Eropa mencoba mengadakan sekolah informal. Anak-anak TKI dan buruh Filipina diajarkan membaca, menulis, dan berhitung. Tidak ada jenjang kelas. Yang penting bisa membaca, menulis dan berhitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Malaysia juga sudah meminta perusahaan perkebunan secara sukarela menyediakan gedung sekolah informal. Kini ada sekitar 90 gedung sekolah informal yang dikelola Humana dengan jumlah murid sekitar 7.000 orang. Sejak tahun 2007, Indonesia telah mengirimkan 109 guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi upaya pemerintah Indonesia tidak cukup sampai di situ saja. Atas dasar hubungan baik kedua negara, kedua kepala pemerintahan sepakat untuk mengijinkan adanya sekolah Indonesia di Kota Kinabalu bagi anak-anak TKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah Operasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah Indonesia Kota Kinabalu beroperasi sejak 1 Desember 2008 dengan jumlah 274 murid sekolah dasar (SD). SIKK memiliki enam ruang kelas di kompleks pertokoan Alam Mesra, Kota Kinabalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan enam kelas, SIKK ini dapat menampung 326 anak TKI, tapi kini baru menampung 274 anak karena baru empat guru termasuk kepala sekolah ikut mengajar. "Dalam waktu dekat akan ada empat guru tambahan lagi datang dari Indonesia," kata Dadang Hermawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Agar dapat memberikan pendidikan yang lebih luas kepada anak-anak TKI, SIKK akan mengadakan pendidikan non formal melalui paket A, paket B dan paket C, " tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tahun pertama, seluruh anak-anak SIKK diberikan seragam baru "Merah Putih" dan buku-buku pelajaran. "Mereka sangat antusias dalam belajar. Masuk pukul tujuh tapi pukul 6 banyak yang sudah tiba di sekolah. Itu artinya mereka sudah meninggalkan rumah ke sekolah jam 05 pagi," ungkap Dadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua murid, Edijatmiko, asal Malang mengaku sangat senang ada sekolah Indonesia di Kota Kinabalu karena kini anaknya bisa mendapatkan pendidikan informal. "Selama ini, anak-anak kami hanya sekolah seperti madrasah di kampung. Tidak bisa masuk ke sekolah formal," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data KJRI, ada 576 anak TKI yang ingin sekolah di SIKK. Tapi setelah diadakan seleksi dan evaluasi hanya 274 yang bisa masuk sekolah formal. "Banyak anak-anak TKI di usia 11 tahun tapi belum bisa baca. Terpaksa kami tidak bisa terima," kata Kepsek SIKK Dadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabila, murid kelas I SIKK, mengaku senang bisa sekolah di SIKK. "Teman-teman juga senang bisa memakai seragam merah putih, seragam sekolah Indonesia. Saya kini sudah hafal lagu Indonesia Raya dan Garuda Pancasila," katanya sambil tersenyum. antara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4279790963298591431?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4279790963298591431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4279790963298591431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/02/anak-anak-tki-di-sabah-kini-bisa-nyanyi.html' title='Anak-anak TKI di Sabah Kini Bisa Nyanyi &quot;Indonesia Raya&quot;'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5484649019633298367</id><published>2009-02-02T08:24:00.000+07:00</published><updated>2009-02-02T08:25:55.229+07:00</updated><title type='text'>70 Persen Guru Ditargetkan Melek Internet pada 2014</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Direktur Southeast Asian Ministers Education Organization Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) Gatot Hari Priowirdjanto menyatakan pemerintah menargetkan sebanyak 70 persen guru di Indonesia mampu mengoperasikan perangkat teknologi komunikasi seperti internet pada 2014. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini sedang diupayakan material pengembangan teknologinya," kata Gatot saat ditemui usai Seminar 'Building Foundation for ICT-based Lifelong Learning through School Partnership' di Komplek Universitas Terbuka, Sawangan, Depok, Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan guru melek internet, kata Gatot, tidak akan dilakukan dengan metode konvensional. "Saat ini ada 2,7 juta guru. Kalau dilatih secara konvensional akan mahal dan lama. Pelatihan akan dilakukan jarak jauh," lanjut Gatot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional Giri Suryatmana menyatakan pelatihan ini dilakukan seiring perkembangan teknologi yang semakin cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mampu mengoperasikan internet, kata Giri, guru diharapkan mampu membawa prinsip teknologi ke proses belajar mengajar, contohnya belajar lewat perangkat multimedia. Selain itu, guru diharapkan berbagi pengalaman mengajar dan menggunakan teknologi lewat website atau blog. Guru juga harus menjadi sumber informasi bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2008, Giri menjelaskan pelatihan pembelajaran teknologi sudah dilakukan. Namun baru menjangkau 80 ribu guru saja. Lambatnya proses pembelajaran teknologi, kata dia, terjadi karena pemerintah lebih fokus ke peningkatan kesejahteraan guru. "Tidak mungkin belajar teknologi tinggi kalau perut lapar," ujar Giri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2009, pemerintah akan memfasilitasi 1.900 kelompok kerja guru di 235 kabupaten terpencil dengan pemancar teknologi satelit. tempointeraktif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5484649019633298367?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5484649019633298367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5484649019633298367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/02/70-persen-guru-ditargetkan-melek.html' title='70 Persen Guru Ditargetkan Melek Internet pada 2014'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-2230251889599393316</id><published>2009-02-02T08:05:00.000+07:00</published><updated>2009-02-02T08:10:03.138+07:00</updated><title type='text'>Seluruh Guru Bantu di Sumut Diangkat Sebelum Pemilu</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Seluruh guru bantu di Sumatera Utara tahun ini akan diangkat menjadi pegawai negeri sipil dan mulai ditempatkan sebelum elaksanaan pemilihan umum. Penempatan guru bantu tersebut akan disesuaikan dengan permintaan pemerintah kabupaten/kota.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Utara (Sumut) Mahdi Ibrahim, saat ini jumlah guru bantu di Sumut mencapai 610 orang, dari total sekitar 12.000 guru bantu yang direkrut selama kurun waktu 2004-2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisa guru bantu yang belum diangkat menjadi PNS, menurut Mahdi, akan segera diangkat sebelum pelaksanaan pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka ini sebenarnya bagian dari 12.000 guru bantu yang direkrut di seluruh Sumut dalam kurun waktu tahun 2004-2005. Pengangkatan ini merupakan janji pemerintah yang pada tahun 2009 akan mengangkat semua guru bantu menjadi pegawai negeri sipil," kata Mahdi di Medan, Minggu (1/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2009 ini rencananya pemerintah pusat mengangkat total 13.000 guru bantu menjadi PNS di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini kata Mahdi, 610 guru bantu di Sumut digaji dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui dana alokasi umum (DAU) yang diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota. "Untuk itu, penempatan mereka setelah pengangkatan akan langsung diserahkan ke kabupaten/kota," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahdi mengaku belum tahu jumlah guru bantu yang selama ini digaji oleh pemerintah kabupaten/kota dengan dana APBD. "Kalau guru bantu yang digaji dengan APBN di Sumut akan diangkat seluruhnya pada tahun ini. Kami tidak tahu berapa banyak guru bantu yang digaji menggunakan dana APBD kabupaten/kota," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Forum Komunikasi Guru Bantu Sumut Adi Wijaya mengungkapkan, pengangkatan seluruh guru bantu yang digaji oleh APBN pada tahun ini merupakan janji pemerintah dua tahun lalu. Saat itu, menurut Adi, pemerintah pusat mengatakan akan memberikan kejelasan nasib terhadap guru bantu di seluruh Indonesia yang direkrut tahun 2004 dan 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Adi, guru bantu yang telah memiliki masa kerja lebih dari satu tahun memiliki hak untuk diangkat menjadi PNS. Adi mendesak, setelah pengangkatan guru bantu menjadi PNS, pemerintah juga harus segera menyiapkan proses prajabatan agar mereka mendapatkan status kepegawaiannya secara pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tahun lalu, ketidakjelasan kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah menyangkut kepegawaian guru bantu di Sumut telah mengakibatkan ribuan guru bantu sempat tak menerima honor selama beberapa bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru bantu tak mendapatkan honor karena pemerintah daerah merasa mereka telah diangkat menjadi pegawai negeri sipil, padahal surat pengangkatannya keluar belakangan. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-2230251889599393316?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2230251889599393316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2230251889599393316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/02/seluruh-guru-bantu-di-sumut-diangkat.html' title='Seluruh Guru Bantu di Sumut Diangkat Sebelum Pemilu'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4736547218841303962</id><published>2009-01-31T08:48:00.000+07:00</published><updated>2009-01-31T08:49:17.838+07:00</updated><title type='text'>'Jangan Pandang Bulu antara PTN dan PTS'</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Beasiswa yang diterima Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lebih kecil dibanding yang diterima Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Rektor Universita Pasundan (Unpas) Didi Turmudzi berharap pemerintah tidak pandang bulu antara PTN dan PTS.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut diungkapkan rektor seusai menyerahkan beasiswa dari Disdik Jabar kepada 280 mahasiswa-mahasiswi Unpas berprestasi, di Kampus Unpas Jalan Setiabudi, Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apabila diberlakukan kompetisi yang sama mungkin para PTS akan meningkatkan mutunya," kata Didi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Didi, selama ini pengembangan PTS hanya bergantung dari dana orangtua Mahasiswa-mahasiswi berbeda dengan negeri yang mendapatkan dana dari pemerintah pusat dan pemerintah Daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setahun PTN hanya mampu mengalokasikan beasiswa pertahun untuk satu orang sejumlah Rp 2,5 juta. Sedangkan PTN mampu mengalokasikan dana beasiswa selama setahun dan per orang senilai 3,5 juta. "selain dari Pemerintah Pusat PTn juga dapat alokasi dari Pemerintah Daeah,' jelas Didi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dari 280 mahasiswa Unpas yang menerima besiswa 250 diantaranya adalah mahasiswa-mahasiswi berprestasi namun dengan ekonomi lemah. Sementra selebihnya adalah mahasiwa yang berprestasi selama masa SMAnya. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4736547218841303962?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4736547218841303962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4736547218841303962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/jangan-pandang-bulu-antara-ptn-dan-pts.html' title='&apos;Jangan Pandang Bulu antara PTN dan PTS&apos;'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1005880594183673586</id><published>2009-01-31T08:34:00.000+07:00</published><updated>2009-01-31T08:48:13.765+07:00</updated><title type='text'>Sulit Bahasa Verbal, Non Verbal pun Jadi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;marsha Natama Pasaribu, bocah berumur 13 tahun yang mengalami kesulitan berinteraksi sosial lewat bahasa verbal ini, ternyata bisa memanfaatkan kelemahannya lewat bahasa non verbal.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa simbolik yang ia tuangkan lewat gambar-gambar yang dipajang dalam pameran yang bertajuk 'The New Power of Friends' ini merupakan bentuk interaksi sosialnya terutama dengan ibunya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunda Marsha, Riama Maslan Sihombing menuturkan anak yang mengalami gangguan untuk berinteraksi sosial (spektrum autis), sebaiknya harus dilatih untuk menghadapi kenyataan, salah satunya lewat gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun Marsha berbeda dengan anak yang pada umumnya, Riama mengaku tetap mendukung anaknya dalam berekspresi seni apapun. "Saya selalu mendukung kegiatan Marsha, mulai dari menggambar hingga mengotak-atik musik lewat komputer," ujar Riama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu hari Marsha biasa menggambar selama 6 jam. Karena itu sang ibu ingin anaknya menjadi anak yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kelebihan spektrum autis membuat sang anak menggemari sesuatu tanpa tanggung-tanggung, dan gampang dituntun. Oleh karena itu saya selalu menuntun Marsha dalam bidang kesenian," ujar wanita yang gemar mendatangi mengoleksi barang-barang unik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hambatan Marsha dalam berinteraksi sosial lewat bahasa verbal, tidak membuat sang Ibu menyerah pada kenyataannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena saya bergerak dalam bidang seni rupa, saya mengajarkan Marsha lewat media visual. Sebagai contoh, saya pernah mengajarkan kepada Marsha tentang rutinitas bangun pagi lewat media visual," ujar wanita yang sehari-harinya mengajar di FSRD ITB ini. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1005880594183673586?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1005880594183673586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1005880594183673586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/sulit-bahasa-verbal-non-verbal-pun-jadi.html' title='Sulit Bahasa Verbal, Non Verbal pun Jadi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5759394547576894665</id><published>2009-01-30T11:17:00.000+07:00</published><updated>2009-01-30T11:18:04.384+07:00</updated><title type='text'>Pemprov Bantu Ujian Siswa</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sejumlah 5.907 siswa SMK se-Kota Malang mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk pelaksanaan ujian kompetensi kejuruan (UKK). Para siswa yang terbagi dalam 32 program studi (prodi) itu mendapatkan nominal bantuan berbeda-beda.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau angka pastinya kami belum tahu. Kalau dikira-kira antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu per siswa," kata Kunti Nursasiati, kasi Sarpras Dikmen Diknas Kota Malang, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, bantuan UKK itu untuk membiayai ujian praktik siswa. Besarannya berbeda karena praktik per prodi juga berbeda. Biaya ujian prodi tata busana bisa jadi lebih besar dibanding prodi tata rambut. Begitu pula prodi teknik biasanya biayanya lebih besar daibanding dengan prodi non-teknik. "Masing-masing ada rinciannya. Masih diambil di Surabaya," kata pejabat asal Jogja ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekwensi dari hasil ujian praktik siswa, lanjut Kunti, biasanya produk yang dihasilkan menjadi milik sekolah. Produk-produk itu bisa dijual untuk umum. Di beberapa SMK, besaran rupiah hasil penjualan produk ujian praktik mempengaruhi nilai siswa. "Kalau produknya bagus dan laku mahal, maka siswa biasanya mendapatkan nilai bagus. Sebab dia berhasil membuat produk bermutu sekaligus potensial untuk wirausaha," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru tahun ini, kata Kunti, bantuan UKK diturunkan dari APBD Provinsi Jatim. Tahun-tahun sebelumnya, dana berasal dari APBN. Perubahan sumber dana itu membawa dampak positif. Yakni pencairan bisa cepat karena birokrasi lebih pendek. Manfaatnya bagi sekolah dan siswa, bisa segera dicairkan beberapa hari sebelum pelaksanaan ujian Maret mendatang. "Kalau tahun-tahun sebelumnya, sampai telat-telat karena klaimnya harus ke pusat," kata Kunti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan biaya ujian praktik dari siswa? Biasanya, siswa ingin karyanya bagus. Maka kalau bantuan tidak sesuai keinginannya, biasanya mengeluarkan dana sendiri. Siswa berhak untuk itu. "Bantuan sifatnya terbatas. Bisa saja untuk kelengkapan lain, siswa mengeluarkan biaya sendiri," katanya. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5759394547576894665?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5759394547576894665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5759394547576894665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/pemprov-bantu-ujian-siswa.html' title='Pemprov Bantu Ujian Siswa'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6140935942010522817</id><published>2009-01-30T11:03:00.000+07:00</published><updated>2009-01-30T11:10:46.722+07:00</updated><title type='text'>Virus Obama Sambangi Komputer Sekolah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt; Sebuah worm internet baru berhasil dideteksi. Virus dengan menampilkan gambar Barack Obama ini berhasil mencemari komputer di sekolah-sekolah Illinois.&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan distributor software keamanan AVG Walling Data mengemukakan, worm yang ditemui di sebagian komputer sekolah di Illinois ini menyebar melalui perangkat memori eksternal seperti USB Drives dan juga melalui pembagian jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Worm tersebut bisa jadi hanya sebuah akal-akalan dari murid di salah satu sekolah. Pasalnya, program virus ini sangat sederhana, menggunakan varian kode MAL_OTORUN," ujar analis senior Trend Micro Jamz Yaneza, seperti dikutip melalui Cnet, Jumat (30/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaneza pernah menemukan, worm bergambar Obama tersebut akan langsung muncul di komputer yang terinfeksi, tepatnya akan mengambil posisi di ujung kanan bawah layar komputer. Lama kelamaan gambar tersebut akan mengganggu hingga akhirnya virus tersebut akan mencuri semua data penting komputer tersebut, termasuk data penting sekolah yang dituju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selalu ada kemungkinan salah satu murid di sekolah tersebut sebagai pelaku penyebar worm. Silakan saja ditelusuri. Mulai dari murid yang terpintar, teraneh, hingga yang paling tidak gaul sekalipun," ujar Roger Thompson, dari Thompson Security Labs. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6140935942010522817?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6140935942010522817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6140935942010522817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/virus-obama-sambangi-komputer-sekolah.html' title='Virus Obama Sambangi Komputer Sekolah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6026046587871055340</id><published>2009-01-29T09:34:00.000+07:00</published><updated>2009-01-29T09:35:11.822+07:00</updated><title type='text'>17 Guru SMP Banten Belajar Teknologi ke Korea Selatan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sebanyak 17 guru sekolah menengah pertama (SMP) asal Provinsi Banten diberangkatkan ke Korea Selatan untuk belajar teknologi informasi.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para guru itu secara simbolis dilepas Sekretaris Pemerintah Banten Muhadi di Aula Setda Provinsi Banten. Turut hadir dalam acara itu Kepala Dinas Pendidikan Banten Eko Endang Koswara dan Ketua DPRD Banten Ady Suryadharma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-17 guru itu direncanakan terbang dari Jakarta menuju Korea Selatan pada Kamis, 29 Januari, dan kembali ke tanah air pada tanggal 6 Februari mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di Korea Selatan, para guru itu akan melakukan studi banding ke sekolah-sekolah, lembaga pendidikan, industri, lembaga pemerintahan yang ada di kota Chungcheongbuk-do untuk dijadikan contoh penyelenggaraan pendidikan di Banten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di negeri ginseng itu mereka akan didampingi seorang liason officer dari Korea Selatan Lee Jae Pil dan dua orang staf administrasi dari Dinas Pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Eko Endang Koswara, kerja sama pengiriman guru dari Banten ke Korea Selatan telah berjalan sejak 2005 lalu. "Ini program kami yang keempat," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, kata Eko, telah dilatih 120 guru setingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Korea Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain belajar teknologi infornasi, Pemerintah Korea Selatan juga telah menyumbang 450 unit komputer untuk sekolah-sekolah di Banten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama mengikuti pelatihan di Korea Selatan, kata Eko, semua keperluan biaya, akomodasi, makan, minum dan uang saku telah dijamin oleh Pemerintah Korea Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhadi mengatakan program itu memberi dampak positif kepada pelajar di Banten. "Hubungan baik dengan Korea Selatan ini akan kami jaga," kata dia. Pemerintah  Banten, kata Muhadi, pada tahun ini akan merealisasikan anggaran 20 persen untuk sektor pendidikan guna meningkatkan kualitas pendidikan. tempointeraktif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6026046587871055340?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6026046587871055340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6026046587871055340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/17-guru-smp-banten-belajar-teknologi-ke.html' title='17 Guru SMP Banten Belajar Teknologi ke Korea Selatan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-271418357552589668</id><published>2009-01-29T09:22:00.000+07:00</published><updated>2009-01-29T09:30:28.496+07:00</updated><title type='text'>Seperti Kembali ke Rumah, Cisco Pilih Parkir di ITB</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Cisco memilih ITB sebagai tempat terakhir dalam roadshow Cisco Express-Network on Whells (NoW) karena 70 persen karyawan Cisco Indonesia alumni ITB. Kontainer Cisco akan terparkir di depan gerbang ITB sampai tanggal 30 Januari 2009.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dikatakan oleh Managing Director Cisco Indonesia Irfan Setiaputra dalam tur Cisco Express-NoW di ITB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukan pilihan yang sulit saat memilih tempat setelah Jakarta. Karena 70 persen karyawan kita adalah alumni ITB dan 90 persennya dari jurusan elektro. Jadi ini seperti kembali ke rumah," kata Irfan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya direncanakan di Indonesia, kontainer Cisco akan menyambangi 5 kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali. Namun akhirnya hanya 3 kota yakni Jakarta, Depok dan Bandung yang dikunjungi oleh Cisco Express-Network on Wheels (NoW).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kontainer sepanjang 40 kaki ini dipamerkan teknologi maju dan masa depan yang dimiliki oleh Cisco. Solusi teknologi seperti unified communication, reklame digital, otomatisasi bangunan, sistem kendali energi dan pengelolaan fasilitas yang memungkinkan pengunanya dapat selalu berkomunikasi. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-271418357552589668?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/271418357552589668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/271418357552589668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/seperti-kembali-ke-rumah-cisco-pilih.html' title='Seperti Kembali ke Rumah, Cisco Pilih Parkir di ITB'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5813160444316506916</id><published>2009-01-28T08:55:00.000+07:00</published><updated>2009-01-28T08:57:00.879+07:00</updated><title type='text'>Demonstran SBY Terkapar di Jalanan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Puluhan demonstran dari Aliansi Mahasiswa Anti Badan Hukum Pendidikan (AMAB) yang berniat menghadang kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (27/1), bentrok kecil dengan aparat kepolisian di Jalan Mayjen Pandjaitan Kota Malang.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah upaya menembus barikade polisi gagal, demonstran kemudian memutuskan tiduran di jalan. Presiden datang ke Malang untuk meresmikan sejumlah fasilitas pendidikan di kota tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda bentrok muncul sejak pukul 10.00. Mahasiswa dari elemen SMN, FMN, FORBAS, KOMMA, dan sebagainya mulai merangsek mendekati pintu gerbang Unibraw. SBY dijadwalkan datang ke Unibraw pukul 10.25. Setidaknya tiga kali para demonstran tersebut mencoba menembus barikade polisi bertameng. Namun, semakin mereka merangsek, semakin kuat polisi mendorong menjauhkan mereka dari gerbang belakangUnibraw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa kami dilarang bertemu SBY? Kami hanya ingin bertemu dan berbicara dengan kepala negara sebagai wakil kami di pemerintahan?" teriak anggota aksi, Bram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah upayanya menembus dua lapis barikade polisi gagal, lebih dari 50-an demonstran tersebut akhirnya memutuskan tidur-tiduran di jalanan. Mereka terkapar di jalanan sejak pukul 10.50-11.20. "Kita tidak akan lelah memperjuangkan nasib rakyat. Ini salah satu bentuk aksi damai kami untuk memperjuangkan hak-hak rakyat," ujar Bram. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5813160444316506916?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5813160444316506916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5813160444316506916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/demonstran-sby-terkapar-di-jalanan.html' title='Demonstran SBY Terkapar di Jalanan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-7946698728788508995</id><published>2009-01-28T08:43:00.001+07:00</published><updated>2009-01-28T08:51:55.723+07:00</updated><title type='text'>Edu Fair Solusi Mencari Perguruan Tinggi</title><content type='html'>&lt;span iclass="fullpost"&gt;Pameran pendidikan untuk siswa SMA dan orang tua siswa akan digelar besok, Rabu (28/1/2009), di gedung SMAN 5, Jalan Belitung, Bandung, pameran yang bertajuk Edu Fair ini akan menampilkan sekitar 20 perguruan tinggi, baik nasional maupun internasioal.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya perguruan tinggi saja yang akan mengisi di pameran ini, sejumlah konsultan pendidikan dari dalam maupun luar negeri juga ikut andil dalam pameran pendidikan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pameran ini menghadirkan sekitar 20 perguruan tinggi ternama seperti, STAN, UNPAR, UNPAD dan masih banyak lagi perguruan tinggi dalam negeri yang akan hadir dalam event besok. Selain itu pameran ini juga diikuti oleh universitas terkemuka dari Malaysia yaitu, Universiti Tun Abdul Razak (Unitar)," jelas Eka Humas SMAN 5 Eka Harijanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang bertujuan untuk menginformasikan profil-profil perguruan tinggi ini, akan dimulai dari pukul 08.00 hingga 15.30, "Acara tersebut bertujuan untuk memberi tahu informasi tentang perguruan tinggi kepada siswa SMA dan akan memberikan gambaran tentang dana untuk masuk ke perguruan tinggi kepada para orang tua siswa," papar Eka saat ditemui di SMAN 5, Selasa (27/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Eka menjelaskan, acara tersebut akan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan kota Bandung, Oji Mahroji. Selain itu juga acara turut diramaikan dengan&lt;br /&gt;penampilan kesenian angklung dan band yang akan dibawakan oleh siswa-siswi SMAN 5. "Kita juga memperbolehkan siswa sekolah lain untuk berapresiasi seni di sini," tambah Eka. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-7946698728788508995?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7946698728788508995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7946698728788508995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/edu-fair-solusi-mencari-perguruan.html' title='Edu Fair Solusi Mencari Perguruan Tinggi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-3212684352193461078</id><published>2009-01-24T10:44:00.001+07:00</published><updated>2009-01-24T10:45:52.039+07:00</updated><title type='text'>Setahun Proses Seribu Guru</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sebanyak 2.100 dari 13.326 guru di Bantul telah bersertifikasi. Sisanya, diharapkan bisa mengikuti jejak guru lain secara bertahap setiap tahun. Pemkab Bantul menargetkan sebanyak 1.000 guru bisa tersertikasi setiap tahun.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, target tersebut sangat tergantung dari alokasi dan kuota yang ditetapkan pemerintah pusat. "Ya, kita juga masih menghitung berapa kuota untuk Bantul setiap tahunnya," terang Kepala Dinas Pendidikan Dasar Bantul Sahari kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jumlah 13.326 guru itu, sebanyak 8.229 diantaranya guru berstatus PNS. Sebanyak 4.937 orang berstatus GTT. Sebanyak 7.096 dari 13.326 guru telah menyandang gelar S1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahari berharap kualitas pendidikan di Bantul akan lebih meningkat lagi dalam tahun- tahun mendatang. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-3212684352193461078?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3212684352193461078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3212684352193461078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/setahun-proses-seribu-guru.html' title='Setahun Proses Seribu Guru'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-7678180494542748114</id><published>2009-01-24T10:34:00.000+07:00</published><updated>2009-01-24T10:44:00.116+07:00</updated><title type='text'>Tolak Kesepakatan Bupati dan Dewan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Poros Pendidikan belum puas dengan kesepakatan bupati dan dewan memberikan insentif sebesar Rp 150 ribu per bulan kepada seluruh GTT/PTT. Mereka menolak kesepakatan itu dan tetap bersikukuh agar insentif untuk GTT/PTT di Kabupaten Blitar sebesar Rp 500 ribu seperti tuntutan semula.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan tersebut disampaikan koordinator Poros Pendidikan, Abdul Kholiq. Menurut Abdul Kholiq, kenaikan insentif sebesar Rp 500 ribu tersebut dinilai sangat logis, setara dan sesuai dengan kinerja yang selama ini dilakukan GTT/PTT. Sebab pengabdian yang mereka lakukan tidak berbeda dengan yang dilakukan guru pada umumnya."Saya pikir logis dan pas tuntutan segitu harus disetujui. Kalau hanya Rp 150 ribu, tentu masih sangat jauh dari harapan," ujar Abdul Kholiq kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kholiq-demikian Abdul Kholiq akrab dipanggil mengatakan, penolakan insentif Rp 150 ribu yang disepakati tim anggaran eksekutif dengan panitia anggaran (panggar) legislatif sesuai dengan perhitungan rasionalisasi RAPBD 2009. Tuntutan kenaikan insentif Rp 500 ribu perbulan dirasa masih logis dan mampu dicover dalam anggaran. "Masih sangat mampu. Paling-paling, yang dibutuhkan tidak lebih dari Rp 30 miliar," katanya kepada Radar Blitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kondisi tersebut, lanjut Kholiq, kini tergantung komitmen dari tim anggaran eksekutif maupun panggar DPRD Kabupaten Blitar. Artinya, jika kedua lembaga tersebut berkomitmen memperbaiki nasib GTT/PTT, akan sangat mudah memberikan persetujuan menaikan insentif senilai Rp 500 ribu. "Tinggal komitmen saja. Kalau mau, sebenarnya gampang. Persoalanya, mereka punya kepentingan kelompok dalam pembahasan RAPBD," tuding Kholiq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, tuntutan ribuan GTT/PTT, khususnya yang belum mendapat insentif disetujui bupati dan dewan. Jumlah GTT/PTT yang belum mendapat insentif sekitar 2.500 orang. Kesepakatan tersebut muncul setelah untuk kesekian kalinya, GTT/PTT yang tergabung dalam Poros Pendidikan Kabupaten Blitr menggelar aksi diam, mogok makan, hingga aksi massa selama dua hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, selain memberikan insentif secara merata kepada GTT/PTT, tim anggaran eksekutif maupun panggar legislatif juga sepakat menaikkan dana pendidikan 2009 ini dari Rp 70 miliar menjadi sekitar Rp 75 miliar. Tambahan alokasi dana pendidikan dari Rp 70 miliar menjadi Rp 75 miliar tersebut, sudah disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. jawapos.com &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-7678180494542748114?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7678180494542748114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7678180494542748114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/tolak-kesepakatan-bupati-dan-dewan.html' title='Tolak Kesepakatan Bupati dan Dewan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-821618349469409107</id><published>2009-01-23T09:50:00.000+07:00</published><updated>2009-01-23T09:54:05.767+07:00</updated><title type='text'>Menteri Pendidikan Tandatangani Perjanjian dengan Turki</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo menandatangani perjanjian kesepahaman dengan Menteri Pendidikan Republik Turki Husyin Celik di Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. Bambang Sudibyo menyatakan perjanjian kesepahaman ini dilakukan agar semua kerjasama pendidikan antara dua negara memiliki payung hukum yang jelas.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjasama di bidang pendidikan yang diatur dalam perjanjian kesepahaman, kata Bambang, antara lain pertukaran informasi di bidang pendidikan; pertukaran dosen, guru, mahasiswa, dan siswa; pertukaran tenaga ahli; kerjasama di tingkat perguruan tinggi dan politeknik; pengembangan kompetensi manajemen guru, dosen, dan kepala sekolah; serta beasiswa. "Ada juga penyetaraan gelar pendidikan di Indonesia dan Turki. Nantinya gelar di Turki diakui dan bisa bisa digunakan di Indonesia dan sebaliknya," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Republik Turki Husyin Celik mengungkapkan pada 2009 mendatang Turki akan meningkatkan beasiswanya sampai 300 persen. "Semula Turki menyediakan beasiswa untuk Sarjana Strata-2 dan Strata-3 untuk lima orang, nanti akan naik jadi 20 orang penerima."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turki juga berencana mengirimkan mahasiswanya untuk kuliah di tiga perguruan tinggi teratas di Indonesia. "Sebelum 2006, Turki hanya mengirimkan 20-40 mahasiswa untuk kuliah S-2 dan S-3 di luar negeri, setelah 2006 jumlahnya naik lebih dari 1000 mahasiswa. Kami akan mempertimbangkan Indonesia menjadi salah satu negara tujuan belajar," kata dia. Husyin berharap perjanjian kesepahaman ini dapat mempererat hubungan Indonesia-Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kunjungannya ke Indonesia selama empat hari, Husyin Celik dijadwalkan mengunjungi beberapa lembaga pendidikan di Jakarta dan Yogyakarta. Di Jakarta, rencananya kunjungan akan dilakukan di SMA Negeri 70, Sekolah Kharisma Bangsa Pondok Cabe Tangerang, dan Universitas Indonesia Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Yogyakarta Husyin akan melakukan kunjungan kehormatan kepada Sri Sultan Hamengkubuwono X, mengunjungi Universitas Gajah Mada, Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Seni dan Budaya, serta mengunjungi Candi Borobudur. tempointeraktif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-821618349469409107?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/821618349469409107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/821618349469409107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/menteri-pendidikan-tandatangani.html' title='Menteri Pendidikan Tandatangani Perjanjian dengan Turki'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-3437705976753461599</id><published>2009-01-23T09:40:00.000+07:00</published><updated>2009-01-23T09:41:46.396+07:00</updated><title type='text'>Ratusan Siswa Triguna Cicipi 'Bubur Kejujuran' Kejagung</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Ratusan siswa dan siswi SMA, SMP, dan SD Triguna serta beberapa sekolah lain mencicipi 'bubur kejujuran' yang disuguhan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Melalui program Pencanangan Bubur Kejujuran 2009 dan Gerakan Bangun dan Sarapan Pagi ini, Kejagung berharap bisa menularkan watak kejujuran kepada generasi muda.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara tersebut digelar di SMA Triguna, Jl Jl Hang Lekiu, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2009). Hadir dalam acara itu antara lain Jaksa Agung Hendarman Supandji, Jamintel Wisnu Subroto, Kajati DKI Jakarta Andi Nirwanto, Kepala Dinas Pendidikan DKI M Taufik, dan Ketua Karang Taruna Nasional Dody Susanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ikut acara ini saya jadi teringat masa remaja, saat berumur 16-17 tahun. Dan betapa bahagianya saya saat itu. Karena sekarang sudah usia senja, berkumpul dengan adik-adik stres saya jadi hilang," ujar Hendarman yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan para siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berkumpul di halaman sekolah. Di hadapan mereka, di atas meja, telah terhidang ratusan gelas berisi bubur kacang hijau. Selain itu juga terdapat roti dan air mineral. Secara bergantian para siswa mengambil jatah bubur mereka dengan antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hendarman, acara itu merupakan kelanjutan dari program 'Kantin Kejujuran' yang telah dicanangkan sebelumnya di sekolah-sekolah. "Watak kejujuran sekarang ini diremehkan, padahal itu adalah suatu hal yang penting," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Kejagung berencana melakukan kerja sama dengan Depdiknas untuk kelanjutan program ini. "Karena watak kejujuran ini penting, sehingga nantinya tidak perlu menyelesaikan kasus korupsi seperti sebanyak sekarang ini," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini tampaknya menjadi hiburan tersendiri bagi para siswa. Mereka tampak menikmati bubur yang dihidangkan. Ditambah lagi pembawa acaranya adalah artis cantik Shireen Sungkar yang kebetulan sekolah di SMA tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seneng ya pagi-pagi dah dapet bubur gratis," ujar salah seorang siswa, Ayu, kepada temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu acara ini juga turut dimeriahkan dengan beberapa hiburan dari para siswa semisal tari-tarian daerah, permainan yamika, dan lagu mandarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mencicipi, bubur tersebut memang cukup lezat, campuran antara rasa manis dan gurih. Di pagi hari, segelas bubur itu lumayan bermanfaat untuk mengisi perut yang masih kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah setelah makan 'bubur kejujuran' ini para siswa tidak akan berbohong? Entahlah.&lt;br /&gt;detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-3437705976753461599?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3437705976753461599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3437705976753461599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/ratusan-siswa-triguna-cicipi-bubur.html' title='Ratusan Siswa Triguna Cicipi &apos;Bubur Kejujuran&apos; Kejagung'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5615674342346227614</id><published>2009-01-22T12:31:00.000+07:00</published><updated>2009-01-22T12:32:19.425+07:00</updated><title type='text'>Jawa Barat Buka Tender Buku Rp 280 Miliar</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Pemerintah Jawa Barat akan mengelar tender percetakan buku khusus mata pelajaran Ujian Nasional untuk siswa SD, SMP dan SMA. "Kami akan mengumumkan tender itu sekitar Februari karena tahun ajaran baru segera selesai, Juli nanti" kata Mohammad Wahyudin Zarkasyi, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat di Bandung.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Volume item buku yang dicetak itu sangat besar, untuk SD 3 judul buku, SMP 4 judul, dan SMA 3 judul. Dengan total buku yang dicetak itu mengikuti seluruh jumlah siswa dari SD hingga SMA yang mencapai 8,6 juta orang. Anggaran yang disiapkan untuk mencetak buku-buku tersebut mencapai Rp 280 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, buku-buku tersebut rencananya akan dapat digunakan selama lima tahunan. Buku yang selesai dicetak itu akan dibagikan pada seluruh sekolah di Jawa Barat, untuk dipinjamkan pada siswanya. Setelah naik kelas buku itu nantinya disimpan di perpustakaan untuk digunakan lagi oleh siswa selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zarkasyi mengatakan, gara-gara volumenya yang sangat besar itu, pihaknya tengah bekerja keras menyiapkan spesifikasi teknis baik untuk buku yang dicetak, dengan perkiraan HET antara Rp 9 ribu sampai Rp 12 ribu per buku; hingga spesifikasi perusahaan yang bisa mengikuti tender itu. Khusus untuk peserta tender, paparnya, kemungkinan ditujukan hanya untuk perusahaan besar yang punya kemampuan mencetak dengan cepat. “Karena Juli harus sudah selesai,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihaknya, paparnya, tengah menyiapkan teknis proses tender itu untuk mengantisipasi berbagai kendala. Mulai dari kemungkinan tender terpaksa diulang, serta Pemilu 2009. Khusus untuk Pemilu, paparnya, pihaknya khawatir proses percetakannya nanti akan berbenturan dengan proses percetakan logistik Pemilu. Seluruh tender buku pelajaran UN itu, lanjutnya, akan dilakukan secara serentak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pertimbangan itu, pihaknya memutuskan untuk mempercepat proses pelaksanaan tender ini. Februari nanti, harus sudah diumumkan. Saat ini, paparnya, pihaknya sudah mengangkat pejabat pemegang komitmen untuk proses tender ini. “Kita baru angkat pemegang komitmennya walau pada berat, karena tradisinya (pemegang komitmen) harus bolak-balik ke aparat hukum,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengantisipasi kecurangan dalam proses tender itu, paparnya, proses tender ini akan dikerjakan se-transparan mungkin. Tidak hanya itu, proses tender ini akan dilakukan menggunakan tender elektronik lewat e-procurement, LPSE (Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik), yang difasilitasi oleh LKPP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zarkasyi mengatakan, proses tender buku UN itu tidak boleh berulang. Soalnya jika proses tender molor, buku itu tidak bisa rampung tepat waktu di awal tahun ajaran, Juli nanti. “Kemarin kita bicara sama Pak Gubernur untuk menggunakan tender elektronik, mudah-mudahan berhasil, kalau tidak kita ada back-upnya karena pesertanya belum tentu famliar dengan tender elektronik,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jawa Barat tercatat jumlah seluruh siswa dari jenjang SD hingga SMA jumlahnya 8,6 juta siswa. Seluruh sekolah setingkat SD berjumlah 23,4 ribu sekolah (5,28 juta siswa), SMP berjumlah 7,2 ribu sekolah (2,1 juta siswa), dan setara SMA berjumlah 2,8 ribu sekolah (1,19 juta siswa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, selain provinsi akan menyediakan buku gratis untuk mata pelajaran UN, pemerintah pusat berencana melakukan hal serupa. Pembagiannya,  Zarkasyi, pemerintah pusat akan memasok buku-buku untuk sejumlah mata pelajaran yang non-UN. “Kalau buku UN ini berhasil, tahun depan untuk buku non-UN akan diluncurkan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di seluruh jenjang sekolah mulai dari SD-SMP di Jawa Barat dibutuhkan 27 judul buku untuk mata pelajaran non-UN. Dana yang dibutuhkan untuk menyiapkan buku itu mencapai Rp 636,47 miliar. tempointeraktif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5615674342346227614?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5615674342346227614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5615674342346227614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/jawa-barat-buka-tender-buku-rp-280.html' title='Jawa Barat Buka Tender Buku Rp 280 Miliar'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-7852094082191859915</id><published>2009-01-22T12:24:00.000+07:00</published><updated>2009-01-22T12:28:06.258+07:00</updated><title type='text'>Guru Kurang, Kelas Digabung</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Penuh sesak. Itulah suasana di dalam ruang kelas Sekolah Dasar Negeri I Sesetan, Denpasar, Bali, baru-baru ini, yang dipenuhi 70 siswa. Kurangnya tenaga pengajar membuat pihak sekolah terpaksa menggabungkan dua kelas menjadi satu. Akibatnya, satu bangku harus diisi empat siswa. Sebelumnya, siswa kelas satu dibagi menjadi dua kelas.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan penggabungan ini diberlakukan pihak sekolah per 5 Januari 2009. Alasannya, para guru kewalahan mengajar lebih dari satu kelas. Untuk kelas satu sampai empat dibutuhkan minimal empat guru. Sementara jumlah guru yang ada saat ini sebanyak 14  orang dan harus menangani 363 siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, belum ada konfirmasi jelas dari Kepala Sekolah SDN I Sesetan terkait persoalan ini. Namun, Komite Pengawas Pendidikan Denpasar Selatan telah meminta kepala sekolah mengembalikan proses belajar-mengajar siswa seperti semula. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-7852094082191859915?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7852094082191859915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7852094082191859915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/guru-kurang-kelas-digabung.html' title='Guru Kurang, Kelas Digabung'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-613105394609286263</id><published>2009-01-21T08:24:00.000+07:00</published><updated>2009-01-21T08:36:06.840+07:00</updated><title type='text'>Dana BOS Diimbau Untuk Pendidikan Gratis</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengimbau pemerintah daerah untuk merealisasikan dana BOS yang diterima dari pemerintah pusat, dapat mewujudkan pendidikan dasar gratis 9 tahun.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya dengan dana BOS yang ada, seyogyanya telah membantu pemerintah daerah, meringankan biaya operasional yang ditanggung sekolah. "Jika pemda mampu wujudkan hal itu, bukan tidak mungkin akan berdampak langsung pada pengaruh kinerja kepala daerahnya yang mampu menarik simpati dan dukungan dari masyarakat," ujar Mendiknas pada sosialisasi 'Kebijakan Pendidikan Gratis dalam rangka Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun yang Bermutu' di Gedung Depdiknas, Jakarta, Selasa (20/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai batasan gratis itu, kata Mendiknas, BOS yang dikucurkan pemerintah pusat dapat dimanfaatkan untuk menutupi biaya investasi (pengadaan sarana prasarana), dan  biaya operasional sekolah. Sedangkan, untuk biaya personal (biaya yang ditanggung peserta didik) bisa menjadi inisiatif pemerintah daerah untuk merealisasikan pendidkan gratis bagi peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Artinya, ada ruang bagi pemerintah daerah untuk mewujudkan pendidikan gratis yang sebelumnya telah mendapat kucuran dana BOS. Ini bisa dilakukan dengan menerbitkan peraturan daerah, peraturan gubernur, atau peraturan bupati atau wali kota, sehingga wewenang ada pada daerah untuk merealisasikannya," kata Mendiknas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu, ujar Mendiknas, telah dicontohkan Sulawesi Selatan, yang awalnya dimulai dengan 10 kabupaten/kota untuk mewujudkan pendidikan dasar gratis 9 tahun, kini telah diterapkan di semua kabupaten/kota di Sulsel. "Setidaknya, kini peserta didik di Sulsel sudah dibebaskan dari 14 jenis pungutan sekolah. Ini bisa diterapkan di daerah lain sesuai kemampuan daerah," kata Mendiknas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati demikian, tambahnya, kepala daerah juga harus berani bertindak tegas, ketika ada jajaran kepala sekolah yang melakukan penyimpangan dana BOS untuk mewujudkan pendidikan gratis 9 tahun. "Seperti yang terjadi di Sulsel sudah banyak kepala sekolah yang ditindak karena masih melakukan pungutan sekolah," kata Mendiknas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, Mendiknas juga meminta pengawas sekolah dan guru untuk mengawasi penggunaan dana BOS oleh kepala sekolah untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. "Pasalnya, BOS bisa menjadi sumber korupsi kepala sekolah. Karena itu, penting bagi kepala daerah untuk mensosialisasikan hal ini, hingga tingkat guru dan pengawas sekolah untuk mengawal dana BOS," kata Mendiknas. mediaindonesia.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-613105394609286263?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/613105394609286263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/613105394609286263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/dana-bos-diimbau-untuk-pendidikan.html' title='Dana BOS Diimbau Untuk Pendidikan Gratis'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-2954878090577469998</id><published>2009-01-21T08:06:00.000+07:00</published><updated>2009-01-21T08:24:07.975+07:00</updated><title type='text'>SMKN 4 Rebut Juara Mading Online BBV</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;SMKN 4 Bandung berhasil menjadi juara pertama dalam kompetisi Mading Online Bandung Blog Vaganza 2008. Dengan desain, konten dan presentasi yang bagus, mereka mengalahkan 10 tim peserta lomba.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan senang dan bangga membuncah dalam dada ketiga siswa ini. Dalam puncak acara yang diisi juga dengan acara yang bertajuk 'Penggunaan Wordpress di Kalangan Profesional' ini mereka berhasil mempresentasikan karyanya dengan penuh percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya bangga," ujar pembina ekstrakulikuler jurusan IT SMKN 4 Bandung Enjang Sarifudin saat mendengarkan pengumuman juara di Comlabs ITB, Jalan Ganesha No 10 Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMKN 4 Bandung yang diwakili oleh Septian Maulana Yusuf, Kun Yahya Mustofa dan Irfan Gumilang Sutarjo berhasil mengumpulkan nilai tertinggi setelah melakukan presentasi yang memuaskan di depan peserta WordCamp 2009 di Kuningan, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak hanya desain dan konten saja yang dinilai, tapi juga presentasi mereka kita nilai," kata Ketua Pelaksana BBV 2008 Ihwanul Iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, Kun dan kawan-kawan menyabet gelar juara. Pasalnya ketiga siswa tersebut mengambil jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di sekolahnya. "Mereka (Kun cs - red) aktif di ekstrakulikuler yang diberi nama Orbit atau Organisasi Barudak IT," kata Enjang menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, tak terlihat satupun ekspresi kekecewaan dari tim yang kalah. Agung Agriza, Haryo Triwardhono dan Gilar Sundara dari SMAN 20 Bandung tetap sumringah saat mengetahui mereka hanya menduduki peringkat kedua. Begitu pula dengan tim dari SMKN Informatika yang diwakili oleh Muhamad Dawud Prasetya, Rida Murhamah dan M Riza Aliyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menang kalah biasa. Yang jelas kami bangga bisa menjadi finalis dan dapat kesempatan untuk bertemu dan mempresentasikan karya kami di depan pendiri WordPress. Kami akan terus berkarya," kata Haryo semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, pendiri WordPress Mat Mullenberg yang awalnya akan hadir tidak dapat hadir dengan alasan jam penerbangannya. Video ucapan selamat dan motivasi kepada para finalis yang diputar ulang cukup mengobati kekecewaan para 60-an peserta yang memadati salah satu ruangan di ComLabs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir pula dalam talkshow, CEO Asia Blogging Network Budi Putra, pakar lingkungan hidup Dr Taufikurahman, penulis lepas Jonru serta Vice President Publisher detikcom Donny BU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Walaupun ini lomba, namun bukan menang kalah yang menjadi hasil akhir. Tetap semangat dan tetap berkarya," pesan Ihwan, panggilan akrab Ihwanul Iman menutup acara. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-2954878090577469998?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2954878090577469998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2954878090577469998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/smkn-4-rebut-juara-mading-online-bbv.html' title='SMKN 4 Rebut Juara Mading Online BBV'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6628649117979055816</id><published>2009-01-20T09:31:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T09:32:22.152+07:00</updated><title type='text'>Rawan, Surat Edaran Mendiknas</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Surat Edaran Menteri Pendidikan Nasional soal larangan sekolah negeri menarik dana operasional membuat sejumlah sekolah resah. Meski pemerintah telah menaikkan biaya operasional sekolah (BOS) sebesar 50 persen, namun ternyata tidak mampu menutup dana operasional sekolah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai gambaran, BOS untuk SD sebesar Rp 397.000 per siswa per tahun, sementara kebutuhan operasional berkisar Rp 570.000. BOS untuk SMP sebesar 575.000 per siswa per tahun, sedangkan kebutuhan operasional sekitar Rp 900.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimanapun juga kenaikan BOS ini belum cukup memenuhi kebutuhan biaya operasional sekolah di Sleman," kata anggota Komisi D DPRD Sleman Huda Tri Yudiana ST kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Huda meminta pemkab segera menyikapi SE Mendiknas 186/MPN/KU/2008. Ketegasan kebijakan tersebut mengantisipasi agar tidak terjadi gejolak di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sampai terjadi gejolak di sekolah, dapat menyababkan penurunan kualitas pendidikan. Huda meminta Bupati Sleman memberi dukungan terkait kebijakan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketegasan dukungan dapat menyelesaikan permasalahan anggaran di sekolah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketegasan dukungan Bupati sangat diperlukan agar tahun 2009 bisa digunakan anggaran jaminan pendidikan untuk mencukupi biaya sekolah-sekolah. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6628649117979055816?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6628649117979055816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6628649117979055816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/rawan-surat-edaran-mendiknas.html' title='Rawan, Surat Edaran Mendiknas'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-7124093226077643539</id><published>2009-01-20T09:28:00.001+07:00</published><updated>2009-01-20T09:28:52.588+07:00</updated><title type='text'>Telinga Rofi Nyaris Putus Dijewer Gurunya</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Satu lagi korban kekerasan insan pendidik di Indonesia, terjadi. Daun telinga sebelah kiri Mohammad Rofi Iswandi (9), siswa kelas III, Sekolah Dasar Negeri (SD) Sukokerto 1, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, hampir putus akibat dijewer gurunya, Gozali.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari catatan rekam medik tim medis RSUD Waluyo Jati Kraksaan, daun telinga Rofi mengalami pendarahan cukup serius, diakibatkan luka sobek sepanjang tiga centimeter dengan kedalaman hampir satu centimeter,dan harus menerima lima belas jahitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rofi yang ditemani kedua orangtuanya dengan gamblang menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya. Sekitar pukul 09.00 WIB Jumat (16/1), di ruang kelasnya, ada dua temannya yang berkelahi yakni Dedy dan Alex. Korban datang melerai kedua temannya itu. Ternyata, keramaian itu mengundang perhatian Gozali, salah satu guru pengajar mata pelajaran komputer yang masih berstatus guru tidak tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gozali langsung memarahi ketiga siswa tersebut. Namun, karena Rofi membantah ikut membuat kegaduhan, tangan dingin Gozali langsung menjewer telinga Rofi. Karena saking kerasnya, daun telinga Rofi mengeluarkan darah. Namun, kondisi itu diabaikan begitu saja dan seketika itu Gozali langsung meninggalkan ruang kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang mengantar saya pulang, justru teman-teman saya. Saya dinaikkan dokar,” ujar anak yang berasal dari Dusun Landengan, Desa Penambangan Kecamatan Pajarakan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Kandung Rofi, Jumriah mengaku syok atas peristiwa tersebut. “Kami meminta supaya persoalan ini diselesaikan secara hukum. Guru itu harus diberi pelajaran,” kata kepada Surya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini keluarga Rofi sudah melaporkan Gozali ke Polres Probolinggo. “Kami ini orang tidak mampu. Tapi kebetulan, kami punya saudara pengacara. Biar dia yang mengurus di Polres,” imbuh Samuji, ayah Rofi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Diknas Kabupaten Probolinggo telak mengetahui kejadian tersebut. Bahkan, Sabtu (17/2) lalu Kepala Diknas Supanut menjenguk Rofi di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supanut menjelaskan, saat ini Gozali sudah diberhentikan  menjadi guru pengajar. “Dia sudah kami berhentikan. Karena kejadian ini, sudah di luar batas,” tandasnya, Minggu (18/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari evaluasi yang dilakukan tim diknas terhadap kejadian ini, sosok Gozali dikenal aktif dan rajin mengajar. “Tidak ada kelainan apapun, selama dia mengajar. Kemungkinan pada saat itu, emosinya tidak terkendali,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Supanut mengecam tindakan yang dilakukan Gozali. “Ini sudah tidak sesuai dengan metode pembelajaran yang kami terapkan. Tapi, kami meminta masyarakat bijaksana menilai, karena kejadian ini disebabkan oleh oknum, bukan disebabkan karena sistem,” kata Supanut. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-7124093226077643539?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7124093226077643539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7124093226077643539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/telinga-rofi-nyaris-putus-dijewer.html' title='Telinga Rofi Nyaris Putus Dijewer Gurunya'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8530849553281433882</id><published>2009-01-20T09:11:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T09:26:03.318+07:00</updated><title type='text'>Pelajar Ditusuk Pisau di PLCN</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Keheningan di kawasan Pasar Legi Citra Niaga (PLCN) Jombang, tengah malam sedikit terusik. Diduga berawal pada perkelahian, Rusdi, 17, pelajar yang tinggal di Perum Griya Indah Jombang, ditemukan tergolek dalam kondisi luka parah. Di bagian perutnya terdapat luka tusukan, serta ada luka robek di bagian kepalanya. &lt;span id="fullpost"&gt;Diduga, tusukan itu mengakibatkan robekan pada bagian lambung korban. Karenanya pelajar nahas ini harus dirujuk dari Bapelkes RSD Jombang ke RS Dr Sutomo Surabaya. Sementara kasusnya masih ditangani petugas Polsek Kota Jombang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi pengeroyokan yang dialami korban diketahui terjadi sekitar pukul 23.00, di kawasan PLCN, Jombang. Adalah Irianto, 30, salah satu pedagang pasar setempat, yang mendapati korban tergeletak dalam kondisi bersimbah darah. Ia tidak tahu persis, bagaimana kronologis aksi penusukan ini. Irianto lalu melapor kepada Agus, Satpam PLCN. Begitu kembali ke lokasi, rupanya korban sudah dilarikan ke Bapelkes RSD Jombang. ''Saat melihat korban tergeletak bersimbah darah, saya langsung lapor satpam pasar. Mungkin yang melarikan korban ke RS adalah temannya,'' ungkap Irianto saat dimintai keterangan di Mapolres Jombang, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, Agus mengecek ke Bapelkes RSD Jombang. Setelah melihat kondisi korban, Agus melaporkan kejadian ini ke Polsek Kota. Dari laporan tersebut, beberapa petugas segera mendatangi lokasi kejadian. Termasuk meminta keterangan sejumlah saksi. Sayangnya, usaha petugas tak berhasil. Pasalnya, tak ada satu pun saksi yang mengetahui secara persis awal mula peristiwa pengeroyokan yang menimpa korban. Selain itu, korban sendiri belum bisa dimintai keterangan, karena kondisinya cukup parah dan belum sadarkan diri. ''Korban mengalami luka yang cukup serius di bagian lambung akibat tusukan benda tajam. Sehingga korban dirujuk ke Rumah Sakit Dr Sutomo, Surabaya, untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif,'' ungkap Kapolsek Kota, AKP Sumar, ketika dikonfirmasi, Senin (19/1). petugas masih melakukan penyelidikan, untuk mengungkap para pelaku pengeroyokan. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8530849553281433882?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8530849553281433882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8530849553281433882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/pelajar-ditusuk-pisau-di-plcn.html' title='Pelajar Ditusuk Pisau di PLCN'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6531152993016634776</id><published>2009-01-19T08:27:00.000+07:00</published><updated>2009-01-19T08:28:01.431+07:00</updated><title type='text'>Kampung Digital di Mataram Kian Berkembang</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kampung digital (sebutan bagi tempat komonitas pengguna internet di suatu daerah) di RT 01, Lingkungan Peresak Timur, Kelurahan Pagutan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang pembentukannya diprakarsasi komunitas `Pelopor Rumah Tangga (RT) Digital` kini semakin berkembang.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Seksi Pelayanan Media Cetak dan Elektronik pada Balai Pelayanan Informasi, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika NTB, Fairuzzabadi di Mataram, Sabtu mengatakan, sejak diresmikan Wakil Gubernur NTB, Ir. H. Badrul Munir 19 Desember 2008 jumlah anggota komunitas semakin bertambah banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Komunitas kampung digital tidak hanya di RT 01, Lingkungan Peresak Timur, tetapi juga sudah terbentuk di lingkungan lainnya yang ada di Kelurahan Pagutan, bahkan meluas ke kecamatan lain," ujar Fairuz yang juga salah seorang inisiator terbentuknya kampung digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kelurahan tersebut kini telah terbentuk komunitas kampung digital dengan nama `Lombok Bloger`, namun masing-masing mereka masih menggunakan internet secara perorangan, berbeda dengan di RT 01 memiliki tempat khusus untuk bermain internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan semakin menyebarnya informasi mengenai kampung digital tersebut semakin banyak yang datang untuk meminta informasi seputar komunitas pengguna internet tersebut, bahkan banyak dari luar Kota Mataram, seperti Lombok Barat, Lombok tengah dan Lombok Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, di dalam komunitas kampung digital masing-masing ada yang memimpin yang sekaligus sebagai pengawas kemungkinan ada anggotanya yang mengakses situs-sitsu yang tidak berguna, seperti situs porno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fairuz mengatakan, sekarang ini semakin banyak ibu rumah tangga yang datang ke kampung didigital untuk sekedar mengakses majalah tentang perempuan, seperti Kartini dan Femina dan umumnya mereka membaca tentang mode, tantang rumah tangga dan masalah kecantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan internet di Kampung Digital itu menggunakan akses `speedy` paket 750.000 sebulan, komunitas Portal melibatkan 20 orang anggota yang difasilitasi dengan kabel 10 orang dan saluran `hotspot` untuk 10 pengakses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu inisiator pembentukan Kampung Digital atau Kampung Media, MF Hafidz mengatakan, terbentuknya komunitas pengguna internet berawal dari sebuah kegelisahan akan banyak pemuda yang datang ke Warung Internet (Warnet) untuk mengakses situs-situs yang tidak bermanfaat, seperti situs porno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena itu saya bersama beberapa orang warga di RT 01, Lingkungan Peresak Timur berkumpul untuk mengakses internet secara bersama-sama khususnya untuk mencari informasi yang berguna termasuk bagi pelajar banyak yang mengakses situs Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas) untuk mendapatkan bahan-bahan pelajaran," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, kata Hafiz, cukup banyak ibu rumah tangga yang ikut mengakses internet untuk mencari bahan bacaan menarik, dan paling banyak mengakses majalah Pemina online terutama informasi mengenai masalah kewanitaan dan artikel tentang keluarga. antara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6531152993016634776?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6531152993016634776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6531152993016634776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/kampung-digital-di-mataram-kian.html' title='Kampung Digital di Mataram Kian Berkembang'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5802342783873522325</id><published>2009-01-19T08:24:00.001+07:00</published><updated>2009-01-19T08:24:50.772+07:00</updated><title type='text'>Hanya Satu Guru Setelah 20 Tahun</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Nasib pendidikan di daerah tertinggal kian memprihatinkan. Selain siswa kesulitan mencapai sekolah, tenaga pengajar pun minim. Satu sekolah diajar seorang guru menjadi potret buram pendidikan di Sanggau, pedalaman Kalimantan Barat, hingga saat ini.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari, siswa sekolah dasar di Dusun Rembah Otong, Sanggau, harus mengayuh sampan selama satu jam demi mencapai sekolah di Dusun Rimba Kedoko. Mereka melakoni dengan gembira karena satu tujuan, yakni ingin pintar. Berbagai rintangan seperti hujan deras dan potongan kayu kerap ditemui saat mengitari anak Sungai Kapuas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulitnya medan yang ditempuh membuat orang tua memberlakukan usia sekolah lebih tua dibanding sekolah lain. Kemampuan berenang juga jadi salah satu syarat masuk sekolah. Meski bangunan sekolah tergolong bagus, para siswa masih bergelut dengan ketidaksempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SDN 29 Rembah Otong yang memiliki sekitar 50 siswa hanya diajar seorang guru. Itupun merangkap kepala sekolah. Padahal, sekolah ini sudah berdiri sejak 20 tahun lalu. Kondisi pendidikan penuh kekurangan masih lazim di sejumlah daerah tertinggal di Tanah Air. Para siswa hanya bisa membayangkan nikmatnya sekolah dengan kualitas dan pengajar berstandar nasional. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5802342783873522325?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5802342783873522325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5802342783873522325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/hanya-satu-guru-setelah-20-tahun.html' title='Hanya Satu Guru Setelah 20 Tahun'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-7005897600976197550</id><published>2009-01-19T08:02:00.000+07:00</published><updated>2009-01-19T08:23:57.891+07:00</updated><title type='text'>Puluhan Murid Digunduli dengan Gunting Rumput</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Protes sejumlah orangtua murid Desa Lubuk Sakat, Kecamatan Penghentian Raja, Kabupaten Kampar, Riau, belum lama ini, terbilang wajar. Sebab, orangtua mana yang rela rambut anaknya digunduli dengan mesin rumput. Sekalipun alasan penggundulan itu ditujukan untuk menegakkan disiplin.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para siswa yang terkena hukuman disiplin dengan penggundulan itu adalah 40 murid dari kelas dua sampai kelas enam Sekolah Dasar 03. Ketua Komite SD 03 Fauzi menyatakan, pihaknya akan meminta pertanggungjawaban kepada kepala sekolah atas perlakuan yang memicu protes para wali murid itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Sekolah SD 03 Zulhadi membenarkan tindakan pemotongan rambut tersebut. Namun, ia menyatakan tidak tahu persis jika majelis guru menggunakan gunting pemotong rumput. Ia menduga gunting besar yang digunakan para guru diartikan murid sebagai gunting pemotong rumput. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-7005897600976197550?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7005897600976197550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7005897600976197550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/puluhan-murid-digunduli-dengan-gunting.html' title='Puluhan Murid Digunduli dengan Gunting Rumput'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6942624934394425597</id><published>2009-01-17T09:38:00.002+07:00</published><updated>2009-01-17T09:41:07.257+07:00</updated><title type='text'>Aksi Orang Indonesia ke Situs Israel Berlanjut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SXFFMnyJ2nI/AAAAAAAAA0Y/63MRuO_z7Fk/s1600-h/fckisrael285.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 119px; height: 65px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SXFFMnyJ2nI/AAAAAAAAA0Y/63MRuO_z7Fk/s320/fckisrael285.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292087120277133938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jakarta - Selama serangan Israel masih berlanjut, dedemit maya asal Indonesia berjanji akan terus melancarkan aksinya ke situs Israel. Baik yang terlihat maupun yang tidak.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok yang menamakan dirinya Indonesian Moslem Power, misalnya, kembali menginformasikan beberapa situs Israel (nama domain .il) yang mereka ubah paksa tampilannya. "Jika israel tidak menghentikan serangannya kami akan melakukan aksi yang lebih hebat," tulis pelaku dalam e-mailnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah alamat tujuh situs yang kini dihiasi bendera Israel lengkap dengan tulisan caci-maki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * &lt;a href="http://www.academic.org.il/" target="_blank&amp;quot;"&gt;http://www.academic.org.il/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   * &lt;a href="http://einavadi.co.il/" target="_blank&amp;quot;"&gt;http://einavadi.co.il/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   * &lt;a href="http://helicontech.co.il/" target="_blank&amp;quot;"&gt;http://helicontech.co.il&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   * &lt;a href="http://indianastro.co.il/" target="_blank&amp;quot;"&gt;http://indianastro.co.il&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   * &lt;a href="http://nsr-il.com/" target="_blank&amp;quot;"&gt;http://nsr-il.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   * &lt;a href="http://run4life.org.il/" target="_blank&amp;quot;"&gt;http://run4life.org.il/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   * &lt;a href="http://sailing-union.org.il/" target="_blank&amp;quot;"&gt;http://sailing-union.org.il&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pelaku asal Indonesia yang bergabung dengan kelompok internasional pun masih rajin melakukan aksinya. Menurut sumber detikINET, kelompok dari Indonesia banyak yang bergabung dengan rekannya dari Turki, Pakistan, Filipina dan Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, selain menyerang dengan aksi defacement, kelompok-kelompok tertentu mulai menjajaki serangan ke infrastruktur vital. Namun rencana ini konon dihadang oleh kelompok asal Israel dan Amerika Serikat yang bergerak mengamankan. detik.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6942624934394425597?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6942624934394425597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6942624934394425597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/aksi-orang-indonesia-ke-situs-israel.html' title='Aksi Orang Indonesia ke Situs Israel Berlanjut'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SXFFMnyJ2nI/AAAAAAAAA0Y/63MRuO_z7Fk/s72-c/fckisrael285.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4780190467832987422</id><published>2009-01-17T08:08:00.002+07:00</published><updated>2009-01-17T08:14:18.998+07:00</updated><title type='text'>Anggaran Pendidikan Bandung Hanya 17 Persen</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Pemerintah Kota Bandung hanya mengalokasikan  17 persen anggaran pendapatannya pada tahun 2009 untuk pendidikan atau sekitar Rp 381 miliar. Alokasi itu di luar gaji guru dan pegawai.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Panitia Anggaran DPRD Kota Bandung Lia Noer Hambali mengatakan, alokasi anggaran pendidikan pada APBD Kota Bandung 2009 sebesar Rp 1.024 triliun atau sekitar 43 persen dari total belanja, Rp 2,4 triliun. Dana itu diprioritaskan untuk membangun sekolah baru serta merehabilitasi sekolah rusak. "Tahun ini kami upayakan penambahan sekolah baru di wilayah Bandung Timur" kaya Lia usai rapat pengesahan APBD Kota Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lia menegaskan, dari total anggaran sekitar Rp 381 miliar untuk pendidikan, hampir Rp 144 miliar untuk memperbaiki infrastuktur sekolah yang ruksak. Dimana unit cost anggaran untuk perbaikan ruang kelas yang rusak ringan mencapai Rp 31 juta per kelas untuk sekitar 740 ruang kelas, untuk kelas yang ruksak sedang berjumlah 173 ruang kelas dengan unit cost sekitar Rp 47 juta perkelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sedikitnya 157 ruang kelas yang rusak berat akan diperbaiki dengan unit cost perkelasnya mencapai Rp 67 juta, dan 14 ruang kelas yang rusak total dengan unit cost mencapai 143 juta."Dalam APBD ini juga, menganggarkan dana Rp 149 juta perkelas untuk membangun sekitar 740 kelas baru," ungkapnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alokasi dana untuk itu murni dari APBD Kota Bandung. Belum ditambah dari bantuan dana role shering Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pusat. "Dengan adanya dana tambahan permasalahan infrastuktur akan terselesaikan secepatnya," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wali kota Bandung Dada Rosada menegaskan, alokasi dana pendidikan sempat membuat defisit anggaran Kota Bandung mencapai Rp 800 miliar."APBD kota bandung saat ini merupakan APBD dengan tingkat efisiensi yang sangat tinggi, karena untuk memenuhi anggaran pendidikan," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyatakan, Alokasi APBD Kota Bandung lebih banyak pada pemenuhan anggaran pendidikan, penciptaan lapangan kerja, dan program-program bantuan yang pro rakyat seperti bantuan kesehatan, pangan dan kemakmuran. "Keseluruhan dana pendidikan mencapai 43 persen, ini sudah pas," akunya. tempointeraktif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4780190467832987422?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4780190467832987422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4780190467832987422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/anggaran-pendidikan-bandung-hanya-17.html' title='Anggaran Pendidikan Bandung Hanya 17 Persen'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5190507621496386227</id><published>2009-01-17T07:57:00.000+07:00</published><updated>2009-01-17T07:58:45.030+07:00</updated><title type='text'>Ketika Pelajar Bicara Cara Melindungi Ozon</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Apa yang kita ketahui tentang lapisan ozon? Sifat fisikanya yang unik, menyebabkan lapisan ozon bertindak sebagai pelindung bumi dari radiasi sinar matahari yang berlebihan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu pula, sebanyak 15 pelajar menawarkan ide bagaimana cara sederhana namun ilmiah guna melindungi lapisan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hari Ozon Internasional 16 September 2008, namun tak menyurutkan semangat 15 pelajar sekolah menengah atas di Kota Pontianak, membicarakan solusi melindungi kerusakannya melalui ajang karya ilmiah remaja. Ke-15 pelajar cerdas itu pada akhir Desember lalu mengikuti lomba karya tulis ilmiah remaja yang diadakan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kalimantan Barat. Enam di antara mereka meraih perhargaan juara I hingga harapan III dari karya yang dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai sumber tertulis yang ada, menjelaskan Ozon memiliki rumus kimia O3 atau molekul yang tersusun ada tiga atom oksigen. Ozon juga merupakan filter yang membantu melindungi setiap kehidupan di bumi dari sinar ultraviolet (UV) B matahari yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ozon merupakan hasil reaksi antara oksigen dengan sinar ultraviolet dari matahari. Ozon di udara memiliki fungsi sebagai penahan radiasi sinar ultraviolet dari matahari, pada tingkatan yang aman untuk kesehatan makhluk hidup. Zat itu gas tidak berwarna, ditemui pada lapisan stratosfer, lapisan awan yang terletak antara 15 hingga 35 kilometer dari permukaan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian terhadap pentingnya lapisan ozon, mengemuka pada sekira tahun 1980, ketika para ilmuwan menemukan adanya lubang di lapisan ozon antartika. Pengukuran yang pernah dilakukan beberapa tahun lalu menunjukkan luas lubang ozon telah mencapai 8,2 juta mil, lebih besar dan luas Amerika Serikat dan Canada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan ozon akan rusak karena bahan-bahan kimia yang berpotensi bereaksi dengan molekul-molekul ozon di stratosfer. Bahan perusak ozon (BPO) terdiri dari hidrokarbon yang berklorin, florin, dan bromin. Bahan perusak ozon tersebut, semisal chlorofluorocarbons (CFC), hydro-chlorofluorocarbons (HCFC), halon, hydro-bromofluorocarbons (HBFC), bromochloromethane, methyl chloroform, carbon tetrachloride dan methyl bromide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kampanye perlindungan lapisan ozon, Kementerian Negara Lingkungan Hidup bersama-sama Bapedalda Kalbar dan dukungan dari Badan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB (United Nation Development Programme/UNDP) mengeluarkan leaflet yang berisi imbauan untuk melindungi keberadaan lapisan ozon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ketiga lembaga tersebut, ada beberapa strategi yang dapat ditempuh untuk melindungi lapisan ozon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: menghindari pembelian barang yang mengandung bahan perusak ozon (BPO). Bertanya sebelum membeli peralatan pemadam kebakaran, barang-barang foam, refrigerator dan air conditioner (AC) atau pengatur suhu ruangan apakah produk tersebut sudah ramah ozon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menolak pembelian barang yang mengandung BPO jika alternatif lainnya tersedia. Mencatat perusahaan yang masih menggunakan BPO dan suarakan keprihatinan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua melakukan perawatan peralatan dengan baik untuk menjamin bahwa chlorofluorocarbons (CFC) tidak terlepas di stratosfer. Ketiga menggunakan selalu produk yang berlogo ramah ozon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, upaya apa saja yang disarankan para pelajar ketika mengikuti lomba karya ilmiah tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka di antaranya, Nico Sumadi (18), pelajar SMA Negeri III menyatakan bahwa penipisan ozon merupakan bencana lingkungan yang belum tertanggulangi. Diperlukan kesadaran masyarakat memelihara lingkungan demi menyelamatkan lapisan ozon. Pelajar tersebut mengajak masyarakat di Kalimantan Barat membentuk Komunitas Peduli Ozon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas peduli ozon, merupakan komunitas yang dibentuk dari kelompok kecil, terdiri dari para remaja, atau instansi pemerintah dan swasta dalam penanggulangan rusaknya lapisan ozon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan komunitas ini, remaja yang memiliki kepekaan tinggi terhadap lingkungannya dapat menyampaikan informasi seputar ozon kepada teman sebaya, keluarga bahkan lingkungan tempat tinggal," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program KPO, menurut ia, untuk mengubah sikap mental, pola pikir, gaya hidup masyarakat dan kepastian akan arah masa depan lapisan ozon. Program utamanya melakukan kampanye guna mengenalkan apa itu lapisan ozon dan dampak yang ditimbulkan dari penipisan ozon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keberhasilan sangat tergantung bentuk kampanye yang dilakukan, luas jangkauan, tokoh yang ditampilkan, tema yang dibawakan serta kesertaan audiens," katanya, saat mempresentasikan isi karya ilmiah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampanye dapat terdiri dari kampanye Save the Ozon Layer, Save the Living World, anti-penebangan dan pembabatan hutan, menanam seribu pohon serta lainnya yang bersifat mengajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irwanto Dwi Maha Purna (17) dari SMAN I, menuangkan idenya dalam karya berjudul "Strategi 3K1A Dalam Upaya Meminimalisir Dampak Pemanasan Global terhadap Pertahanan dan Keamanan Negara". Strategi 3K1A, terdiri dari kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya tersebut jenis penulisan deskriptif kualitatif, menggunakan kata-kata tertulis yang dianalisis secara rasional. "Prosedur pemecahan masalah dalam penelitian saya dilakukan berdasarkan pemikiran, observasi, wawancara langsung serta studi literatur," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ia, perlu ada kerjasama antara pemerintah, militer, organisasi dan orang tua dalam upaya memulihkan kerusakana lingkungan berdampak pada pertahanan dan keamanan. Upaya yang dapat dilakukan itu melalui 3K1A yaitu kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa strategi, yakni strategi kekuatan dihadapkan dengan adanya kesempatan. Lebih dikaitkan sebagai satu pihak berkuasa yang memiliki kekuatan dan kesempatan yang lebih dalam mengubah sesuatu, seperti pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengedepankan konsep pertahanan militer dengan departemen atau instansi terkait sebagai penjuru dalam rangka pengurangan tingkat emisi dunia. Menggelar kekuatan dalam rangka menghadapi segala bentuk kegiatan yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi kelemahan dihadapkan dengan adanya kesempatan, digunakan kelompok mayoritas seperti instansi, organisasi atau kelompok masyarakat yang sudah memiliki pengaruh dalam masyarakat. Menjalankan upaya mitigasi internal dengan memotivasi masyarakat mematuhi regulasi yang berkaitan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melakukan upaya mitigasi massal sesuai skala prioritas berdasarkan peluang yang tersedia, membantu petani, peternak dan nelayan tradisional mengatasi perubahan iklim yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi bila kekuatan dihadapkan dengan ancaman, dapat digunakan sesuatu pemerintahan yang mendapat ancaman dari gerakan-gerakan. Memobilisasi kekuatan yang ada untuk melawan gerakan yang menggunakan isu pemanasan global untuk separatisme dan meredam konflik yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengerahkan kemampuan yang ada mengatasi kerusakan alam yang terjadi dengan bakti sosial yang dapat mencegah kerusakan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi bila kelemahan dihadapkan dengan ancaman, dapat digunakan organisasi dan kelompok masyarakat minoritas yang belum memiliki pengaruh terhadap kelompok yang lebih besar dan ditanggapi dengan ancaman-ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan cara persuasif dan memberdayakan masyarakat membentuk persepsi positif dalam rangka menghilangkan pertentangan dan memotivasi seluruh komponen bangsa ikut aktif mengurangi tingkat emisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Upaya itu tidak akan terwujud tanpa ada kerjasama antara pemerintah, militer, organisasi dan masyarakat serta optimisme dari masing-masing pihak," kata Maha yang pernah menjuarai lomba pidato Bahasa Indonesia tingkat Kalbar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajar lain, Costan Tryono Parulian Rumapea (15), memiliki karya berjudul "Solusi PMR dalam rangka Mencegah Pemanasan Global dan Menjaga Lingkungan di Indonesia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ia, PMR singkatan dari program, manajemen dan rule (hukum).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, pada program (P), dapat dilakukan penanaman pohon bakau di pesisir pantai, reboisasi, edukasi dan sosialisasi. Pihak yang terlibat meliputi Bapedalda, Departemen Kehutanan, Lingkungan, LSM, sekolah, dan lembaga lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, masyarakat dan pemerintah melakukan manajemen (M), "septreec" yakni seperate atau pemisahan, "reduce" atau pengurangan, "reuse" atau penggunaan ulang, "recycle" atau pengolahan dan "composting" atau pengomposan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampah yang telah dipisahkan masyarakat, menurut ia, akan diangkut pemerintah melalui Dinas Kebersihan Kota, kemudian diadakan pengolahan. Pada proses pengolahan dapat melibatkan pemulung, pengangguran atau instansi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program dan Manajemen pada PMR dipertegas dalam bentuk rule (R) atau hukum. Hukum akan mendukung program yang ada dan juga dapat mengurangi penyimpangan lingkungan yang dilakukan masyarakat, kata Ketua Kelompok Peduli Lingkungan (Keliling) SMAN I tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajar lainnya, Jacintha Thesara (16) dari SMA Swasta Katolik Gembala Baik, menulis karya "Pembuatan Etanol dari Ampas Tebu sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan untuk Menyelamatkan Lapisan Ozon."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebu atau Saccharium officinarium merupakan tanaman industri yang digunakan dalam produksi gula. Perkebunan tebu di Indonesia menghasilkan beberapa jenis limbah, salah satunya ampas tebu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses produksi di pabrik gula dihasilkan ampas tebu sebesar 90 persen dari setiap tebu yang diproses. Ampas tebu merupakan limbah organik mengandung selusosa. Kadar selulosa dalam ampas tebu mencapai 37,65 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, konversi selulosa dari ampas tebu menjadi etanol dilakukan melalui proses dua langkah, yakni pengubahan selulosa menjadi monosakarida. Selanjutnya monosakarida difermentasi menjadi etanol. Konversi selulosa menjadi monosakarida dilakukan melalui hidrolisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etanol sangat berpotensi besar sebagai bahan bakar alternatif, karena etanol dapat dibakar dengan bersih. Etanol dapat terurai secara biologis dan memiliki tingkat pencemaran yang rendah terhadap lingkungan daripada bahan bakar konvensional semisal bensin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sehingga, penyelamatan terhadap lapisan ozon dapat dilakukan," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengemukakan, etanol dapat digunakan dengan mencampurnya pada bensin yang disebut gasohol. Etanol mempunyai tingkat oktan -- angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan -- lebih tinggi dibandingkan dengan bensin biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dicampur bensin, kadar oktan bensin meningkat sekitar tiga angka. Sehingga hasil kinerja mesin juga akan meningkat, kata siswa kelas XI IPA itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bapedalda Kalbar, Tri Budiarto, menyatakan dampak yang ditimbulkan dari penipisan lapisan ozon tidak dirasakan langsung oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun, karena dampaknya cukup luas dan tidak hanya dirasakan oleh satu kelompok masyarakat saja tetapi akan dirasakan seluruh masyarakat dunia. Isu penipisan lapisan ozon harus menjadi perhatian kita bersama," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, lanjutnya, penanganannya memerlukan kerjasama berbagai pihak di tingkat nasional maupun internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia telah menetapkan komitmen untuk ikut serta secara aktif dalam upaya perlindungan lapisan ozon melalui Keputusan Presiden No. 23 tahun 1992 tentang Ratifikasi Konvensi Wina dan Protokol Montreal. Konvensi Wina merupakan kesepakatan masyarakat internasional untuk melindungi lapisan ozon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Tri Budiarto, pelaksanaan program perlindungan lapisan ozon bukan hanya tanggung jawab Kementerian Lingkungan Hidup, tetapi juga merupakan tanggungjawab bersama. Karena masyarakat sebagai pengguna barang-barang dan bahan yang mengandung BPO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlindungan lapisan ozon perlu melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pelajar sebagai "agent of enviroment" di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan bentuk kampanye perlindungan lapisan ozon melalui lomba karya tulis ilmiah, menurut kepala Bapedalda itu, dalam rangka mensosialisasikan gerakan perlindungan lapisan ozon sampai ke tingkat pelajar. Karena disadari mereka nantinya adalah para pelaku dan pengelola lingkungan hidup masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Melalui mereka pula, diharapkan informasi tersebut akan disebarluaskan kepada masyarakat," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ia lagi, sosialisasi yang dilakukan anggota keluarga diharapkan akan lebih menyentuh dan mengenai sasaran dibandingkan jika dilakukan oleh pihak luar. Sehingga sosialisasi yang dilakukan akan lebih efektif dan efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, seorang pelajar dari SMAN 7 Pontianak, Sri Lestari, mengajak masyarakat meminimalisir pemanasan global melalui sel elektrokimia sebagai alternatif pengganti bahan bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa langkah dapat dilakukan untuk menjawab permasalahan pengendalian lingkungan karena polutan kendaraan bermotor yang adaftif pada lingkungan. Pengembangan aspek itu bermuara pada pengembangan penggunaan bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak. Yakni dengan pemanfaatan sel elektrokimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan sel elektrokimia sebagai alternatif pengganti bahan bakar, dikembangkan sebagai pembangkit energi yang ramah lingkungan serta bersifat ekonomis. Didasari dengan reaksi redoks, gabungan dari reaksi reduksi dan oksidasi yang berlangsung pada elektroda yang sama atau berbeda sehingga menghasilkan reaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pelajar kelas XII IPA itu, sel elektrokimia sebagai salah satu solusi sumber energi masa depan yang memiliki efisiensi tinggi dan dijadikan bahan bakar ramah lingkungan, sesuai prinsip pada sel elektrokimia yang menghasilkan arus listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurvia Sary (16), pelajar SMA Gembala Baik, menyatakan memulihkan ozon sama artinya denga menyelamatkan bumi dan sama artinya dengan menyelamatkan diri kita sendiri maupun orang-orang yang dikasihi. Pulihnya ozon, berarti satu keadaan bumi yang lebih baik untuk ditinggali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyatakan, masyarakat dapat menjadi masyarakat taat hukum yang mau melaksanakan isi perjanjian perlindngan lapisan ozon yang pernah dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk memulihkan ozon, di antaranya mengurangi atau tidak menggunakan lagi berbagai senyawa kimia yang dapat merusak ozon. "Jadilah seorang konsumen yang ramah ozon selalu membeli produk berlabel `Ozone friendly` atau `free CFC`," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian memperingati hari "Ozon Sedunia" dengan melakukan aksi meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat pada kondisi ozon kini, semisal membagikan buku komik kecil yang menceritakan ketidakberdayaan bumi karena rusaknya ozon. Bisa pula menggelar spanduk mengajak masyarakat bekerja sama dalam upaya pemulihan ozon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk memberikan penyuluhan mengenai dampak kerusakan ozon, cara penanggulangan, pengenalan bahan, proses, produk dan teknologi yang aman bagi lingkungan. Mengadakan berbagai perlombaan yang dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Lomba karya tulis ilmiah, lomba pidato, lomba membuat essay, dan lomba pembuatan komik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengadakan berbagai penelitian dan membuat berbagai proyek yang berguna dalam memulihkan ozon, misalnya mencari bahan alternatif pengganti CFC dan HCFC yang lebih aman bagi lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, mari kita mengulurkan tangan, melangkah, dan turut berpartisipasi dalam upaya pemulihan ozon, kata pelajar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik Nico Sumadi, Irwanti Dwi Maha Purna, Costan Tryono Parulian Rumapea, Jacintha Thesara, Sri Lestari maupun Nurvia Sary, hanya sebagian kecil dari banyak pelajar yang agaknya ingin berperan dalam melindungi lapisan ozon dari kerusakan yang semakin parah. antara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5190507621496386227?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5190507621496386227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5190507621496386227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/ketika-pelajar-bicara-cara-melindungi.html' title='Ketika Pelajar Bicara Cara Melindungi Ozon'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8516411436644145856</id><published>2009-01-16T09:28:00.000+07:00</published><updated>2009-01-16T09:29:04.455+07:00</updated><title type='text'>Depag Alokasikan Beasiswa Pendidikan 1,1 Juta Siswa</title><content type='html'>&lt;span class"fullpost"&gt;Menyusul peningkatan anggaran pendidikan yang dikelola Departemen Agama, pada tahun 2009 akan mengalokasi beasiswa bagi 1.198.000 siswa dan 66.700 mahasiswa.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Demikian dikemukakan Menteri Agama Dr Muhammad Maftuh Basyuni kepada wartawan di operation room Depag Pusat Jakarta. Didampingi Sekjen Bahrul Hayat, PhD dan Dirjen Pendidikan Islam Prof Dr Mohammad Ali menjelaskan tentang pembangunan pendidikan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menag memaparkan, unit cost beasiswa siswa miskin MI (Madrasah Ibtidaiyah) adalah Rp360.000; unit cost miskin MTs (Madrasah Tsanawiyah) Rp720.000; unit cost MI anak PNS Gol I, II, dan tamtama TNI/Polri Rp250.000; unit cost siswa MTs anak PNS Gol I, II, dan Tamtama TNI/Polri Rp350.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unit cost siswa miskin MA (Madrasah Aliyah) Rp 760.000; unit cost siswa MA anak PNS Gol I, II, dan tamtama TNI/Polri Rp700.000, unit cost siswa MA daerah terpencil/tertinggal Rp1,2 juta, unit cost untuk santri berprestasi Rp3 juta dan unit cost untuk mahasiswa Indonesia di luar negeri Rp15 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menag mengatakan, pada tahun 2009 sesuai dengan peningkatan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN, anggaran pendidikan yang dikelola Depag juga mengalami peningkatan menjadi Rp23 triliun. "Anggaran tersebut juga meliputi belanja pegawai, guru, dan dosen," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan tahun 2008, kata Maftuh, anggaran pendidikan di Depag jauh lebih kecil yaitu sebesar Rp7,9 triliun. Sedang pada tahun 2007 sebesar Rp6,6 triliun, tahun 2006 sebesar Rp4,8 triliun dan tahun 2004 hanya sebesar Rp2 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada tahun 2009 ini, Depag akan merehab semua ruang kelas belajar yang rusak pada Madrasah Ibtidaiyah yang jumlahnya mencapai 24.650 ruang kelas dengan unit cost per ruangan Rp92,5 juta," ungkap Maftuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menag juga memaparkan, jumlah total lembaga pendidikan Islam mulai jenjang pendidikan anak usia dini hingga jenjang perguruan tinggi pada tahun 2008 mencapai 85.911 lembaga dengan total peserta didik 11.531.028 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kontribusi terhadap Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan nasional mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2008, APK MI/Salafiyah ULa mencapai 16 persen, APK Mts/Salafiyah Wustha mencapai 23 persen, dan APK MA mencapai 7,51 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirjen Pendis Mohammad Ali menambahkan, beasiswa yang akan diterima para siswa tidak dalam bentuk buku atau barang, tapi dalam bentuk uang atau personal cost.okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8516411436644145856?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8516411436644145856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8516411436644145856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/depag-alokasikan-beasiswa-pendidikan-11.html' title='Depag Alokasikan Beasiswa Pendidikan 1,1 Juta Siswa'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-224779483046244983</id><published>2009-01-16T08:39:00.000+07:00</published><updated>2009-01-16T08:42:30.113+07:00</updated><title type='text'>Ilmuwan Korea Tidak Lulus Mendaftar Sebagai Tukang Sapu</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Seoul: Seperti jamur di musim hujan, pengangguran Intelek di Korea Selatan mulai bermunculan. Dalam kondisi ekonomi Korea Selatan yang terpuruk ini, seorang doktor lulusan psikologi melamar menjadi penyapu jalan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda berusia 36 tahun di antara 63 pelamar –11 di antaranya adalah lulusan universitas-- melamar sebagi tukang sapu untuk pembukaan Distrik Gangseo di Seoul. Para pelamar kerja itu harus membawa dua karung pasir yang masing-masing mempunyai bobot 20 kilogram. Mereka harus memanggul karung pasir untuk simulasi karung sampah yang akan menjadi kawan sehari-hari mereka nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan ini teridentifikasi oleh Kim –yang melakukan tes--, dia tidak lulus karena tiga detik lebih lambat memasukkan karung. Ilmuwan yag dimaksudkan adalah Chung Young Ik. “Kartu identitasnya terlihat,” ujar Kim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat distrik Gangseo mengatakan bahwa rata-rata 12,6 orang berkompetisi untuk mendapat pekerjaan sebagai penyapu jalan tahun ini dibandingkan delapan tahun lalu. Mereka mendapat penghasilan 33 juta won atau sekitar Rp 25 juta setahun untuk gaji awal sebagai penyapu, yang ternyata lebih besar dari lulusan baru dari universitas yang bekerja di perusahaan besar, ujar Chung. Pekerjaan ini juga sangat aman, yang kebanyakan mereka bekerja sampai usia 60 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekonomi Korea Selatan yang sempat menurun, membuka 78000 pekerjaan baru pada Bulan November tahun lalu. Presiden Lee Myung-bak, menjanjikan akan membuka lapangan pekerjaan baru sekitar 200 ribu setiap tahun. tempointeraktif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-224779483046244983?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/224779483046244983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/224779483046244983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/ilmuwan-korea-tidak-lulus-mendaftar.html' title='Ilmuwan Korea Tidak Lulus Mendaftar Sebagai Tukang Sapu'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-416084728302459244</id><published>2009-01-16T08:29:00.000+07:00</published><updated>2009-01-16T08:30:07.256+07:00</updated><title type='text'>Banyak Guru di Jawa Barat Tidak Bisa Berbahasa Daerah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Bandung: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Jawa Barat Mohammad Surya menilai banyak guru di Jawa Barat yang tidak menguasai bahasa daerah. “Terutama penguasaan bahasa Sunda,” ujar Surya, di Bandung.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Surya, selama ini dia kerap bertemu dengan guru asal Jawa Barat yang fasih berbahasa Indonesia, tapi gagap dalam menggunakan bahasa Sunda. “Kalau pun dia bisa berbicara bahasa Sunda, penggunaan kalimatnya sering tidak tepat,” kata bekas Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, kata Surya, murid-murid mereka juga tidak paham bahasa daerah. “Ada anak yang mendapat nilai bahasa daerahnya bagus di rapor, tapi di rumah dia tidak bisa menggunakannya,” kata Surya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Surya, yang khawatir bahasa Sunda punah, ingin agar bahasa itu masuk ke dalam kurikulum wajib di sekolah. “Saya sudah mengusulkan kepada kepala dinas pendidikan, agar bahasa Sunda menjadi mata pelajaran wajib,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Surya mengaku tengah menjalin kerjasama dengan media berbahasa Sunda seperti Majalah Mangle, untuk menggelar lomba mengarang dan pidato antar guru se-Jawa Barat. “Mudah-mudahan mereka bisa termotivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa daerahnya,” ujar guru besar Universitas Pendidikan Indonesia itu. tempointeraktif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-416084728302459244?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/416084728302459244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/416084728302459244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/banyak-guru-di-jawa-barat-tidak-bisa.html' title='Banyak Guru di Jawa Barat Tidak Bisa Berbahasa Daerah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4331799461834995505</id><published>2009-01-16T08:23:00.000+07:00</published><updated>2009-01-16T08:27:53.280+07:00</updated><title type='text'>Anak Gadis Afganistan Ingin Sekolah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Suatu pagi dua bulan lalu, Shamsia Husseini dan saudara perempuannya melewati jalanan berlumpur menuju sekolah ketika seorang lelaki bersepeda motor mendekat dan bertanya, ”Kalian mau ke sekolah?” Lalu pria itu merenggut burqa Shamsia dari kepalanya dan menyemprot wajah gadis itu dengan cairan asam.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekas-bekas luka kini menyebar di kelopak mata dan sebagian besar pipi kiri Shamsia. Penglihatannya pun kini buram, membuatnya sulit membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kalau serangan-serangan cairan asam terhadap Shamsia serta 14 siswi dan guru lainnya dimaksudkan untuk membuat takut para gadis itu sehingga tinggal di rumah, tampaknya maksud itu gagal total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, hampir semua gadis yang cedera itu kembali ke Sekolah untuk Anak-anak Perempuan Mirwais. Termasuk Shamsia, yang wajahnya terbakar begitu parah sehingga harus dikirim ke luar negeri untuk pengobatan. Bahkan, yang lebih mengagumkan lagi, hampir seluruh siswi lain di komunitas yang sangat konservatif itu juga telah kembali bersekolah. Total mereka mencapai sekitar 1.300 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Orangtua saya mengatakan untuk terus ke sekolah, sekalipun saya bisa saja terbunuh,” kata Shamsia (17) setelah sekolah usai. Ibu Shamsia, seperti hampir seluruh perempuan dewasa di Afganistan, adalah buta huruf. ”Orang yang melakukan semua ini kepada saya tidak ingin perempuan berpendidikan. Mereka ingin kami jadi makhluk bodoh,” kata Shamsia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu lima tahun sejak dibangun di Kandahar oleh Pemerintah Jepang, sekolah Mirwais tampaknya telah menimbulkan semacam revolusi sosial. Bahkan, ketika Taliban mengetatkan kepungan di sekitar Kandahar, anak-anak gadis itu tetap ramai ke sekolah setiap pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak gadis itu berlarian memasuki halaman sekolah yang bertembok. Banyak dari mereka begitu lepas, riang, melompat-lompat, bersorak, dan tertawa lepas. Sesuatu yang tidak bakal terlihat di luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Mirwais tidak ada listrik dan air leding yang reguler. Juga tidak ada jalan beraspal. Perempuan jarang tampak. Kalaupun terlihat, mereka mengenakan burqa yang menutup seluruh tubuh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, suasana terasa begitu mencekam pada 12 November lalu saat tiga pasang pria bersepeda motor mengitari sekolah itu. Salah seorang dari mereka menggunakan botol semprotan, yang lain pistol air, yang lain lagi sebuah kendi. Semua berisi cairan asam. Mereka menyerang 11 anak gadis dan empat guru. Enam di antaranya harus dibawa ke rumah sakit. Shamsia yang terparah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih misteri siapa di belakang serangan itu. Taliban membantah terlibat. Polisi menangkap delapan pria dan kemudian Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan video yang memperlihatkan dua orang yang mengaku dibayar seorang perwira intelijen Pakistan. Namun, pekan lalu, Presiden Hamid Karzai mengatakan tidak ada keterlibatan Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, beberapa bulan sebelum serangan, Taliban memasuki Mirwais dan bermunculan poster di tempat ibadah setempat, antara lain melarang anak gadis bersekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhari-hari setelah serangan, sekolah itu kosong. Kepala Sekolah Mahmood Qadari memanggil para orangtua, memohon mereka mengizinkan anak gadis mereka kembali sekolah. ”Kalau Anda tidak mengirim anak-anak gadis ke sekolah, musuh kalian yang menang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para siswi itu mulai berdatangan, sampai hampir semua kembali bersekolah. Tekad untuk maju mengalahkan teror.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shamsia diingatkan bekas lukanya tiap kali dia menceritakan kembali kejadian itu. ”Orang-orang yang melakukan ini tak merasakan derita orang lain,” katanya. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4331799461834995505?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4331799461834995505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4331799461834995505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/anak-gadis-afganistan-ingin-sekolah.html' title='Anak Gadis Afganistan Ingin Sekolah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1982700051472411127</id><published>2009-01-15T08:02:00.000+07:00</published><updated>2009-01-15T08:03:02.850+07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Jadi Anak TK</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Puluhan mahasiswa jurusan Pendidikan Guru PAUD dan SD (PG PAUD dan PGSD) Universitas Negeri Malang (UM) kemarin berdandan ala bocah TK. Mereka mengenakan kostum beraneka jenis binatang, pahlawan, dan profesi. Ada tawon, kucing, tikus, kumbang, burung elang, dokter, dedaunan, tikus, dan kera sakti.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bergiliran berjingkrak dan menari diiringi lagu anak-anak. Dipadu dengan tata rias yang serasi, membuat penampilan mereka mengundang tawa. Tata rias wajah membuat mereka seperti anak-anak, nyaris tak disangka bahwa mereka sesungguhnya adalah mahasiswa semester tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertunjukan tari mahasiswa "TK" itu menjadi salah satu syarat ujian mata kuliah pendidikan seni tari drama. Mereka harus unjuk kebolehan dalam pagelaran tari bocah TK dan SD. Layaknya pagelaran, yang menilai penampilan mereka adalah juri. "Karena kami kuliah dan tak punya murid, maka kami sendiri yang berperan menjadi murid TK," kata Gigih Setiadi, ketua pelaksanan pentas mahasiswa "TK" itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para mahasiswa TK itu terdiri dari 17 kelompok. Mereka masing-masing mempertontonkan tarian bocah TK karya sendiri. Tiga tema yang ditetapkan dosen adalah binatang, pahlawan, dan profesi. Sebagian besar, mereka memilih tema binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tarian bocah TK, durasinya maksimal enam menit. Sedangkan untuk SD tingkat bawah (kelas 1-3), durasinya delapan menit. Untuk SD tingkat atas (kelas 4-6), durasinya 10 menit. "Kami ambil tema pahlawan. Judulnya Raja Kera Sakti," kata Gigih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuni Ariadi, salah seorang mahasiswa PG PAUD lainnya mengaku, judul tarian yang dia mainkan adalah Kucing dan Tikus. Ceritanya, kucing sedang bermain-main, lalu ada tikus melintas. Setelah itu tikus dikejar dan dimakan. "Tikus dikejar ya lalu mati," kata Yuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rika, mahasiswi lain, yang mengenakan kostum tawon mengatakan, untuk membuat kreasi tari butuh waktu sebulan. Untuk kostum, mereka memesannya pada penjahit. Lagu pengiringnya juga karya sendiri. Caranya dengan mengompilasi lagu-lagu yang sudah ada. Cara lain adalah mengaransemen ulang lagu anak-anak. "Ini tuntutan tugas kuliah. Ya harus dijalankan. Guru kan juga harus bisa memerankan seorang tokoh cerita," kata Rika. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1982700051472411127?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1982700051472411127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1982700051472411127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/mahasiswa-jadi-anak-tk.html' title='Mahasiswa Jadi Anak TK'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-3794139068779415410</id><published>2009-01-15T07:44:00.000+07:00</published><updated>2009-01-15T07:45:05.318+07:00</updated><title type='text'>Buku mengenai 1.000 Ungkapan Sunda Akan Diterbitkan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat akan menerbitkan buku yang memuat sekitar 1.000 ungkapan Sunda pada akhir Januari 2009. Lewat ungkapan, banyak pesan positif yang bisa dipetik masyarakat.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala Sub Dinas Kebudayaan pada Dinas Jabar Wiana Sundari, di Bandung, Rabu (14/1), ungkapan adalah salah satu bentuk karya sastra yang muncul dari kehidupan masyarakat Sunda. Tidak sekadar obrolan antarmasyarakat, tetapi berkembang menjadi sarana penyampaian pesan positif. Contoh ungkapan seperti ulah gedang kaanginan, ulah linggis kalinduan. Artinya mengajarkan pada masyarakat untuk tidak sombong dengan apa yang dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wiana, hal tersebut menjadi alasan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jabar untuk menerbitkan buku khusus mengenai ungkapan Sunda. Saat ini sudah terkumpul sekitar 1.000 ungkapan yang dikumpulkan lewat data lisan atau tulisan. Rencana penyajiannya dengan menuliskan ungkapan Sunda dalam huruf latin dan aksara Sunda lalu memberikan artinya dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diharapkan dengan penerbitan buku ini sekaligus turut melestarikan seni dan budaya Sunda. Melalui buku, ungkapan mungkin akan semakin sering diucapkan dan digunakan masyarakat Sunda," katanya. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-3794139068779415410?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3794139068779415410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3794139068779415410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/buku-mengenai-1000-ungkapan-sunda-akan.html' title='Buku mengenai 1.000 Ungkapan Sunda Akan Diterbitkan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4457200716936745658</id><published>2009-01-15T07:28:00.001+07:00</published><updated>2009-01-15T07:38:20.557+07:00</updated><title type='text'>Pendidikan Islam Kini Kurang Memberi Kontribusi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Pengajar Institut Filsafat Iran, Gholamreza Aavani mengatakan, pendidikan Islam sejak abad pertengahan hingga kini tidak pernah menawarkan solusi faktual terhadap berbagai persoalan yang terjadi di dunia."Sebagai agama yang awalnya menjadi jawaban atas kebobrokan masa lalu, pendidikan Islam kini kurang memberikan kontribusi bagi perkembangan di dunia,"&lt;span id="fullpost"&gt; katanya dalam konferensi tentang Pemikiran Islam dalam Mengembangkan Nilai Lokal di kampus IAIN Sunan Ampel Surabaya, Jatim, Rabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, pendidikan Islam belum berhasil mengembangkan Islam sebagai agama yang bermanfaat bagi masyarakat. Proses pendidikan di lembaga pendidikan Islam juga tidak berhasil mengembangkan keterbukaan berpikir untuk memajukan Islam sendiri."Sepertinya ada yang salah dalam proses pendidikan Islam sehingga tidak pernah memberikan solusi yang murni lahir dari nilai keislaman," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sebabnya, lanjut dia, para pelajar di lembaga pendidikan Islam tidak diajari filsafat. Padahal, filsafat membantu mengembangkan daya pikir kritis dan mendalam. "Para pemikir besar Islam di masa lalu lahir karena mereka diberi pelajaran filsafat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajar IAIN Sunan Ampel Surabaya, Abdul Kadir Riyadi menambahkan, fenomena itu sangat ironis mengingat Islam adalah agama sintesis."Dari seluruh ayat Alquran dan hadis, hanya sekitar 10 persen membahas soal halal, haram, dan makruh (hal yang sebaiknya dihindari). Sisanya memberi ruang pada mubah (hal yang dibolehkan). Untuk membahas mubah ini, ruang diskusi terbuka," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, kemampuan menjadi ajaran yang terbuka amat penting bagi Islam. Hanya ajaran dan aliran bersifat terbuka yang bisa selamat dan memberi kontribusi bagi perkembangan peradaban. "Banyak sekali ajaran atau pemikiran tertutup yang ambruk karena tidak tanggap terhadap kebutuhan zaman," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Eropa abad pertengahan, peradaban tidak berkembang ketika agama menutup ruang wacana. Kepatuhan buta kepada pemimpin dan imam membuat orang berani berpikir terbuka dan mencari solusi baru. "Islam tidak boleh seperti itu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, keterbukaan dalam Islam justru mendapat ancaman dari dalam. Di Indonesia, sekelompok orang memaksakan penggunaan hukum Islam yang kaku pada negara dengan keberagaman tinggi. "Pemaksaan itu tanda tidak menghargai keberagaman," kata Riyadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pengajar Nanyang Technology University, Singapura, Karim Douglas Crom, mengingatkan, umat Islam tidak usah menyalahkan orang lain atas keterpurukannya sekarang. "Umat Islam harus introspeksi. Jangan menyalahkan Amerika atau Inggris kalau tertinggal. Kita harus tahu apa penyebab kondisi ini dan memperbaikinya," katanya. republika.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4457200716936745658?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4457200716936745658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4457200716936745658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/pendidikan-islam-kini-kurang-memberi.html' title='Pendidikan Islam Kini Kurang Memberi Kontribusi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5502694255714548408</id><published>2009-01-14T13:47:00.000+07:00</published><updated>2009-01-14T13:48:07.047+07:00</updated><title type='text'>Oknum Guru-Murid Baku Hantam</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Para guru dan siswa di SMP Negeri 1, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, mendadak heboh. Pasalnya, oknum guru Sejarah yang diketahui bernama IF terlibat baku hantam dengan salah seorang siswa di sekolah wilayah perairan Banyuasin itu. Dalam peristiwa itu, Aryadi (15),&lt;span id="fullpost"&gt; siswa SMPN 1 Muara Telang, mengalami pembengkakan di kepala sebelah kiri akibat dipukul dengan tangan kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa yang terjadi Senin (12/1) sekitar pukul 10.30 WIB itu berawal ketika Aryadi minta izin mengantarkan temannya yang sakit untuk pulang ke rumah. Namun, bukan izin yang didapat, tetapi sebuah bogem mentah mendarat di kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa saat setelah kejadian, Aryadi melihat IF di luar lingkungan sekolah. Karena merasa dendam, ia berlari menghampiri IF dan langsung memukulnya. Sempat terjadi adu jotos antara murid dan gurunya itu. Oleh guru-guru yang lain, keduanya dipisahkan dan didamaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya dituduh akan membolos sekolah, padahal niatnya mau izin mengantar teman pulang karena sakit. Lantas saya dihukum disuruh berdiri. Karena capek saya duduk, tapi oleh Pak IF saya dimarahi dan langsung dipukul," ungkap Aryadi, saat dihubungi Sripo, Selasa (13/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dipukul oleh IF, Aryadi mengaku masih menaruh dendam kepada gurunya. Karenanya, saat bertemu, ia langsung menghampiri tersangka dan melayangkan pukulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Watak Pak IF memang terkenal gampang memukul siswa, sudah banyak kok siswa yang kena pukul dengan berbagai macam alasan. Namun, saya dan keluarga sudah menyerahkan masalah ini kepada pihak sekolah, tidak akan melibatkan kepolisian, apalagi sekolah sudah berjanji," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad (30), kakak Aryadi, menyesalkan tindak pemukulan yang berlanjut pada adu jotos itu. "Aku baru tahu setelah diberitahu dan memang benar katanya dipukul, tapi pihak sekolah sudah mendamaikan hal ini dan berjanji akan menindak oknum guru itu. Sekolah itu kan merupakan tempat untuk membimbing dan memberikan pelajaran, bukan untuk memukuli. Orangtua saya saja tidak pernah memukuli adik saya," ujar Ahmad. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5502694255714548408?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5502694255714548408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5502694255714548408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/oknum-guru-murid-baku-hantam.html' title='Oknum Guru-Murid Baku Hantam'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4580338005155642654</id><published>2009-01-14T12:10:00.001+07:00</published><updated>2009-01-14T12:13:23.560+07:00</updated><title type='text'>Agresi Israel Jadi Kreasi Tari</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Agresi dan teror Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza menjadi inspirasi sebuah kreasi tari kontemporer. Judulnya Teror Alengka. Karena menggambarkan sebuah peperangan, gerak tariannya diwarnai goro-goro (perang). Tata cahaya pun didominasi suasana gelap. Ada penciptaan kesan trenyuh melalui renungan lilin dan background film perang.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarian berdurasi sekitar 15 menit itu kemarin dipertontonkan dalam pagelaran karya dosen Program Studi Seni Tari, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM). Dalam pagelaran itu, empat jenis seni gerak dimainkan mahasiswa seni dan desain. Selain Teror Alengka, ada tarian Bedoyo, Sesuci, dan Musik Anak Sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Robby Hidayat, pencipta Teror Alengka, tarian yang dimainkan mahasiswanya itu berjenis kontemporer. Tarian tersebut wujud sebuah keprihatinan atas perang dan terorisme. "Ya, termasuk serangan Israel ke Palestina," kata dosen seni tari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berjenis kontemporer, unsur yang dimasukkan dalam gerak tariannya tak hanya unsur klasik. Unsur modern -termasuk pemutaran film dan renungan lilin- digabungkan dengan gerak tari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Robby, menciptakan tarian seperti halnya perupa menciptakan lukisan. Hanya, saat ini tak banyak seniman tari yang terus berkreasi menciptakan tarian-tarian baru. Yang paling sering adalah mengemas tarian klasik lama menjadi tarian kreasi baru. "Seyogianya seniman dan dosen selalu menciptakan tarian sehingga khazanah budaya tarian bisa banyak," ucap dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Bedoyo yang dikemas anyar oleh Ninik Harini sebagai koreografer juga memukau penonton dari kalangan dosen dan mahasiswa. Tarian asli dari keraton Jogja itu dipertontonkan dengan apik. Sesuai dengan pakem, tarian klasik tersebut dibawakan sembilan orang. "Memang harus sembilan orang. Tarian ini bercerita tentang benih bunga berjumlah sembilan," tutur Ninik. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4580338005155642654?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4580338005155642654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4580338005155642654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/agresi-israel-jadi-kreasi-tari.html' title='Agresi Israel Jadi Kreasi Tari'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-2335396261462537906</id><published>2009-01-14T11:09:00.002+07:00</published><updated>2009-01-14T12:08:23.856+07:00</updated><title type='text'>Protes Gaza, 10.000 Situs Israel Diacak-acak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SW1y8tJ8xfI/AAAAAAAAA0A/8VTfxprDx8k/s1600-h/hackisrael285.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 169px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SW1y8tJ8xfI/AAAAAAAAA0A/8VTfxprDx8k/s320/hackisrael285.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291011524469245426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jakarta - Serangan di dunia maya demi memprotes agresi Israel di Gaza, Palestina, masih berlanjut. Kurang lebih ada 10.000 situs Israel yang diacak-acak. Demikian data terbaru dari Zone-H.org. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs yang mencatat aksi web defacement itu menyebutkan ada 10.413 serangan terhadap situs dengan nama domain .il (Israel). Dari 10.413 serangan itu, disebutkan ada 3.485 yang berupa serangan Single IP dan 6.928 serangan massal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber dari kalangan cyber underground di Indonesia mengatakan serangan-serangan tersebut sebenarnya juga melibatkan pelaku dari Indonesia. Namun beberapa dari Indonesia memilih bergabung dengan bendera internasional dalam melakukan aksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan-pesan dari ribuan serangan itu umumnya senada. Berikut beberapa pesan para pelaku yang sempat dibaca detikINET:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* "Stop The War, Stop killing People &amp;amp; Child. Free Gaza Now" (Ashiyane Digital Security Team)&lt;br /&gt;* "Stop attacks u israel and usa ! you cursed nations ! one day muslims will clean the world from you !" (Agd_Scorpio)&lt;br /&gt;* "The resistance against the IDF is the only viable and standing tool to fight against Zionism and aggression" (The Moorish)&lt;br /&gt;* "This Hack iS To DeFend Islam That Has Been Harrased by Denmark and USA and Israel" (FesH4ck3rs Team)&lt;br /&gt;* "Stop WAR israel to  pelstine!!!" (Old.Zone)&lt;br /&gt;* "You have weapons, you have technology But We have our ALLAH &amp;amp; Our Faith" (xOOmxOOm)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, tak semua serangan pada situs Israel membawa pesan protes Palestina. Beberapa serangan yang tercatat di Zone-H tak menunjukkan adanya pesan apapun yang disampaikan. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-2335396261462537906?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2335396261462537906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2335396261462537906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/protes-gaza-10000-situs-israel-diacak.html' title='Protes Gaza, 10.000 Situs Israel Diacak-acak'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SW1y8tJ8xfI/AAAAAAAAA0A/8VTfxprDx8k/s72-c/hackisrael285.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8028850016975308621</id><published>2009-01-13T09:16:00.000+07:00</published><updated>2009-01-13T09:17:43.769+07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Bisa Akses Keuangan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kalangan perguruan tinggi (PT) harus membiasakan diri membuka neraca keuangan untuk publik pasca-disahkannya Undang-undang Badan Hukum Pendidikan (BHP) oleh DPR RI akhir 2008 lalu. Laporan keuangan perguruan tinggi bukan sebuah dokumen rahasia sehingga mahasiswa pun berhak mengaksesnya.&lt;span id="fullpost"&gt; Para civitas akademika pun bisa menuntut kalau perguruan tinggi tetap memberlakukan laporan keuangan seolah-olah haram bagi mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Dr Johannes Gunawan, salah seorang anggota tim perumus UU BHP di Malang kemarin menjelaskan, apabila sebuah PT sudah berbentuk BHP, maka yang berlaku adalah manajemen keuangan terbuka. Konsekuensinya, neraca keuangan termasuk arus keluar masuknya uang bisa dilihat oleh publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan keuangan yang terbuka tersebut juga wajib diaudit. Layaknya azas transparansi, hasil audit tersebut juga wajib diumumkan di media cetak. "Sama sekali bukan dokumen negara apalagi dokumen rahasia. Silahkan semua akses laporan keuangan itu," kata Johannes yang ditemui usai memberikan sosialisasi UU BHP kepada seluruh civitas akademika Universitas Brawijaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, keterbukaan laporan keuangan itu tercantum pada pasal 43 ayat (3). Dalam pasal itu disebutkan bahwa laporan keuangan tahunan BHP yang menyelenggarakan pendidikan tinggi, harus dipertanggungjawabkan kepada publik melalui pemuatan di media cetak berbahasa Indonesia. Lebih dari itu, neraca keuangan bisa ditempelkan di papan pengumuman resmi. "Itu sebuah kewajiban. Jadi tak ada yang disembunyikan," jelas Johannes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal audit, semua pihak yang menyumbangkan dana ke institusi BHP berhak untuk mengaudit. Dalam pasal 44 ayat 1 disebutkan, laporan keuangan tahunan BHP diaudit oleh akuntan publik. Apabila menerima dana dari hibah pemerintah dan/atau pemerintah daerah, maka Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Inspektorat Jenderal Departemen terkait, atau Badan Pengawasan Daerah punya wewenang untuk melakukan audit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kalangan perguruan tinggi bakal melaksanakan ketentuan tersebut? Johannes menegaskan itu tercantum dalam pasal 55. Untuk PTN, harus menyesuaikan tata kelolanya sebagai BHPP paling lambat 3 (tiga) tahun sejak UU BHP diundangkan. Sementara PTS alias Badan Hukum Pendidikan Masyarakat (BHPM) harus menyesuaikan tata kelolanya sebagai BHPM paling lambat 6 (enam) tahun sejak UU BHP diundangkan. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8028850016975308621?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8028850016975308621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8028850016975308621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/mahasiswa-bisa-akses-keuangan.html' title='Mahasiswa Bisa Akses Keuangan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-3127496804107833910</id><published>2009-01-13T09:14:00.002+07:00</published><updated>2009-01-13T09:16:10.393+07:00</updated><title type='text'>Akrobat Mematikan Pesawat Tempur Israel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SWv5VXZ3HBI/AAAAAAAAAz4/z1hY8eYMzFM/s1600-h/204907p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 144px; height: 109px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SWv5VXZ3HBI/AAAAAAAAAz4/z1hY8eYMzFM/s320/204907p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290596332731833362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;BUNYI raungan pesawat tempur terdengar sangat keras, memekakkan telinga penduduk kota Rafah, kota di perbatasan Mesir-Jalur Gaza. Semula hanya terdengar suara derunya, tanpa terlihat wujud pesawat. Namun, beberapa saat kemudian muncul empat pesawat tempur Israel, terbang rendah meliuk-liuk di langit kota Rafah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah tontonan setiap hari penduduk kota Rafah di sisi wilayah Mesir. Para penduduk Rafah, terutama anak-anak kecil, berhamburan keluar rumah dan langsung melongo ke langit untuk menonton pesawat tempur Israel terbang naik dan menukik tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel memiliki pesawat-pesawat tempur paling modern di Timur Tengah. Pesawat tempur tipe F-16E, F-15, pesawat pengintai AWACS, dan helikopter Apache buatan AS. Israel kini berusaha membeli pesawat AS tercanggih F-22.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pesawat itu kini menjadi tulang punggung kekuatan udara Israel dalam agresinya ke Jalur Gaza. Pesawat-pesawat tempur Israel itu tidak serta merta melepaskan tembakan rudalnya ke arah berbagai sasaran di Jalur Gaza. Mereka menyemburkan dahulu kembang api dari ekor dan sayapnya yang membuat langit berkelap-kelip penuh cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terbang siang hari, semburan kembang apinya terlihat bak bintang di siang bolong. Hari makin malam, semburan tembakan kembang api kian menyinari langit Jalur Gaza dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat menyemburkan kembang apinya itulah, pesawat tempur tadi seperti berakrobat. Namun, setelah itu, Jalur Gaza segera berubah menjadi lautan api dan asap hitam. Pesawat-pesawat tempur itu tanpa ampun menembakkan rudal sesungguhnya ke berbagai sasaran di Jalur Gaza. Semua pemandangan mengerikan ini terlihat dari kota Rafah, Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, beberapa mobil ambulans melintasi perbatasan menuju Mesir membawa korban luka-luka yang harus dirawat di berbagai rumah sakit di Mesir. Biasanya, korban luka-luka itu dirawat di rumah sakit di kota Arish (sekitar 40 kilometer dari perbatasan Mesir-Jalur Gaza). Para korban luka parah yang tidak mampu ditangani rumah sakit di kota Arish langsung dibawa ke Kairo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasaran utama pengeboman pesawat-pesawat tempur Israel itu antara lain adalah kawasan perbatasan Jalur Gaza-Mesir yang lebih dikenal dengan kawasan Philadelphia. Di kawasan itu diduga kuat terdapat banyak terowongan bawah tanah. Israel menuduh terowongan itu sebagai jalur penyelundupan senjata, amunisi, dan logistik dari Mesir ke Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel pun berdalih bahwa tujuan utama melancarkan operasi militer besar-besaran ke Jalur Gaza adalah mencegah penyelundupan senjata melalui terowongan dan menghentikan tembakan roket Palestina ke arah Israel Selatan, seperti kota Sderot dan Ashkelon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran jika wilayah perbatasan Jalur Gaza-Mesir selalu menjadi sasaran pengeboman pesawat-pesawat tempur Israel. Hampir setiap jam, pesawat tempur Israel menjatuhkan bom di wilayah perbatasan di sisi Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, wilayah perbatasan di sisi Mesir menjadi tempat favorit untuk menonton pesawat-pesawat tempur Israel mengebom sasarannya karena jaraknya yang sangat dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali antara wilayah perbatasan Mesir dan tempat sasaran pengeboman Israel hanya berjarak 200 hingga 400 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengambil hikmah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu dan Senin (12/1), serangan pesawat tempur Israel ke sisi kota Rafah, Palestina, terasa begitu dekat. Suara tembakan dan bom Israel terasa menggetarkan bumi. Gedung terminal penyeberang di dekat pintu penyeberangan Rafah bergetar akibat bom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang perempuan Mesir, Amal Abdurrahim, tak gentar tetap berorasi di depan para wartawan. ”Lihat, pesawat-pesawat Israel menggempur seenaknya warga Palestina di Jalur Gaza. Pesawat Israel itu tidak pilih sasaran, baik kaum perempuan maupun anak-anak kecil. Di mana para pemimpin Arab dan Islam, mengapa diam saja,” teriak Amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berteriak menyerukan, bangsa Arab dan umat Islam harus bersatu menghadapi kekuatan zionis yang makin merajalela. ”Saya terus terang merasa terhina melihat pesawat-pesawat Israel terbang di atas kita. Lihatlah, pesawat-pesawat itu tidak hanya terbang di atas Jalur Gaza, tetapi juga terbang di atas teritorial udara Mesir. Karena itu, Israel jelas melanggar wilayah udara Mesir,” tegas Amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, lanjutnya, semua pemimpin Arab sekarang hanya diam dan tidak berkutik. ”Pesawat-pesawat Israel itu unjuk kekuatan di atas kita, tentu ini sebuah pelecehan,” tambah Amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang warga Mesir pemilik sebuah toko di kota Rafah yang tak menyebut namanya mengatakan, pesawat-pesawat tempur Israel yang seenaknya terbang di atas wilayah Mesir memberi pesan bahwa kita harus belajar dari semua ini. Mengambil hikmah dari kejadian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kita harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan kita dari Israel. Kita harus belajar teknologi canggih. Unjuk kekuatan pesawat-pesawat Israel itu menunjukkan bahwa bangsa Arab kini lemah dan tidak berdaya,” katanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyatakan, zaman sekarang adalah zaman kekuatan. ”Kita harus kuat agar dihormati orang lain. Kalau ingin mengalahkan Israel, kita harus lebih kuat dari Israel,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pemandangan dan kejadian sehari-hari di kota Rafah, baik di sisi Mesir maupun Palestina, sejak agresi Israel dimulai pada 27 Desember lalu hingga hari ini. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-3127496804107833910?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3127496804107833910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3127496804107833910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/akrobat-mematikan-pesawat-tempur-israel.html' title='Akrobat Mematikan Pesawat Tempur Israel'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SWv5VXZ3HBI/AAAAAAAAAz4/z1hY8eYMzFM/s72-c/204907p.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-3714885886739391592</id><published>2009-01-13T08:46:00.000+07:00</published><updated>2009-01-13T09:12:10.118+07:00</updated><title type='text'>Kreativitas Jangan Dihilangkan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kendati dunia industri sedang diterpa krisis, perajin yang bergelut di industri kreatif diharapkan tidak menghilangkan unsur kreativitas dalam produknya. Hal ini karena kreativitas diyakini dapat membentuk dan mempertahankan pasar.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang terpenting adalah menjaga kualitas. Walaupun ada proses produksi yang dikurangi, tetapi ide tetap diutamakan," ucap kurator dan desainer perhiasan Meike Sahala Hutabarat yang ditemui di kediamannya di Srondol Asri, Kota Semarang. Hal itu dilakukan Meike demi mempertahankan pasarnya, yang merupakan kalangan menengah ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat krisis global, Meike mengaku omzetnya turun hingga 20 persen. Namun, hal itu tidak menjadikannya mengubah secara siginifikan nilai estetika dan fungsi pada produknya. "Mungkin bisa menyiasati dengan mengganti bahan baku, tetapi bukan berarti menghilangkan keindahannya," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam usaha ekonomi kreatif, Meike menekankan pentingnya konsistensi agar tetap dihargai. "Untuk itulah, dia tetap bertahan dengan caranya. Saya tetap mempertahankan citra yang selama ini saya bentuk, yaitu tidak pernah memproduksi (secara) massal," ucapnya. Dengan begitu, ia dapat membangun pencitraan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meike mengharapkan adanya dukungan dari pemerintah terhadap bangkitnya industri kreatif di Indonesia. "Dukungan itu bisa berupa ruang pamer, penyelenggaraan pameran, promosi, dan menjembatani pasar," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banudojo Hastjarjo mengatakan, pentingnya kualitas dalam mempertahankan pasar di tengah krisis global. "Sebisa mungkin kualitas tetap dijaga dengan harga yang minimal. Maka, dengan sendirinya pasar akan memilih," ucapnya. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-3714885886739391592?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3714885886739391592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3714885886739391592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/kreativitas-jangan-dihilangkan.html' title='Kreativitas Jangan Dihilangkan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-3863718494938119995</id><published>2009-01-10T07:43:00.000+07:00</published><updated>2009-01-10T07:44:18.697+07:00</updated><title type='text'>Pelajar Bolos di Tangkap</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sejumlah siswa sekolah menengah atas di Kota Ambon, Maluku, Jumat (9/1) siang, ditangkap petugas Dinas Pendidikan setempat. Sambil diintrogasi, siswa yang ketahuan membolos sesekali ditampar petugas.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terjaring razia di sejumlah tempat biliard di kawasan mal serta Terminal Mardika. Para siswa kepergok tengah bermain bola sodok dengan mengenakan seragam disaat jam sekolah. Selain itu, petugas juga menemukan telepon seluler para siswa yang kedapatan menyimpan video porno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkapan ini mendapat dukungan sejumlah guru karena para siswa kerap membolos untuk sekedar bermain biliard maupun jalan-jalan di mal. Para siswa ini akan dikembalikan ke sekolah masing-masing setelah mendapat pembinaan. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-3863718494938119995?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3863718494938119995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3863718494938119995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/pelajar-bolos-di-tangkap.html' title='Pelajar Bolos di Tangkap'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4293549755148823652</id><published>2009-01-10T07:41:00.000+07:00</published><updated>2009-01-10T07:42:16.319+07:00</updated><title type='text'>FK UGM Lantik 62 Ners Baru</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sebanyak 62 sarjana keperawatan yang telah menajalani program profesi (Ners) hari ini dilantik di Auditorium Fakultas Kedokteran (FK) UGM. Pelantikan dilakukan langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran (FK) UGM Prof dr Ali Gufron Mukti MSc.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dekan FK UGM Ali Gufron Mukti mengatakan dengan dilantiknya 62 Ners baru ini, hingga sekarang, terhitung lulusan Ners yang sudah dilantik FK UGM berjumlah 865 Ners. "Kita sudah berhasil meluluskan 865 Ners sampai saat ini," ujar Ali Gufron dalam sambutannya, di Auditorium FK UGM, Yogyakarta, Kamis (8/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gufron mengatakan, kebutuhan tenaga perawat di Indonesia dan di luar negeri cukup besar, namun jumlah tenaga keperawatan yang diluluskan jumlahnya masih kurang. Gufron mencontohkan, bukan hanya di Indonesia yang memerlukan tenaga Ners, bahkan negara Jepang secara khusus melalui pemerintah Indonesia meminta untuk dikirim sekira 1.000 tenaga keperawatan asal Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Peluang untuk bisa bekerja di luar negeri sangat terbuka. Pihak Jepang yang meminta untuk dikirim sekitar 1.000 perawat saja, namun Indonesia baru bisa mengirim 150 orang," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kebutuhan tenaga Ners di luar negeri cukup tinggi, imbuh Gufron, namun di dalam negeri pun tenaga keperawatan masih dibutuhkan dan jumlahnya pun masih kurang. Bahkan beberapa rumah sakit secara langsung mengajukan permintah ke FK UGM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Gufron juga berpesan agar para lulusan Ners FK UGM nantinya bisa bekerja secara profesional dan menjunjung etika profesi. Tidak hanya itu, dirinya berharap agar lulusan Ners terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahun di bidang ilmu keperawatan."Permintaan sangat tinggi sementara jumlah lulusan kita masih terbatas," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, ketua Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) FK UGM dr lely Lusmilasari SKp dalam laporannya menyampaikan para lulusan Ners yang dilantik kali ini berasal dari 18 provinsi yang sebagian besar jumlahnya berasal dari Jateng, DIY, dan Kalimantan. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4293549755148823652?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4293549755148823652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4293549755148823652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/fk-ugm-lantik-62-ners-baru.html' title='FK UGM Lantik 62 Ners Baru'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6301220511229441245</id><published>2009-01-10T07:39:00.000+07:00</published><updated>2009-01-10T07:40:21.052+07:00</updated><title type='text'>Dana BOS Bisa Sisa</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kadiknas Shofwan optimistis bahwa tidak akan terjadi kekurangan anggaran untuk menutup biaya operasional SD dan SMP negeri di Kota Malang. Sebab, peruntukkan BOS (bantuan operasional sekolah) diprediksi akan cukup bahkan bisa berlebih jika dipergunakan sesuai peruntukkannya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Mendiknas telah mengeluarkan instruksi bahwa pemda wajib menutup kekurangan biaya operasional SD dan SMP negeri. Kewajiban itu muncul apabila dana BOS (bantuan operasional sekolah) dari pusat tidak mencukupi. Instruksi bernomor 186/MPN/KU/2008 itu adalah tindak lanjut dari PP 48/2008 tentang pembiayaan pendidikan. Surat mendiknas tersebut secara tidak langsung adalah petunjuk pelaksanaan penggratisan biaya di SDN dan SMPN. Instruksi itu disebar oleh Diknas Jatim dan Diknas Kota Malang ke sekolah-sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya yakin apabila dana BOS yang ada dimanfaatkan sesuai dengan peruntukkannya tidak akan terjadi kekurangan anggaran. Yakni, dana BOS hanya dipergunakan benar-benar untuk membiayai operasional siswa selama di kelas," kata dia. Dia mengingatkan agar dana BOS ini tidak digunakan untuk rekreasi atau membiayai perjalanan dinas kepala sekolah. Apalagi untuk biaya pembangunan gedung atau rehab kantor. Sebab, dana bantuan gedung atau rehab kantor sudah menjadi tanggung jawab APBD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai hitungan, kata Shofwan, berarti dana BOS yang diberikan pemerintah pusat melebihi biaya operasional sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang jelas hitungan kami, jika dana BOS ini dikelola secara benar masih susuk atau sisa. Jadi, tidak ada istilah kekurangan anggaran untuk BOS," terang dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, Shofwan mengatakan sekolah tidak akan menutup adanya partisipasi wali murid. Artinya, bagi wali murid yang merasa mampu dan ingin menyumbang ke sekolah untuk peningkatan mutu pendidikan, tetap terbuka lebar. Sehingga sekolah diperbolehkan menerima bantuan dana dari wali murid. Terlebih lagi sekolah yang menyandang status RSBI dan SBI, masih diperbolehkan meminta bantuan operasional sekolah kepada wali murid. "Bagi RSBI dan SBI memang pengecualian," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jika memang terjadi kekurangan biaya operasional sekolah? Menurut Shofwan, Diknas akan melihat terlebih dahulu kondisi keuangan daerah. Namun dari analisa awal, diknas tidak akan mengajukan anggaran BOS dalam PAK (perubahan anggaran keuangan). Sebab, bantuan BOS dari pemerintah pusat sudah dinilai cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diknas Kota Malang berkomitmen terus memantau operasional dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) di seluruh sekolah SDN-SMPN di Kota Malang. Sebab, Diknas akan memberikan sanksi jika ada pungutan kepada siswa terkait operasional sekolah. Sanksi tersebut berupa teguran atau pencopotan jabatan. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6301220511229441245?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6301220511229441245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6301220511229441245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/dana-bos-bisa-sisa.html' title='Dana BOS Bisa Sisa'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-7798414977656117706</id><published>2009-01-10T07:34:00.001+07:00</published><updated>2009-01-10T07:39:29.312+07:00</updated><title type='text'>Puluhan Siswa SMA Tertipu</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kalangan pelajar di Kota Malang kembali menjadi sasaran penipuan. Barang yang digasak sama-sama handphone. Namun, berbeda dengan modus sebelumnya yang menggunakan iming-iming audisi cheersleader tingkat nasional, kemarin pelaku mengiming-iming para korban bisa bekerja sampingan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korbannya 20 orang yang berasal dari beberapa SMA favorit di Kota Malang. Kini kasusnya ditangani Polresta Malang. Saking menyesal karena tertipu, saat polisi mengajak mendatangi lokasi kejadian, banyak siswa yang sebagian wanita itu menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulul Azmi -korban asal SMAN 1- mengatakan, pelaku seorang wanita berusia sekitar 25 tahun yang mengaku asal Demak, Jawa Tengah. "Saya tidak tahu nama lengkapnya. Kepada kami, mengaku namanya May. Kami manggilnya Kak May,'' kata siswi bertubuh mungil itu di sela-sela polisi melakukan olah TKP di rumah kos May Jl Panglima Sudirman Blok E 16 Kelurahan Kesatrian, Blimbing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aksinya, wanita berambut sepinggang itu mengasak 11 HP milik para korban. Di antaranya merek Nokia 3210, 3230, 3660, Motorola 2300 dan Motorola C168. Siswa yang menjadi korban tipu daya rata-rata dari sekolah favorit. Di antaranya SMAN 1, SMAN 4, dan SMAN 5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modus penipuan yang dilakukan pelaku tergolong rapi dan terencana. May berkedok membuka bisnis sampingan berupa persewaan buku bacaan novel atau komik, penjualan aneka ragam aksesori, serta penjualan pulsa. May membidik pelaku bisnisnya adalah para pelajar SMA yang ingin memanfaatkan waktu luang mereka dengan cara lebih menghasilkan. Untuk persewaan buku, May bakal mengirimkan puluhan, bahkan ratusan judul novel kepada para siswa untuk disewakan. Siswa yang membantu bisnisnya akan memperoleh keutungan 50 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk penjualan aksesori, keuntungan yang diperoleh 20 persen. Terkait bisnis pulsa, keuntungan disesuaikan dengan modal yang ditanamkan. Untuk persewaan buku dan penjualan aksesori, tidak perlu ada investasi yang harus ditanamkan terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melancarkan aksinya, May melakukan promo dengan menyebar brosur ke sekolah-sekolah favorit. "Kami memperoleh brosur di depan sekolah Selasa (6/1). Begitu baca, langsung tertarik dan lekas mengontak nomor telepon yang tercantum," kata Ulul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lokasi sekolahnya dengan rumah kos May tidak seberapa jauh, Ulul pun bermain ke sana Kamis (8/1). Dia lebih yakin bisnis yang digeluti May karena di rumahnya dipasang beragam poster dan tulisan tentang bisnis yang digelutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan pertama dengan May bisa membuat Ulul terpikat untuk ikut bisnis yang sedang digeluti May. Puncaknya, siang kemarin sekitar pukul 11.00 usai pulang sekolah, dia kembali menemui May dan mengutarakan kesanggupannya untuk ikut serta berbisnis. Di tempat itu, dia bertemu dengan banyak pelajar yang mengaku ingin ikut serta bisnis sampingan itu. "Jumlahnya sekitar 20 orang,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan itu, May minta para siswa memilih bisnis apa yang akan digeluti. Siswa yang ingin bisnis pulsa -berjumlah 11 orang- diminta untuk menyerahkan HP. "Katanya, HP itu bakal di-setting di sebuah counter dekat Stasiun Kota Baru untuk memudahkan teknis transfer pulsa,'' beber Alul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa pun tidak keberatan dan menyerahkan HP kepada May. Setelah HP berpindah tangan, May minta mereka menunggu sebentar. Namun, setelah ditunggu tiga jam, para siswa curiga karena May tak kunjung kembali. Apalagi, saat bertanya kepada penghuni rumah Jupriadi, 52, May diketahui baru kos dua hari. Saat dicek di kamarnya, ternyata semua barangnya sudah tidak ada. Sadar tertipu, para siswa melaporkan kejadian itu ke polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua RT 08 RW 09 Kelurahan Kesatrian Suyati Soedarsono mengatakan bahwa May bukanlah warganya. "Orang yang menempati rumah itu adalah Pak Jupri (Jupriadi, Red). May tidak ada,'' ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasat Reskrim Polresta Malang AKP Kusworo Wibowo mengatakan semua korban sudah diperiksa. Polisi juga telah mengantongi ciri-ciri pelaku. May langsung diburu di terminal atau stasiun guna mengantisipasi kabur ke luar kota. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-7798414977656117706?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7798414977656117706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7798414977656117706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/puluhan-siswa-sma-tertipu.html' title='Puluhan Siswa SMA Tertipu'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8694231201914291273</id><published>2009-01-08T08:34:00.001+07:00</published><updated>2009-01-08T08:35:54.721+07:00</updated><title type='text'>Ternyata, Ada Peserta Ujian Sertifikasi Guru yang Bermodal Nekat</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;CERMAT dan antusias, itu sikap dari peserta ujian praktik susulan sertifikasi guru di kampus Ngoresan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) kemarin (7/1). Di balik wajah serius itu, mereka ternyata tidak tahu kenapa mereka harus tidak lulus dan harus ikut dalam ujian susulan sertifikasi guru Rayon 13 Eks Karesidenan Surakarta.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudarmadi, 43, salah satu peserta yang ikut ujian mengeluh sulitnya memenuhi syarat kelulusan sertifikasi dari panitia. Dia merasa lemah dalam menulis karya ilmiah. Sebab, selama 14 tahun menjadi guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Solo, dia tidak bisa menyesuaikan antara teori yang didapat tema karya ilmiah yang akan dibuat. "Untuk mensinkronkan teori dengan tema karya ilmiah saya benar-benar tidak bisa," ujarnya kepada koran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria warga Gondangrejo Karangayar itu juga merasa sudah tua untuk membuat karya ilmiah. Maka, dia ikut ujian susulan dengan harapan bisa lulus dalam sertifikasi kali ini. Sebagai guru bimbingan konseling, Sudarmadi merasa pekerjaannya itu sudah sesuai dengan ijazah S1 Bimbingan dan Konseling-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga kesulitan memenuhi prasyarat portofolio penghargaan yang relevan dengan bidang keahlian. Dari sembilan sertifikat yang dikumpulkan ke pantia, hanya dua yang sesuai dengan bidangnya. "Yang lainnya bersifat umum," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudiyono, 50, warga Jogonalan, Klaten, senasib dengan Sudarmadi. Pria yang sudah 18 tahun jadi guru BK ini merasa kesulitan kalau harus membuat karya ilmiah. Tapi, dia tetap menuntut adanya transparansi kelulusan dalam sertifikasi kepada peserta. Agar peserta mengetahui kekurangannya masing-masing. "Memang saya lemah dalam membuat karya ilmiah. Tapi, saya ingin tahu kenapa sudah kali ketiga ujian susulan ini juga tidak lulus," ujar Sudiyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini dia sudah merasa berjuang mati-matian, dengan mengikuti diklat 180 jam untuk membekali guru BK. Dia juga harus meluangkan waktu berminggu-minggu demi mendapatkan sertifikat. "Saya juga pernah mengikuti diklat selama tiga minggu di Klaten," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emie Rahmawati, 24, warga Mangkuyudan, Laweyan, Solo, kendati usianya lebih muda juga memiliki kendala yang sama. Dia malah kesulitan memenuhi standar nilai portofolio karena tidak aktif dalam kegiatan. Sehingga, koleksi sertifikatnya kurang banyak untuk kelulusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang belum lama mengajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Takmirul Islam ini menjalani ujian untuk kali ketiganya, kemarin. Di ujian yang terakhir ini dia juga masih sangsi bisa lulus atau tidak. Kendati, dia tidak kesulitan untuk membuat karya ilmiah. Sebab, dia baru saja lulus dari salah satu lembaga pendidikan kerja (LPK) swasta di Solo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih parah, Agus Joko Sunaryanto, 43, merasa bahwa ada yang salah di alat uji penilaian sertifikasi. Pasalnya, dia masih harus menjalani ujian susulan usai dinyatakan lulus beberapa hari yang lalu. Pengajar di SMP 2 Sidoharjo, Sragen, pun kecewa kepada panitia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya benar-benar tidak tahu mengapa saya dinyatakan gagal, setelah ada pengumuman kelulusan di internet dan selebaran," terang Joko, yang kemarin ujian dengan banyak teman senasib, dinyatakan lulus namun harus mengulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber koran ini, peserta yang telah dinyatakan lulus tapi dipanggil lagi karena mereka kurang emmenuhipersyaratan yang telah ditentukan. "Salah satunya, ada yang sewaktu mengikuti diklat tidak masuk satu hari. Dia malah ikut ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS)," ujar salah satu panitia sertifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Panitia Sertifikasi Rayon 13, Prof Furqon Hidayatullah, juga menyesalkan masih ditemukannya sertifikat yang dibuat asal-asalan. Jadi, dibuat hanya untuk memenuhi syarat menapat sertifikat, tanpa ada keahlian yang didapat dari pelatihan atau seminar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, ujar Furqon, panitia sertifikasi sulit untuk membuktikan. Sebab, mereka tidak tahu proses awal cara memperoleh sertifikat yang dilampirkan dalam berkas portofolio. "Kami harap guru jangan sekadar mementingkan kuantitas administrasi saja. Tapi, juga mental dan kualitas mereka sebagai abdi negara," tegasnya. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8694231201914291273?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8694231201914291273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8694231201914291273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/ernyata-ada-peserta-ujian-sertifikasi.html' title='Ternyata, Ada Peserta Ujian Sertifikasi Guru yang Bermodal Nekat'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1942569394119789302</id><published>2009-01-08T08:33:00.000+07:00</published><updated>2009-01-08T08:34:04.468+07:00</updated><title type='text'>Insentif GTT-PTT Tak Jadi Dipotong</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kota Semarang bisa sedikit lega. Pasalnya, dana insentif yang akan mereka terima setiap bulan tak jadi dipotong.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini setelah dewan menolak rencana Pemkot Semarang tersebut dalam rapat pembahasan Kerangka Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2009 yang digelar di ruang paripurna DPRD Kota Semarang Rabu (7/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, pada KUA dan PPAS, insentif GTT dan PTT dipotong hingga separohnya. Menurut Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Ahmadi, pada KUA dan PPAS yang diajukan pemkot, besaran insentif bagi GTT ditentukan Rp 50 ribu per bulan, dan untuk PTT besarnya Rp 30 ribu per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tahun lalu insentif rata-rata diberikan Rp 100 ribu per bulan kok tahun ini malah dikurangi. Padahal kerja serta pengabdian GTT dan PTT sangat besar," tutur Ahmadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggaran insentif bagi GTT dan PTT ini masuk dalam pos belanja bantuan sosial di Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD). Insentif akan diberikan bagi GTT yang ada di sekolah negeri maupun swasta. Begitu pula dengan PTT baik yang bertugas di dinas pendidikan maupun swasta dan depag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadi mengutarakan, peran GTT dan PTT bagi Kota Semarang sangat besar. Sehingga sangat pantas untuk diberikan penghargaan yang lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, seringkali GTT dan PTT bekerja lebih keras dibandingkan yang sudah berstatus PNS. Sedangkan gaji yang mereka terima sangat kecil. Oleh karena itulah, ia meminta agar pemkot bisa lebih perhatian dalam memberikan insentif. Setidaknya, sama dengan tahun lalu, seandainya tidak bisa ditambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka itu pengabdiannya terhadap Kota Semarang cukup besar, sehingga minimal dapat Rp 100 ribu per bulan. Jangan malah dipotong," pintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Sekda Kota Semarang Soemarmo mengatakan, peranan GTT maupun PTT dalam membantu pemkot memang cukup besar. Sehingga pemkot akan berupaya untuk ikut membantu kesejahteraannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau untuk GTT dan PTT kita bisa mengakomodasi, kami sangat memperhatikan kesejahteraan mereka," katanya. Untuk itu, permintaan DPRD terkait dengan insentif GTT dan PTT tidak akan diturunkan dari besaran yang diterima tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penambahannya dari yang sudah tertera di KUA dan PPAS akan disesuaikan dengan tahun lalu. Jadi, para GTT dan PTT tidak perlu cemas karena insentif akan disamakan dengan tahun lalu," jelas Soemarmo. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1942569394119789302?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1942569394119789302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1942569394119789302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/insentif-gtt-ptt-tak-jadi-dipotong.html' title='Insentif GTT-PTT Tak Jadi Dipotong'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1940670402602462012</id><published>2009-01-08T08:17:00.000+07:00</published><updated>2009-01-08T08:31:24.657+07:00</updated><title type='text'>95 Persen Lulusan PT Pencari Kerja</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Idealisme bahwa lulusan perguruan tinggi adalah kaum intelektual pencipta lapangan kerja tidak lagi relevan. Fakta menunjukkan bahwa sekitar 95 persen lulusan PT adalah jobseeker alias pencari kerja. Sementara kurang dari lima persen adalah pencipta lapangan kerja. &lt;span id="fullpost"&gt;Perguruan tinggi pun harus melengkapi diri dengan media penyedia pekerjaan untuk menghantarkan 95 persen lulusannya mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Paradigma berpikirnya harus diubah. Meski sedikit terlambat, kita harus mulai dari sekarang. Lima persen yang menciptakan pekerjaan itu bisa jadi kurang," ujar Rektor Universitas Brawijaya Yogi Sugito dalam pembukaan kantor JPC (job placement center), kemarin. JPC adalah pusat informasi dan penyaluran lulusan UB ke dunia kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan para pimpinan fakultas, Yogi mengatakan dosen-dosen tidak lagi berlega hati apabila mahasiswanya sudah diwisuda. Mereka harus kembali berupaya dan memikirkan bagaimana agar mahasiswanya bisa cepat bekerja. Baik mendapatkan pekerjaan atau membuat lapangan kerja baru. "Oleh karena itu, JPC ini pekerjaan berat. Sebab, akan ngurusi 95 persen lulusan," jelas guru besar fakultas pertanian UB ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena paradigma tersebut, kata Yogi, masyarakat bakal meninggalkan PT yang tidak bisa menyediakan atau menyalurkan kerja para lulusannya. Meski kualitas akademik dan keilmuan yang ditawarkan sangat bermutu. Yang berlaku di masyarakat sekarang, bekerja usai sekolah di pendidikan tinggi adalah hal mutlak. "Saat ini banyak PT yang tutup karena salah satunya tidak bisa menyalurkan lulusannya bekerja," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu kampung, kata Yogi, ada seorang lulusan PT yang tak kunjung bekerja. Maka persepsi seluruh warga kampung akan enggan untuk menguliahkan anaknya ke PT yang sama. Sebab, ketika lulus toh menganggur juga. "Itulah yang salah satu penyebab perguruan tinggi jadi sepi peminat. Pengangguran intelektual sudah banyak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arief Prajitno, direktur JPC mengatakan, ada empat layanan yang diberikan JPC kepada lulusan UB. Pertama adalah informasi peluang kerja bagi mahasiswa dan alumni. Kedua database pencari kerja dan penyedia pekerjaan. Ketiga pelatihan memasuki dunia kerja. Dan, keempat konsultasi dan bimbingan menentukan karir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini, sudah ada 446 perusahaan yang menjalin hubungan dengan kami dalam JPC ini. Selain dalam negeri, kami nanti juga menyediakan lowongan pekerjaan luar negeri dan magang untuk mahasiswa," kata Arief. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1940670402602462012?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1940670402602462012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1940670402602462012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/95-persen-lulusan-pt-pencari-kerja.html' title='95 Persen Lulusan PT Pencari Kerja'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-9137337618230459777</id><published>2009-01-07T08:30:00.001+07:00</published><updated>2009-01-07T08:30:49.434+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Binaan PBB pun Dibom Israel</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Setidaknya lima warga Palestina yang sedang berlindung di dua sekolah binaan perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tewas akibat serangan Israel. Israel mengebom dua sekolah di lokasi berbeda di Jalur Gaza.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut petugas medis dan pejabat PBB seperti dikutip Press TV, Selasa (6/1/2009), dua oang tewas dalam serangan di sebuah sekolah di selatan Khan Yunis dan tiga lainnya tewas akibat sekolah dibom dari udara di kota Gaza Selasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sekolah-sekolah itu dijadikan tempat berlindung bagi ratusan warga Gaza. Operasional kedua sekolah itu berada di bawah binaan UN Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam serangan selama hari ini saja, pasukan Israel sudah menewaskan 25 orang. Mereka juga mengklaim telah membunuh 130 pasukan Hamas sejak perang darat dimulai Sabtu malam lalu. Sementara Hamas menyatakan, hari ini saja, pihaknya telah telah membunuh tujuh tentara Israel dan melukai lebih dari 30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara versi pejabat militer Israel menyatakan, sebanyak lima tentara Israel tewas dan 79 lainnya luka. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-9137337618230459777?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/9137337618230459777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/9137337618230459777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/sekolah-binaan-pbb-pun-dibom-israel.html' title='Sekolah Binaan PBB pun Dibom Israel'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-7161664109553469336</id><published>2009-01-07T08:16:00.000+07:00</published><updated>2009-01-07T08:17:10.862+07:00</updated><title type='text'>Pekerja Kantoran Tolak Pengaturan Jam Kerja</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah anak sekolah, kini giliran pekerja swasta yang diatur jam kerjanya. Walau sebatas imbauan, namun Pemprov DKI sudah menetapkan jam-jam kerja untuk wilayah-wilayah di Jakarta. Tapi hal ini ditolak para pekerja kantoran.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mestinya yang diperbaiki sarana transportasinya. Misalnya Subway, kemana itu," kata Sadat Eljafari, seorang karyawan swasta di kawasan Jakarta Selatan, saat berbincang, Rabu (7/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya Pemprov DKI akan mengadakan pertemuan dengan pengelola gedung dan asosiasi pengusaha untuk melakukan sosialisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pengaturan jam kerja pun sudah diltetapkan yakni, karyawan swasta di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara dianjurkan masuk pukul 07.00 WIB, Jakarta Timur dan Jakarta Barat pukul 08.00 WIB. Sedangkan Jakarta Selatan pukul 09.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perbaiki saja sarana dan prasarana trasnportasi di Jakarta," timpal Robi, pegawai di sebuah bank di kawasan Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robi memberi contoh, apabila moda transportasi publik lebih dimaksimalkan kenyamanannya, maka tidak mungkin warga ibukota akan memilih memakai menggunakan transportasi umum untuk ke kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pasti akan banyak beralih," ujar pria yang biasa menggunakan kendaraan pribadi ke kantornya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wagub Prijanto saat menyampaikan imbauan ini menyatakan keoptimisannya bila pengaturan jam kerja pegawai swasta bisa mengurangi kemacetan sebesar 26 persen. Bagaimana menurut Anda? detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-7161664109553469336?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7161664109553469336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7161664109553469336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/pekerja-kantoran-tolak-pengaturan-jam.html' title='Pekerja Kantoran Tolak Pengaturan Jam Kerja'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4281849103838356239</id><published>2009-01-07T08:06:00.000+07:00</published><updated>2009-01-07T08:13:26.166+07:00</updated><title type='text'>Majukan University Press, ITB Gelar Pameran Buku</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk memajukan usaha penerbitan kampus atau University Press, ITB bekerjasama dengan Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) dan Pemkot Bandung membuka pameran buku yang bertajuk “Academic Book Fair 2009”. Namun peserta dari University Press jauh dari yang diharapkan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rema K. Soenandar yang menjabat sebagai seksi acara mengatakan rencananya jumlah penerbit kampus ditargetkan mencapai 30. Namun, yang mengisi acara hanya delapan usaha penerbitan kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pameran ini bertujuan untuk memajukan University Press, universitas yang punya usaha penerbitan akan kami angkat di pameran ini. Namun sayang animo para penerbit nampaknya kurang," ujarnya ditemui di lokasi pameran di Aula Barat ITB, Jalan Ganesha, Selasa (6/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rema menjelaskan untuk saat ini, kampus ITB merupakan kampus yang mempunyai usaha penerbitan cukup maju. "Di Pameran Ini pun, ITB mengeluarkan koleksi-koleksi bukunya dari yang terbaru sampai yang sudah langka,” ujarnya berpromosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pameran yang akan berlangsung dari tanggal 6-11 Januari 2009 ini dibuka Wali Kota Bandung Dada Rosada. Menurut Rema karena usaha penerbitan kampus tidak banyak, maka buku-buku yang dipamerkan tak hanya produksi University Pers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena animonya kurang, kami pun harus memanggil para penerbit swasta yang menerbitkan buku-buku perguruan tinggi. Namun tidak hanya buku-buku perguruan tinggi saja, ada berbagai macam buku di sini salah satunya novel,” tambah Rema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menarik para pengunjung, menurut Rema dalam pameran ini juga digelar berbagai acara yang menarik di antaranya, lokakarya tentang Penulisan ilmiah populer dan editing, seminar tentang Kiat membaca buku teks, yang akan berlangsung pada tanggal 9 Januari. Bahkan akan digelar lomba memberi judul cerpen yang akan diadakan pada 10 Januari mendatang. "Semua acara itu gratis untuk umum,” ujar Rema. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4281849103838356239?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4281849103838356239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4281849103838356239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/majukan-university-press-itb-gelar.html' title='Majukan University Press, ITB Gelar Pameran Buku'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1834659568644909507</id><published>2009-01-06T13:41:00.000+07:00</published><updated>2009-01-06T13:42:39.820+07:00</updated><title type='text'>2.569 Guru SD Dilatih Khusus</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Temuan uji kompetensi bahwa kualitas guru kelas dibawah standar, kembali mendapat respons. Tahun ini, Dinas Pendidikan Kabupaten (Disdikkab) Jombang memprioritaskan program peningkatan mutu tenaga pendidik. Sebanyak 2.569 guru yang tidak lulus uji kompetensi dengan mendapat nilai 2 dan 5, akan diikutkan pendidikan khusus.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hasil uji kompetensi itu yang dijadikan dasar peningkatan mutu SDM guru, terutama menghadapi UASBN,'' cetus Priadi, Kasubag Umum Dinas Pendidikan Jombang. Disampaikannya, sebanyak 2.569 guru yang mengikuti pendidikan khusus tersebut seluruhnya berasal dari jenjang pendidikan dasar. Ini setelah diketahui hanya mendapat nilai 2 dan 5 pada uji kompetensi bidang studi Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS dan Dedaktik Metodik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam uji kompetensi guru yang diikuti 3.069 guru SD/MI se-Jombang lalu, banyak yang tidak lulus nilai pada nilai perbidang studi. Dari 825 guru yang mengikuti uji kompetensi Bahasa Indonesia misalnya, hanya satu guru yang memenuhi standar karena mendapat nilai 8. Selebihnya berada dibawah standar dan mendapat nilai 2 dan nilai 6. Dengan hasil ini nilai rata-rata bidang studi yang didapatkan hanya 53,75.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan pada bidang studi IPA yang diberikan selama uji kompetensi itu ternyata tidak ada satu pun yang lolos. Hanya diketahui 5 guru mendapat nilai 7. Selebihnya mendapat nilai 2 dan nilai 5. Padahal ukuran standar kelayakan guru dalam mengajar ini minimal mendapat nilai 8. Sehingga nilai dibawah itu menjadi ukuran standar kemampuan siswa. ''Sebenarnya yang 500 guru sudah kita garap,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan pihaknya berencana melakukan uji kompetensi yang sama pada guru SMP kelas 9 terutama pada bidang studi Unas. Termasuk uji kompetensi bagi kepala sekolah dan pengawas TK/SD sehingga seluruhnya bisa dipertanggungjawabkan mutu dan kesiapan SDM-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, kualitas guru kelas dalam memberikan bahan ajar, masih dibawah standar. Dalam uji kompetensi guru kelas dan guru bidang studi SD/MI pada awal bulan November 2008 lalu, banyak guru yang hanya mendapat nilai 2 dan nilai 5. Bahkan pada bidang studi IPA dan Dedaktik Metodik tidak ada satu pun guru yang dinyatakan lolos ujian. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1834659568644909507?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1834659568644909507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1834659568644909507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/2569-guru-sd-dilatih-khusus.html' title='2.569 Guru SD Dilatih Khusus'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4330269880294483372</id><published>2009-01-06T08:32:00.000+07:00</published><updated>2009-01-06T08:33:52.743+07:00</updated><title type='text'>Akademisi Harus Berperan Atasi Krisis Lingkungan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-NAD, Prof Zainuddin meminta agar kalangan akademisi untuk turut lebih berperan aktif mengurangi krisis dampak lingkungan hidup akibat pemanasan global.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebab krisis lingkungan hidup ini semakin hari semakin berat, yang ditandai dengan meningkatnya suhu udara. Karena, makin tingginya karbon diaoksida maka akan semakin berkurang pula oksigen yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang sangat dibutuhkan oleh manusia," katanya di Medan, Sabtu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, hal tersebut terjadi karena akibat meningkatnya aktivitas rumah kaca, kenderaan bermotor, alat-alat kebutuhan rumah tangga, yang dapat merusak lapisan ozon di udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan ozon ini sangat berguna untuk menyaring sinar ultraviolet dari mataharidan ini terbukti dibelahan bumi seperti kutub utara dan selatan telah terjadi pencairan gunung es, akibat pemanasan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kata dia, pihaknya telah melakukan penanaman 2000 pohon diberbagai tempat seperti lingkungan kampus-kampus maupun disekitar area kantor Kopertis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penanaman 2000 pohon yang dilakukan ini masih berskala kecil, tetapi kita harus berbuat untuk menyelamatkan lingkungan. Apa yang sudah kami lakukan ini, kiranya dapat memotivasi kalangan perguruan tinggi dan masyarakat untuk terus menjaga lingkungan yang ada," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu ia juga mengucapkan terima kasih kepada terimakasih kepada pimpinan perguruan tinggi atas kerjasamanya dalam penyediaan lahan dan melakukan penanaman pohon bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kiranya, pohon yang sudah ditanam ini dapat dijaga dan dipelihara sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Kepada mahasiswa juga diharapkan agar lebih menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan," katanya. mahasiswa.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4330269880294483372?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4330269880294483372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4330269880294483372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/akademisi-harus-berperan-atasi-krisis.html' title='Akademisi Harus Berperan Atasi Krisis Lingkungan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6922425698022584579</id><published>2009-01-06T08:26:00.000+07:00</published><updated>2009-01-06T08:28:04.133+07:00</updated><title type='text'>Jam Sekolah Dimajukan, Jakarta Tetap Macet</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kebijakan jam sekolah mulai pukul 06.30 WIB mulai diberlakukan hari ini di wilayah DKI Jakarta. Salah satu tujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas Jakarta. Namun, kemacetan di Ibu Kota tetap terjadi di mana-mana.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya biasanya menghabiskan waktu sepuluh menit perjalanan dari rumah ke sekolah, tapi hari ini lebih dari 20 menit," kata Nilawati, Kepala Sekolah SDN Cipulir 05 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilawati tinggal di daerah Rawa Belong, Jakarta Barat. Menurut dia, sepanjang jalan yang dilalui hari ini lebih macet dari biasanya. "Saya keluar sudah padat kendaraan, padahal biasanya jam enam pagi jalan masih lenggang" ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Raya Ciledug, menurut Yeyet, ibu rumah tangga yang setiap hari mengantarkan anaknya sekolah di SDN Cipulir 05, juga masih menjadi langganan macet. "Saya berangkat pukul 05.45, sampai sekolah 06.15," ujarnya. Upaya pemerintah mengurangi kemacetan  dengan memajukan jam masuk sekolah, sepertinya sulit. "Buktinya jalan tetap macet," dia menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayu Setyadi, warga Ciledug, mengatakan pada  pukul 06.00 WIB lalu lintas di Jalan Ciledug Raya  biasanya masih lenggang, hari ini sudah macet. "Mungkin jam masuk  sekolah dimajukan, untuk pekerja dimundurkan. Kemungkinan kemacetan bisa terurai," katanya kepada Tempo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga lainnya juga pesimistis dengan kebijakan ini. "Pemerintah itu salah kalau berpikir dengan memajukan jam sekolah kemacetan dapat dikurangi," kata Taufan Himawan, warga Kebon Nanas, Kebayoran Lama. Menurut dia, untuk mengatasi kemacetan lalu lintas pemerintah seharusnya bisa lebih mengefektifkan pelaksanaan 3 in 1 di jalan protokol. "Ditunggu saja, kebijakan ini bisa mengurangi kemacetan atau tidak," ujarnya. tempointeraktif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6922425698022584579?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6922425698022584579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6922425698022584579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/jam-sekolah-dimajukan-jakarta-tetap.html' title='Jam Sekolah Dimajukan, Jakarta Tetap Macet'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6769896789438276416</id><published>2009-01-06T08:02:00.000+07:00</published><updated>2009-01-06T08:21:43.371+07:00</updated><title type='text'>Hari Kedua Jam Sekolah 06.30, Murid Mulai Disiplin</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;JAKARTA- Hari kedua pemberlakukan jam masuk sekolah 06.30 wib, tidak ada pelajar di SMAN 35 Jakarta yang terlambat. Mereka datang ke sekolah tepat waktu, karena takut dengan sanksi yang diberikan pihak sekolah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi yang telat sanksinya diberi jaket khusus dan jadi office boy," kata guru fisika SMAN 35 Jakarta Norita, Selasa (6/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, sejumlah pelajar masih mengeluhkan penerapan jam masuk sekolah yang lebih pagi setengah jam dari sebelumnya. "Ya, saya keberatan soalnnya harus bangun pagi terlebih bus sekolah jarang," ujar Ade, murid SMAN 35 Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pantauan, pelajar mulai disilpin datang ke sekolah dengan tepat waktu, walau harus berangkat dari rumah lebih pagi. Mereka juga berharap pemberlakuan jam masuk sekolah ini dibarengi dengan layanan bus sekolah yang memadai. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6769896789438276416?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6769896789438276416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6769896789438276416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/hari-kedua-jam-sekolah-0630-murid-mulai.html' title='Hari Kedua Jam Sekolah 06.30, Murid Mulai Disiplin'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8291955699756924449</id><published>2009-01-05T10:01:00.000+07:00</published><updated>2009-01-05T10:04:57.096+07:00</updated><title type='text'>Harus Bisa Lewati Kaleng</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;berulang kali mendesah. Keringatnya bercucuran meski ruangan itu ber-AC. Sementara ia berpeluh membongkar pasang rangkaian elektronik rakitannya, rekan satu timnya, Stevanus Yosianto, 10, sibuk mempersiapkan programming di komputer.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang main apa sih? Ah, ternyata dua pelajar cilik ini bukan sedang merakit Tamiya atau mobil remote control. Ezra Christian dan Stevanus Yosianto adalah bagian dari 9 tim yang sedang berlaga di Kontes Robokidz kategori Beginner. Kontes ini digelar oleh Robokidz Computer and Robotics Learning Centre di Sriratu Pemuda Lantai 4 Semarang, Minggu-Selasa (4-6 Januari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup menarik kontes ini berlangsung. Sembilan tim terdiri atas 18 anak yang sebelumnya sama sekali belum pernah tahu tentang robot. Maka, sehari sebelum lomba, mereka diberi pelatihan selama 4 jam. Materinya semua hal yang nantinya akan mereka praktikkan saat kontes. Yakni Building Robot, Programming, Trial, dan Ambil Nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata anak-anak Semarang ini cukup cerdas juga. Buktinya dalam kontes Minggu (4/1) kemarin, mereka sudah cukup mampu membuat sendiri robot sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya bisa jalan. Robot ini juga harus bisa melewati rintangan. Yaitu mengelilingi sebuah kaleng minuman dengan mulus alias tanpa menyenggol. Selain itu faktor kecepatan juga diperhitungkan. Siapa memiliki nilai tertinggi, dialah pemenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Centre Manager Robokidz Semarang Anita Wijaya mengatakan, kontes yang ia selenggarakan untuk merangsang perkembangan robot di kalangan pelajar Kota semarang. Sasarannya pelajar kelas 4 SD hingga kelas IX SMP. Kontes terbagi dalam tiga kategori. Yakni beginner, junior dan senior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beginner untuk yang belum kenal robot, junior untuk siswa kursus Robokidz level 1 dan senior untuk yang sudah pernah ikut kontes tingkat nasional."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi peserta junior dan senior, kontes robot seperti ini sangat berguna untuk melatih mental dalam kontes robot tingkat nasional. Semisal di even Indonesian Robokidz Olympiad (IRO). Selain kemampuan building dan programming, mental yang kuat diperlukan untuk berpikir dan berani menentukan keputusan di saat-saat genting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tingkat nasional, Kota Atlas ternyata punya bibit jenius. Namanya Fabian Wijaya dan Christian taruna Jaya. Kedua siswa kelas II SMP Domenico Savio itu berhasil merebut juara II pada kontes Robot IRO pada 2008 silam di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, perkembangan penggemar robot di Kota Lunpia, menurut Anita, tak sepesat di kota-kota besar lain seperti Jakarta, Bandung, atau Medan. Di beberapa kota itu, setiap kali kontes, peserta yang mengikuti bisa mencapai puluhan. "Kalau di Jakarta malah satu kategori bisa mencapai 80 peserta, Semarang bisa dikatakan masih ketinggalan." jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8291955699756924449?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8291955699756924449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8291955699756924449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/harus-bisa-lewati-kaleng.html' title='Harus Bisa Lewati Kaleng'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8131266709782699670</id><published>2009-01-05T09:48:00.000+07:00</published><updated>2009-01-05T09:49:22.494+07:00</updated><title type='text'>Siswa Terlambat Datang, Memilih Bolos Sekolah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Beberapa siswa SMU di bilangan Blok M, Jakarta Selatan, lebih memilih membolos sekolah di hari pertama pemberlakuan jam sekolah baru dibanding harus menunggu di pintu gerbang sekolah mereka karena telat.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, pemberlakuan jam sekolah menjadi pukul 06.30 WIB yang dimulai Senin (5/1/2008) ini, membuat mereka tidak bisa mengikuti pelajaran di jam pertama. Mereka baru diperbolehkan mengikuti jam pelajaran kedua karena mereka datang sekira pukul 07.00 WIB. Jam kedua baru akan dimulai pada pukul 08.30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa yang lebih memilih membolos ini, selain karena terlambat, mereka juga beralasan hari pertama sekolah biasanya belum aktif. "Hari ini paling belum aktif, tadi berangkatnya kesiangan soalnya biasa bangun siang," ujar Roni, salah satu siswa SMAN 70 Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua teman Roni, Hendra dan Indra pun memutuskan membolos karena saat datang pintu gerbang sekolahnya sudah tertutup rapat. Ketiganya memilih untuk nongkrong di Taman Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tetap mengenakan seragam, mereka nongkrong menunggu mal di tempat itu buka. Ketiganya mengaku, tidak dapat beradaptasi dengan kebijakan jam masuk sekolah lebih awal ini. Pasahal, tempat tinggal mereka tak begitu jauh dari sekolah mereka, yakni di kawasan Pesanggrahan, Podok Labu, dan Cilandak. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8131266709782699670?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8131266709782699670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8131266709782699670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/siswa-terlambat-datang-memilih-bolos.html' title='Siswa Terlambat Datang, Memilih Bolos Sekolah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6968851597111145618</id><published>2009-01-05T09:36:00.000+07:00</published><updated>2009-01-05T09:45:00.775+07:00</updated><title type='text'>Presiden, Krisis Global dan Tempat Hiburan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Ibarat warga biasa yang menikmati liburan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Minggu 4 Januari 2009 menghabiskan waktu sekitar dua jam di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, Presiden pertama kali mengunjungi Pusat Primata Schmutzer untuk mendengarkan penjelasan tentang kehidupan orang utan, lalu dilanjutkan berkeliling kawasan kebun binatang dengan menggunakan mobil berbentuk kereta mini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tiba di Ragunan pada pukul 09.00 WIB, Presiden selalu menjadi pusat perhatian pengunjung yang mulai memadati kebun binatang untuk menikmati liburan awal tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Negara yang mengenakan pakaian batik bernuansa merah marun tampak selalu sumringah dan ceria meladeni pengunjung kebun binatang Ragunan untuk berjabat tangan atau sekedar melambaikan tangan dari jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya tiga kali Presiden Yudhoyono berbicara langsung dengan pengunjung Ragunan melalui pengeras suara dan mengucapkan selamat berlibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir kunjungannya, Presiden lalu menggelar konferensi pers untuk menjelaskan kunjungannya ke Ragunan bukan sekedar pelesir seperti warga biasa yang hanya ingin melihat koleksi satwa atau menggelar tikar di rerumputan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konferensi pers itu pun unik karena dilakukan bukan hanya di hadapan para wartawan, namun juga di depan para pengunjung Ragunan yang sudah diberi perintah tetap tenang selama Presiden berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Presiden berbicara, salah satu juru bicaranya, Andi Mallarangeng, menyampaikan kepada pengunjung Ragunan bahwa salah satu kegiatan Presiden Yudhoyono sebagai kepala negara yang dipilih langsung oleh rakyat adalah bertemu langsung dengan masyarakat, seperti kunjungan yang dilakukan ke Taman Margasatwa Ragunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Andi berbicara, Ibu Ani pun angkat bicara meraih mikrofon. Ia menyapa pengunjung dan bertanya kapan anak-anak kembali bersekolah setelah liburan akhir tahun. Ia berpesan agar anak-anak menyiapkan diri kembali ke sekolah setelah cukup lama berlibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat pergerakan masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba saatnya Presiden berbicara, ia lalu menjelaskan maksud kunjungannya ke Taman Margasatwa Ragunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama menjabat Presiden sejak 2004, Kepala Negara mengatakan, Kebun Binatang Ragunan adalah satu-satunya tempat hiburan yang belum pernah ia kunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Presiden, setiap tahun ia selalu mendatangi tempat hiburan di Jakarta pada hari raya atau peringatan tahun baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari semua tempat, tinggal Taman Ragunan ini yang belum. Ancol sudah, Taman Mini Indonesia Indah sudah," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kunjungan ke Taman Ragunan kali ini menjadi istimewa bagi Presiden karena dunia sedang dirundung krisis keuangan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden mengaku ingin "terjun langsung ke lapangan" untuk melihat dampak krisis keuangan global terhadap perekonomian Indonesia, yang salah satu tandanya, menurut Presiden, dapat dibaca melalui jumlah pengunjung tempat-tempat hiburan pada liburan awal tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya ingin melihat keadaan di lapangan, apa betul itu tercermin dari kehidupan masyarakat luas. Salah satu ukuran kehidupan rakyat adalah libur tahun baru ini," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa liburan akhir tahun, Presiden memantau arus pergerakan masyarakat yang merayakan liburan ke daerah wisata seperti Puncak, Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden juga mendatangi pusat perbelanjaan Pondok Indah Mall untuk mengetahui kegiatan jual beli masyarakat di saat krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya memonitor banyak yang ke Puncak, berarti ada pergerakan. Saya juga memantau kegiatan di mall-mall, berarti ada perputaran," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum cukup melihat fakta kelompok masyarakat tertentu yang tidak kehabisan uang untuk berbelanja dan menghibur diri di tengah krisis, Presiden Yudhoyono juga memaparkan data melonjaknya pengunjung tempat-tempat hiburan di tengah krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden menyampaikan ia telah mendapatkan laporan dari pemimpin tempat hiburan seperti Taman Impian Jaya Ancol bahwa pengunjung akhir 2008 melonjak cukup tinggi menjadi 295 ribu orang dari 260 ribu orang pada tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini berarti ada pergerakan. Mudah-mudahan banyak saudara kita bisa liburan, memiliki pendapatan, sehingga ini cerminan dari upaya kita meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalkan demokrasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memberikan keterangan pers, Presiden lalu menyempatkan diri berbincang sejenak dengan para pengunjung. Presiden bertanya tentang asal daerah mereka dan melontarkan canda kepada salah satu pengunjung asal Pacitan, Jawa Timur, bahwa mereka bertetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain untuk mengetahui dampak krisis keuangan global terhadap daya beli masyarakat, Presiden juga mengatakan kunjungannya ke tempat hiburan juga dimaksudkan untuk mengamalkan demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada orang mengatakan, dalam demokrasi itu pemimpin jangan hanya membaca bukunya Plato supaya menguasai demokrasi. Setelah membaca sedikit buku Plato, setelah itu harus naik bus agar bisa ketemu rakyat di dalam bus itu," tutur Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden lalu mengartikan kiasan tersebut sebagai kewajibannya untuk terus bertemu dan berdialog dengan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Khusus hari libur ini, saya menggunakannya untuk bertemu rakyat, menyapa rakyat, sampai saya mendengar apa yang menjadi pikiran mereka," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diiringi lambaian tangan pengunjung ragunan, Presiden lalu meninggalkan Taman Margasatwa Ragunan. Tidak seperti ucapannya, Presiden pulang menggunakan mobil Mercedes Benz, bukan bus kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terdengar di dalam mobil itu hanya deru halus mesin buatan Jerman. Sementara, suara mereka yang khawatir terancam pemutusan kerja dan tak sanggup lagi berlibur tentu hanya terdengar di luar. antara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6968851597111145618?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6968851597111145618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6968851597111145618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2009/01/presiden-krisis-global-dan-tempat.html' title='Presiden, Krisis Global dan Tempat Hiburan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5685258253037056611</id><published>2008-12-30T21:08:00.000+07:00</published><updated>2008-12-30T21:09:39.572+07:00</updated><title type='text'>5.075 Siswa Tak Dapat BOMM</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2009 belum mampu memberikan bantuan pendidikan secara penuh. Salah satunya kepada siswa jenjang SMA. Di Kota Malang, 5.075 siswa tercatat tidak mendapatkan jatah Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) dari APBN.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantuan senilai Rp 90 ribu per orang per tahun itu hanya diberikan kepada 10.914 siswa. Padahal, sesuai data yang diajukan sekolah dan dari pendataan, jumlah siswa SMA -baik negeri maupun swasta- di Kota Malang menembus 15.989 orang. "Kuota yang kami dapat dari pusat memang hanya untuk 10.914 siswa. Sehingga, tidak semua siswa dapat BOMM," ungkap Kunti Nursasiati, kasi sarpras dikmen Diknas Kota Malang, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kuota itu, jatah nominal BOMM untuk siswa SMA Kota Malang Rp 982 juta. Angka itu akan dibagi untuk 50 SMA se-Kota Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minusnya jatah BOMM itu bakal menambah beban sekolah dan orang tua siswa. Sebelumnya, sekolah dan orang tua siswa dihadapkan pada berkurangnya bantuan khusus siswa miskin (BKSM) dari APBN 2009. Seperti pernah diberitakan harian ini beberapa waktu lalu, jatah BKSM untuk Kota Malang dari APBN hanya untuk 1.091 siswa. Jumlah itu turun cukup drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.800-an siswa. Namun, besarannya tetap, yakni Rp 65 ribu per siswa per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Diknas mengatur pencairan bantuan itu agar merata bagi semua sekolah? Kunti mengatakan, ada proporsi dengan mengedepankan unsur keadilan. Bagi sekolah yang statusnya belum SSN (sekolah standar nasional), semua muridnya dapat BOMM. Sebaliknya, sekolah yang statusnya sudah SSN akan dibagi secara proporsional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekolah non-SSN banyak terdapat di pinggiran dan swasta. Karena itu, mereka tetap mendapatkan BOMM penuh, sesuai dengan jumlah siswanya. Yang sudah SSN ngalah. Nanti dicarikan bantuan lainnya," ujar Kunti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait pembagian dana BOMM ini, hingga berakhirnya batas penyerahan proposal 15 Desember lalu, masih ada 17 sekolah yang belum memasukkan proposal. Selasa (30/12) mendatang, Diknas akan kembali me-warning sekolah untuk menyerahkan proposal. "Kalau memang tidak mau ambil BOMM, bisa dicoret," tandas Kunti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dana BOMM diluncurkan dengan tujuan sama dengan peluncuran BOS untuk tingkat SD dan SMP. Tujuannya untuk memberikan subsidi kepada sekolah menengah atas agar beban pendidikan masyarakat berkurang. Terlebih lagi bagi orang tua siswa yang dalam kondisi tidak mampu secara finansial. Prinsipnya, menambah pemasukan dana ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat terpisah, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang Ahmad Taufiq Bambang D.H.T. mengatakan, masuk akal kalau pusat hanya memberikan dua pertiga dari jumlah yang diajukan. Sebab, sepertiga lainnya menjadi porsi pemerintah daerah. Mestinya, APBD tingkat dua menganggarkan dana untuk sisa siswa yang tidak dapat jatah. "Sekarang kan otonomi daerah. Mestinya ada anggarannya dari daerah," imbuh politikus Golkar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum RAPBD 2009 disahkan menjadi APBD, Taufiq berjanji akan melihat poin penganggarannya. Dia juga bakal mendorong agar ada penganggaran kalau memang belum dianggarkan. Sebab, bantuan untuk operasional itu cukup menolong dalam pengurangan beban masyarakat. "Besok (hari ini), akan saya lihat. Ada dana pendampingnya atau tidak," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah nilai dari otonomi daerah, seyogianya daerah sudah harus mengarah pada kemandirian. Tidak hanya mengandalkan bantuan pusat semata. Di kota-kota lain, telah mulai dikembangkan BOSda (BOS daerah). Hal itu sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat setempat. "Di sini kayaknya tidak ada BOS daerah itu. Masih mengandalkan pusat," ungkap dia. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5685258253037056611?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5685258253037056611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5685258253037056611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/5075-siswa-tak-dapat-bomm.html' title='5.075 Siswa Tak Dapat BOMM'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-2614721484430558153</id><published>2008-12-30T20:38:00.001+07:00</published><updated>2008-12-30T20:40:13.981+07:00</updated><title type='text'>Konferensi BEM se-Indonesia Tolak RUU BHP</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Konferensi BEM seluruh Indonesia yang berakhir hari ini di Bandar Lampung, menyepakati akan mengawal agenda pemilu 2009 dan mengkaji UU BHP. Dalam konferensi yang diikuti oleh 40 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, di antaranya UI-ITB-IPB-UGM, dan berlangsung sejak 26 Desember lalu ini,&lt;span id="fullpost"&gt; disepakati mahasiswa menolak dilaksanakannya UU BHP dan akan melakukan judicial review terhadap UU tersebut melalui Mahkamah Konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan UU BHP, BEM se-Indonesia sepakat untuk membentuk tim ad hoc yang akan mengkaji undang-undang tersebut. Tanggal 14 Januari nanti akan diputuskan apakah mahasiswa akan melakukan judicial review ke MK atau tidak berdasarkan rekomendasi dari tim ad hoc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nanti, seluruh peserta akan melakukan pengkajian ke kampusnya masing-masing. Dari hasil kajian di 40 kampus ini, hasilnya akan dibawa ke tim ad hoc. Selanjutnya tim ad hoc akan memilahnya hingga tanggal 14 Januari," Kata Suranto wahyu, koordinator BEM seluruh Indonesia, Selasa (30/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bidang pemilu, disepakati melakukan tiga gerakan sekaligus yaitu, advokasi, pengawalan dan pencerdasan terhadap pemilih. Salah satu bentuk pencerdasan ini adalah dengan mengadakan kampanye gerakan tolak politisi korup yang akan dilaunching secara serentak tanggal 14 Januari 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal tersebut, mahasiswa se-Jabodetabek akan mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta dukungan terhadap kampanye ini sekaligus untuk mendesak lembaga antikorupsi ini menyelesaikan kasus BLBI. "Ini bukan gerakan politik praktis, namun bentuk nyata dari tridarma perguruan tinggi," Tegas Wahyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfresnsi yang diadakan di Bandar Lampung selam tiga hari sejak 26 Desember ini merupakan kelanjutan dari konferensi BEM seluruh Indonesia di Yogyakarta pada Oktober 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus bahasan yang dalam konferensi ini selain masalah UU BHP juga masalah pemilu 2009. Menurut wahyu, konferensi ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa untuk mengawal suksesi bangsa Indonesia. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-2614721484430558153?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2614721484430558153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2614721484430558153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/konferensi-bem-se-indonesia-tolak-ruu.html' title='Konferensi BEM se-Indonesia Tolak RUU BHP'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-2148224759227502663</id><published>2008-12-30T20:25:00.000+07:00</published><updated>2008-12-30T20:32:30.762+07:00</updated><title type='text'>Amerika Minta Dosen Matematika Sulsel Ngajar di AS</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Negara super power, Amerika Serikat (AS) meminta dosen/guru Matematika asal Sulawesi Selatan untuk mengajar di negara itu menyusul sukses siswa SMP dan SMU dari daerah ini selalu tampil juara I pada lomba Matematika internasional.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Amerika menawarkan agar Sulsel bisa memenuhi permintaannya itu dengan menyiapkan tenaga pengajar Matematika untuk mengajar di negara tersebut dengan gaji RP20 juta per bulan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, H Saggaf Saleh di Makassar, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Progress Report akhir tahun instansi tersebut yang disampaikan kepada Wartawan yang berposko di Kantor Gubernur Sulsel, Saggaf menambahkan, pemondokan, biaya makan dan fasilitas lainnya akan ditanggung pemerintah Amerika sepanjang tenaganya masih dibutuhkan untuk mengajar siswa sederajat SMP dan SMU di negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gaji dosen/guru matematika bisa ditabung di bank karena rumah, makan dan fasilitas pendukung kelancatan menagajar ditanggung pemerintah setempat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Saggaf, dosen/guru matematika yang ada di Sulsel berpeluang menjadi tenaga pengajar di negara tersebut sebab `job order` sudah ada tinggal bagaimana pemerintah provinsi Sulsel menangkap kesempatan ini guna mememenuhi permintaan Amerika di bidang pengadaan tenaga pejabar untuk mata pelajaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain negara super power tersebut yang meminta tenaga pengajar Matematika, lanjutnnya, Australia juga sudah meminta guru Tataboga untuk mengajar di negeri Kanguru tersebut dengan gaji yang hamoir sama dengan gaji yang akan diterima Dosen yang mengajar di negara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sudah menawarkan kepada Dosen Matematika di sejumlah Perguruan Tinggi di daerah ini untuk bekerja di Amerika sebagai tenaga pengajar bidang Matematika termasuk sejumlah SMU yang ada di Sulsel," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang mengajar di Amerika maupun di Australia sangat terbuka bagi dosen/guru SMU untuk menularkan ilmunya di dua negara tersebut, ujarnya dan menambahkan, jika ada tenaga Dosen Matematika maupu Tataboga yang berminat akan disalurkan tahun depan ke negara tersebut yang menjanjikan upah yang cukup tinggi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kedua negara tersebut, lanjutnya, Brunai Darussalam, Timur Tengah dan sejumlah negara di kawasan Asia juga meminta tenaga kerja asal provinsi ini untuk menjadi pekerja di beberapa industri besar di negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kinerja akhir tahun instansinya, Saggaf mengungkapkan, hingga Akhir Nopember 2008 sebanyak 2.356 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sulsel dikirim ke sejumlah negara yang membutuhkan jasa TKI Sulsel untuk bekerja di sejumlah perusahaan industri, elektronik, perawat, perkebunan kelapa sawit seperti Malaysia, Arab, Hongkong, Tailand, Qatar dan Selandia Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jumlah tersebut melebihi sasaran pengiriman TKI ke negara tersebut yang tahun ini ditargetkan 2.000 orang TKI namun kenyataannya yang dikirim melebihi dari kuota tersebut," katanya seraya menambahkan, pengiriman TKI asal Sulsel dilakukan bekerjasama Depnakertrans di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai masih banyaknya TKI asal provinsi ini yang menjadi TKI ilegal ke Malaysia, Saggaf yang mantan Sekretaris Daerah kabupaten Bone, Sulsel, menilai bahwa hal itu tidak bisa dibendung sebab mereka yang berangkat dari pelabuhan Parepare, sekitar 155 kilometer utara Makassar, menuju Nunukan, Kaltim dengan alasan menemui keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, dari Nunukan mereka `ditadah` calo yang memang sudah menjanjikan akan mempekerjakan TKI tersebut di negara bagian Malaysia Timur dengan cara menyeberangkannya ke tempat tujuan bekerja namun bukan TKI legal melainkan statusnya TKI ilegal sebab bukan pemerintah Sulsel atau daerah asalnya yang mengirimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada sekitar 20.000 TKI asal Sulsel yang bekerja sebagai buruh perkebunan di Malaysia dengan status TKI selundupan karena tidak dilengkapi dokumen TKI yang resmi," katanya. antara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-2148224759227502663?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2148224759227502663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2148224759227502663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/amerika-minta-dosen-matematika-sulsel.html' title='Amerika Minta Dosen Matematika Sulsel Ngajar di AS'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1731084250814741233</id><published>2008-12-27T08:16:00.000+07:00</published><updated>2008-12-27T08:17:47.508+07:00</updated><title type='text'>Pemerintah Tidak akan Undur Penetapan UU BHP</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;LAMPUNG - Pemerintah belum merencanakan akan melakukan penundaan penetapan ataupun meninjau ulang Undang Undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) yang telah disetujui DPR beberapa waktu lalu.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pemerintah, isi dari undang-undang ini sudah ideal demi meningkatkan mutu perguruan tinggi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemerintah baru akan melakukan peninjauan ulang atau menunda penetapan undang-undang ini bila ada keputusan hukum tertinggi dari Mahkamah Konstitusi," ungkap Dirjen Dikti Fasli Jalal di kampus Universitas Lampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Fasli, pengesahan UU BHP telah ditinjau dari berbagai sudut pandang, sehingga apabila DPR menyetujui tentunya sudah melalui pertimbangan yang sangat matang."Ada masa transisi agar seluruh kampus yang menjadi sasaran undang-undang ini siap," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan masa transisi untuk mempersiapkan kampus menjadi BHP adalah enam tahun untuk perguruan tinggi swasta, empat tahun untuk perguruan tinggi negeri, serta dua tahun untuk badan hukum milik negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah, kata Fasli, menganggap aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa di berbagai daerah sebagai bentuk ekspresi dan penyampaian pendapat. Dalam hal ini, dia meminta seluruh elemen kampus mendialogkan hal ini secara instens.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mari kita berdialog lebih intens untuk membicarakan isi undang-undang ini. Pasal mana yang dianggap memberatkan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasli berbicara dalam seminar nasional BEM se Indonesia yang membahas khusus tentang UU BHP. seminar ini merupakan bagian dari pertemuan BEM se Indonesia. Dihadiri oleh wakil BEM universitas di regional Sumatera, Jawa, kalimantan dan Sulawesi, yang akan berlangsung hingga tanggal 29 Januari 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam seminar ini terungkap, mayoritas mahsiswa dari berbagai kampus tidak menyetujui ditetapkannya UU BHP di kampus mereka. Mahasiswa menganggap UU BHP hanyalah kedok pemerintah untuk melepaskan tanggung jawab dari kewajiban pembiayaan operasional perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Fasli menepis anggapan dari mahsiswa tersebut. Menurut Fasli, tahun 2009 pemerintah sudah menaikan anggaran pendidikan hingga 20 persen tanpa kecuali. Salah satu side efect dari kebijakan tersebut adalah meningkatnya beasiswa untuk mahasiswa tidak mampu di tahun 2009. "Mencapai Rp1,2 triliun," imbuhnya. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1731084250814741233?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1731084250814741233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1731084250814741233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/pemerintah-tidak-akan-undur-penetapan.html' title='Pemerintah Tidak akan Undur Penetapan UU BHP'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8305335378881032799</id><published>2008-12-27T08:14:00.000+07:00</published><updated>2008-12-27T08:15:40.648+07:00</updated><title type='text'>Anggaran Pendidikan di Sumut Rawan Diselewengkan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Besarnya anggaran pendidikan yang dikelola Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2009 mendatang dinilai rawan diselewengkan. Rekam jejak pejabat Dinas Pendidikan dalam penyelenggaraan tender yang dua tahun terakhir selalu bermasalah, &lt;span id="fullpost"&gt;hingga rendahnya kesiapan sumber daya manusia untuk mengelola lonjakan anggaran hingga 600 persen lebih bisa menjadi pemicu terjadinya penyelewengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Nuh mengatakan, anggaran sektor pendidikan tahun 2009 mendatang memang rawan diselewengkan karena kenaikannya yang cukup besar dibanding tahun lalu. Dia mengungkapkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2009 menyediakan dana sekitar Rp 700 miliar untuk sektor pendidikan. Tahun lalu, sektor pendidikan hanya mendapatkan Rp 102 miliar dari APBD. Tingginya kenaikan anggaran ini karena ketentuan Undang-Undang Dasar yang mewajibkan pemerintah mengalokasikan 20 persen anggarannya untuk sektor pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang yang dari Rp 700 miliar dana sektor pendidikan yang dialokasikan APBD 2009, yang dikelola Dinas Pendidikan Sumut hanya sekitar Rp 106 miliar. Sisanya didistribusikan ke kabupaten/kota dalam bentuk bantuan daerah bawahan, antara lain untuk perbaikan sarana dan prasarana sekolah. "Akan tetapi angka Rp 106 miliar tentu saja masih sangat besar, karena tahun lalu pun sektor pendidikan hanya mendapatkan Rp 102 miliar," kata Nuh di Medan, Jumat (26/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Nuh, sumber daya manusia di Dinas Pendidikan saat ini masih diragukan mampu mengelola anggaran sebesar itu. Secara formal memang banyak pejabat Dinas Pendidikan yang pendidikannya setingkat master, bahkan doktoral, akan tetapi kesiapan mereka mengelola dana yang cukup besar masih diragukan. "Masih ada pola lama dalam pengelolaan anggaran di Dinas Pendidikan, sehingga wajar muncul kekhawatiran dana tersebut rawan diselewengkan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DPRD Sumut, menurut Nuh melihat potensi penyelewengan justru ada anggaran untuk membiayai berbagai kegiatan-kegiatan Dinas Pendidikan. "Kami justru lebih mudah mengawasi proyek fisik, karena setiap kali reses temuannya bisa kami ungkap. Untuk dana kegiatan yang kadang tak jelas seperti pelatihan, seminar dan sebagainya, kami kesulitan mengawasi," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan Nuh, Asisten Bina Hukum dan Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Sumut Rahudman Harahap juga melihat ada peluang penyelewengan jika satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diberikan anggaran yang berkali lipat dibanding tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan yang merupakan salah satu SKPD di bawah asistensinya, kata Rahudman sudah diingatkan agar menggunakan anggarana tepat waktu dan sasaran. "Yang perlu diingat, Dinas Pendidikan harus mampu membuat perencanaan matang dengan dana sebesar itu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuh melihat pada beberapa kasus tender proyek fisik dan pengadaan barang di Dinas Pendidikan yang dalam dua tahun terakhir selalu bermasalah dan dipersoalkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), sebagai contoh bagaimana rekam jejak pejabat Dinas Pendidikan yang kurang bagus dalam pengelolaan anaggaran. "DPRD sekarang menuntut ada upaya yang sungguh-sungguh agar dana pendidikan tersebut bisa tepat guna," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia lalu mencontohkan, perbaikan mutu pendidikan di Sumut yang harus segera dilakukan Dinas Pendidikan sudah sangat mendesak. Insentif terhadap guru, terutama guru-guru swasta yang amat banyak jumlahnya harus segera terealiasasi. "Belum lagi masih banyak pula guru di Sumut yang belum sarjana, padahal UU Pendidikan mensyaratkan kualifikasi pendidikan guru harus S1 agar mereka mendapat sertifikasi," katanya. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8305335378881032799?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8305335378881032799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8305335378881032799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/anggaran-pendidikan-di-sumut-rawan.html' title='Anggaran Pendidikan di Sumut Rawan Diselewengkan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5535625355263168126</id><published>2008-12-27T08:05:00.000+07:00</published><updated>2008-12-27T08:14:33.531+07:00</updated><title type='text'>Fakta Baru, Sumpah Palapa Bukan di Zaman Hayam Wuruk</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Hasil penerjemahan naskah Kakawin Gadjah Mada atau Nyanyian Gadjah Mada mengungkap fakta baru, antara lain, Sumpah Palapa Gadjah Mada tidak diucapkan pada zaman Raja Hayam Wuruk, tetapi pada zaman raja Majapahit sebelumnya, yakni Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naskah itu juga mengungkapan, Majapahit menyerbu Bali bukan pada zaman Raja Sri Kresna Kepakisan, tetapi pada zaman Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi, ibu dari Raja Hayam Wuruk. Adapun Sri Kresna Kepakisan bukanlah Raja Majapahit, melainkan orang yang dipersiapkan untuk menjadi raja di Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Banyak fakta baru dari hasil penerjemahan naskah Kakawin Gadjah Mada,” kata Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Timur I Made Kusumajaya, Jumat (26/12). Ia adalah Ketua Tim Penerjemahan Kakawin Gadjah Mada, sedangkan penerjemahan dilakukan guru besar Fakultas Sastra Universitas Udayana Bali, Prof Dr I Ketut Riana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi lainnya yang juga terungkap dalam naskah itu adalah peran Arya Wiraraja yang tidak banyak diketahui orang. ”Peran Arya Wiraraja jarang diungkap, padahal ia adalah penasihat ulung pada Kerajaan Majapahit,” kata Made Kusumajaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski naskah asli yang tertulis pada 93 lembar daun lontar itu sudah diterjemahkan, menurut Made Kusumajaya, belum ada pihak yang berminat untuk membiayai penerbitannya dalam bentuk buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sudah diajukan ke Bupati (Mojokerto), swasta, dan (Dinas) Parsenibud Provinsi (Jatim),” urai Made. Namun, ia menyatakan, hingga saat ini belum ada pihak atau instansi yang tertarik menerbitkan naskah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Made berharap, jika pada perkembangan selanjutnya ada pihak-pihak yang berminat untuk menerbitkan naskah tersebut menjadi buku, diharapkan bisa menjalin komitmen lebih serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Bupati Mojokerto Wahyudi Iswanto yang dikonfirmasi mengenai telah diselesaikannya naskah terjemahan ulang Kakawin Gadjah Mada mengaku pihak Pemkab Mojokerto belum mengetahui soal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, guru besar Fakultas Sastra Universitas Udayana, Bali, Prof Dr I Ketut Riana tidak terlalu memusingkan soal royalti apabila naskah itu diterbitkan. Ketut adalah penerjemah naskah asli Kakawin Gadjah Mada yang ditulis dalam bahasa Bali Kuno dan ditulisnya ulang kembali dalam bahasa Indonesia lengkap dengan nyanyiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya tidak terlalu memikirkan royalti, yang penting adalah bagaimana masyarakat bisa tahu,” kata Ketut saat dihubungi pada hari yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naskah yang sama, imbuh Ketut, memang pernah diterjemahkan pertama kali pada 1984 oleh Prof Dr Partini Sarjono Prodotokusomo dengan bantuan penerjemah I Ketut Ginarsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya ilmiah yang dijadikan disertasi doktoral itu dipertahankan di depan sidang terbuka Senat Guru Besar Universitas Indonesia di bawah pimpinan Prof Dr Nugroho Notosusanto di Jakarta pada 21 Januari 1984. Namun, ada beberapa koreksi terhadap terjemahan terdahulu. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5535625355263168126?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5535625355263168126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5535625355263168126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/fakta-baru-sumpah-palapa-bukan-di-zaman.html' title='Fakta Baru, Sumpah Palapa Bukan di Zaman Hayam Wuruk'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1551098134749737727</id><published>2008-12-26T08:33:00.001+07:00</published><updated>2008-12-26T08:36:29.379+07:00</updated><title type='text'>Guru Anarkhis Bisa Dipidana</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Tindakan kurang terpuji yang dilakukan Yy, oknum guru Kesenian SMP Negeri I Mojoagung terhadap siswanya, Rangga Tirta Asmara, 15, warga Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, memantik reaksi keras sejumlah pihak. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M Sholahuddin, Koordinator Divisi Pelayanan dan Pendampingan Woman Care Center (WCC) mengecam reaksi polisi yang lamban menyikapi aksi kekerasan tersebut. Tindakan oknum guru tersebut, lanjut dia, memenuhi unsur pidana pasal 80 Undang-Undang No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Sebab, usia korban dibawah 18 tahun. ''Jika ada polisi yang bilang tindakan itu hanya masuk tindak pidana ringan, jelas itu pernyataan yang tidak punya dasar kuat,'' kata Sholahuddin yang dihubungi melalui ponselnya Kamis (25/12) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 80 regulasi tersebut, lanjut Sholahuddin, bukan termasuk delik aduan. Dengan demikian, tanpa pengaduan pun, polisi wajib memroses. Apalagi, kasus itu telah diekspos media massa. ''Pasal 80 itu ancaman hukumannya bisa tiga tahun penjara,'' tegas Sholahuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang, Genti Suwarno meminta Dinas Pendidikan dan BKD selaku pembina PNS untuk bersikap tegas. Sebab, ini kejadian kedua dalam sebulan terakhir. Sebelumnya, kasus serupa terjadi di SMPN Megaluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sudah bukan zamannya lagi guru menampar atau memukul siswa yang tidak mengerjakan tugas pekerjaan rumah (PR),'' kata Genti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota FPDIP ini menegaskan, aksi kekerasan yang dilakukan guru cenderung menjadikan langgengnya budaya kekerasan di masyarakat. ''Tanpa sanksi tegas, aksi yang dilakukan guru berpotensi terjadi lagi,'' lontar Genti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan, kasus guru menampar siswa kembali terjadi di SMPN 1 Mojoagung. Bedanya, aksi guru itu sempat direkam oleh video ponsel siswa. Korban aksi kekerasan, Rangga mengaku ditampar empat kali. Gara-garanya dia tidak mengerjakan PR. Aksi itu terjadi di depan kelas. Sejumlah siswa yang duduk di bangku terdepan langsung menunduk, begitu tangan kanan dan kiri Yy menampar pipi kiri dan kanan Rangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zainul Arifin, SMPN 1 Mojoagung mengakui jika ada stafnya yang melakukan aksi kekerasan. Namun, telah diselesaikan. Pihak sekolah telah memberikan uang damai Rp 2 juta. Demikian pula dengan pelaku. Yy, lanjut dia telah meneken surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1551098134749737727?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1551098134749737727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1551098134749737727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/guru-anarkhis-bisa-dipidana.html' title='Guru Anarkhis Bisa Dipidana'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-3484606809357341371</id><published>2008-12-26T08:27:00.002+07:00</published><updated>2008-12-26T08:27:57.482+07:00</updated><title type='text'>Berponsel di Sekolah Lebih Bahaya Ketimbang Bolos</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SVQzEFqS58I/AAAAAAAAAyQ/lV7FNVOb_xE/s1600-h/smsgoyang150.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 73px; height: 73px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SVQzEFqS58I/AAAAAAAAAyQ/lV7FNVOb_xE/s320/smsgoyang150.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283904408144504770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Telepon genggam alias ponsel dianggap lebih berbahaya daripada bolos sekolah. Pasalnya ponsel telah menggeser nilai pendidikan siswa di sekolah, di rumah ataupun lingkungannya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dikatakan Kasubdin Bina Program Dinas Pendidikan Jawa Barat Asep Hilman yang ditemui detikINET di ruang kerjanya, jalan Dr. Rajiman No. 6, baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ponsel secara perlahan tapi pasti telah menggeser nilai pendidikan anak sekolah. Alat komunikasi tersebut telah menggantikan pola komunikasi antara guru, orang tua dan yang lainnya terhadap siswa," kata Asep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola komunikasi yang dimaksud, lanjut Asep, adalah dalam konteks transformasi edukasi yang berbasis nilai. "Seperti saat orang tua ataupun guru memberikan nasehat atau wejangan kepada siswa. Jika dulu dilakukan dengan tatap muka sehingga gerak, mimik serta contoh bisa langsung dipraktekkan, maka sekarang cukup melalui telepon. Nah, disini tidak ada transformasi nilai," papar Asep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, ponsel juga dianggap lebih berbahaya dibandingkan dengan siswa yang bolos sekolah. Sebab, saat ini banyak konten negatif yang berseliweran di ponsel anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara psikologis, anak-anak cenderung lebih cepat menyerap hal negatif tersebut ketimbang pelajaran di sekolah. Nah, kalau bolos kan secara fisik si anak tidak ada di kelas jadi untuk melakukan pembinaan juga mudah. Kalau ini, secara fisik anaknya ada di kelas duduk, tapi di bawah mejanya dia buka-buka konten yang nggak bener di hpnya. Ini bahaya," tegas Asep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Asep, saat ini pihaknya telah memberikan imbauan kepada sekolah dan orang tua murid untuk tidak mengaktifkan ponsel milik siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-3484606809357341371?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3484606809357341371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3484606809357341371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/berponsel-di-sekolah-lebih-bahaya.html' title='Berponsel di Sekolah Lebih Bahaya Ketimbang Bolos'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SVQzEFqS58I/AAAAAAAAAyQ/lV7FNVOb_xE/s72-c/smsgoyang150.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-9104396394124740828</id><published>2008-12-26T08:09:00.000+07:00</published><updated>2008-12-26T08:16:12.439+07:00</updated><title type='text'>Indonesia Negeri Ijazah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Baharuddin (42) memprotes keras kerani atau mandor di perkebunan sawit Semenanjung Malaysia karena menyebutnya pendatang haram. "Saya marah kepada kerani. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya katakan, saya muslim. Mana mungkin muslim haram," seru Baharuddin di kedai nasi padang kelolaan bersama istrinya dalam kompleks perumahan kaum marjinal kota, di Baloi Kebun, Batam, Kamis (25/12-08).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa perkebunan kelapa sawit di Selancar III (Pahang), Kota Tinggi dan Segamat dan perusahaan gudang di Pasir Putih (Johor Bahru) adalah tempatnya mencari ringgit selama 1984-1994, diselingi enam bulan mengumpulkan baht selaku buruh traktor sawah di Thailand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bekerja bertahun-tahun di negeri rantau hanya berbekal kartu penduduk Tanjungpinang, dan karenanya menjadi mangsa aparat Malaysia yang menangkapi pekerja asing tanpa izin atau pekerja asing degil (bandel).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1996, Bahar, demikian ia biasa dipanggil, pulang kampung ke Tanjungpinang setelah merasakan betapa pedihnya dua cambukan rotan dan dua tahun penjara di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selepas dari penjara, saya masih ditahan satu tahun di Imigrasi Malaysia," kata Bahar yang setibanya di Batam membeli bangunan rumah di Baloi Kebun seharga Rp3 juta dan mengusahakan warung yang dimodali adik iparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ayah dua anak itu, bekerja di Malaysia sangat mudah. Di sana, orang tidak ditanya ijazah ketika melamar ke pabrik atau perkebunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di Malaysia, yang terpenting adalah skill (keterampilan), bukan ijazah," ujar Bahar yang putus sekolah sejak kelas empat SD di Tanjungpinang, kota kelahirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai operator fork lift, di negeri itu, Baharuddin pernah menjadi pengemudi truk gandeng. Keterampilan itu didapatnya dari teman-teman pekerja dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melamar pekerjaan, Bahar hanya ditanya bisa apa, lalu diuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi pengemudi truk gandeng, misalnya, ujian pertama adalah "Coba kamu start engine (hidupkan mesin)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pelamar langsung memutar kunci kontak truk gandeng, dijamin lamarannya langsung ditolak. Seharusnya, ia memeriksa terlebih dulu keadaan minyak hitam (oli) dan mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lulus dari ujian pertama, pelamar harus menjalankan truk gandeng ke arah belakang kira-kira 50an meter. Harus bisa memundurkan kendaraan dengan lurus. Kalau mampu, pekerjaan baru sudah di tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain di Malaysia, lain di negerinya. Lamarannya ke beberapa perusahaan di kota kelahirannya tak membuahkan hasil, hanya karena tak berijazah. Ia akhirnya hanya bisa menjadi pengojek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai 2005, Bahar bersama Ardiati, istrinya, hijrah, mengadu nasib di Kota Batam yang ternyata juga menuntut selembar ijazah kepada pelamar pekerjaan formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di sini pun sama.  Waktu melamar yang ditanya adalah ijazah. Indonesia, negeri ijazah," keluh Bahar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lalu berandai-andai, jika saja ijazah bukan yang utama di negerinya, pastilah orang pandai mengemudi truk gandeng seperti dirinya atau teman-temannya yang terampil mengelas, yang mendapat pekerjaan. antara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-9104396394124740828?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/9104396394124740828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/9104396394124740828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/indonesia-negeri-ijazah.html' title='Indonesia Negeri Ijazah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-2504020084643348777</id><published>2008-12-24T10:08:00.000+07:00</published><updated>2008-12-24T10:09:36.208+07:00</updated><title type='text'>Gadis 9 Tahun Lulus Ujian Microsoft Certified Professional</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang gadis usia 9 tahun dari India layak disebut sebagai jenius kecil. Pada usia belia ia lulus ujian Microsoft Certified Professional dan memecahkan rekor sebelumnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis bernama M. Lavinashree dari India dikabarkan menjadi orang paling muda yang mampu meraih Microsoft Certified Professional Exam. Dengan demikian Lavinashree mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Arfa Karim, anak gadis Pakistan usia 10 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lavinashree disebut telah terbiasa memecahkan rekor. Ia konon memegang rekor menghafal 1.300 dongeng Tamil yang telah berusia 2.000 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Lavinashree dikabarkan sedang berusaha menyelesaikan ujian Microsoft Certified Systems Engineer. Dalam wawancara dengan sebuah stasiun televisi Lavinashree mengaku ingin menjadi ilmuwan. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-2504020084643348777?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2504020084643348777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2504020084643348777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/gadis-9-tahun-lulus-ujian-microsoft.html' title='Gadis 9 Tahun Lulus Ujian Microsoft Certified Professional'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4712489917834453091</id><published>2008-12-24T09:42:00.000+07:00</published><updated>2008-12-24T09:44:02.551+07:00</updated><title type='text'>Di Batu-Malang Siswa Berprestasi Digelontor Bonus</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Janji Wali Kota Batu Eddy Rumpoko memberi kucuran dana bagi para siswa dan guru berprestasi dibuktikan. Sebanyak 126 siswa dari tingkat SD hingga SMA dan guru berpestasi itu mendapatkan bantuan finansial. Selain guru dan siswa berprestasi, wali kota juga memberikan kucuran dana bagi 346 siswa kurang mampu. &lt;span id="fullpost"&gt;Dana beasiswa sebesar Rp 499,8 juta itu diberikan di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkot Batu, siang kemarin. "Jangan dipakai beli jajan semua ya. Sisakan untuk tabungan," kata Eddy Rumpoko, saat memberikan bantuan secara simbolis pada siswa berprestasi, siang kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apresiasi yang diterima tidak hanya berupa uang. Khusus siswa berprestasi, mereka akan dapat bonus berupa rekreasi gratis ke arena Batu Night Spectacular (BNS) pada 25 Desember mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sela-sela pemberian bantuan kemarin, Eddy juga berharap prestasi yang telah diraih tersebut bisa dipertahankan tahun depan. Baik itu prestasi akademik maupun non akademik. "Saya ingin tahun depan kalian juga kembali dapat," tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia lantas menjelaskan, harapan itu diberikan pada siswa karena pada tahun anggaran depan juga ada alokasi anggaran bagi siswa dan guru berprestasi. Bahkan jumlahnya lebih besar. Jika saat ini pemkot mengalokasikan anggaran Rp 550 juta, maka pada tahun depan direncanakan anggaran sebesar Rp 1 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Mistin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkot Batu mengatakan bantuan beasiswa itu diberikan dengan berbagai kategori. "Mulai dari 10 besar nilai ujian akhir nasional, hingga prestasi ketrampilan," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia lantas menyebutkan, untuk kategori prestasi non akademik dialokasikan dana Rp 104,5 juta, akademik Rp 71 juta, beasiswa guru RSBI (rintisan sekolah berstandar internasional) Rp 120 juta, beasiswa guru SN (standar nasional) Rp 100 juta, beasiswa guru berprestasi Rp 10 juta, dan beasiswa untuk siswa kurang mampu sebesar Rp 94,1 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian beasiswa itu cukup memberikan senyum pada siswa. Maklum, selain mendapatkan dana segar, juga ditambahi dengan acara wisata. Calvin Pranata, siswa SMP Widyatama salah satunya. Peraih juara II karate tingkat nasional itu mengaku akan memanfaatkan beasiswa yang diterima itu untuk menunjang kegiatan belajarnya. "Untuk kegiatan sekolah. Kalau sisa nanti saya tabung," kata dia. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4712489917834453091?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4712489917834453091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4712489917834453091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/di-batu-malang-siswa-berprestasi.html' title='Di Batu-Malang Siswa Berprestasi Digelontor Bonus'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-7299979264632669759</id><published>2008-12-24T09:21:00.000+07:00</published><updated>2008-12-24T09:22:29.952+07:00</updated><title type='text'>Kekerasan Siswa Dinilai Efek Tontonan di Media</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kekerasan yang terjadi di SMPN 3 Cimahi, Jawa Barat (Jabar) dinilai sebagai bukti pengawasan terhadap sekolah amat memprihatinkan. Serta efek dari berbagai kekerasan yang dipertontonkan melalui media massa.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dikatakan anggota Komisi VIII Abdullah Azwar Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua elemen di lingkungan sekolah seperti guru, kepala sekolah, BP, dan orangtua harus sidak membangun pengawasan tersebut secara bersama," imbaunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekerasan yang ditayangkan di media massa, sambung dia, lambat laun diadaptasi oleh remaja untuk menyelesaikan masalah. "Oleh karena itu opsinya adalah Diknas harus mengevaluasi setiap sekolah yang murid-muridnya sering terlibat kekerasan," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azwar mengimbau agar siswa-siswa yang terlibat dalam aksi pengeroyokan itu diberikan pembinaan secara berkelanjutan agar mereka menyadari kekeliruannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Peran orangtua, guru, dan lingkungan sangat mempengaruhi perubahan siswa," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan sebelumnya, kasus kekerasan ini terekam lewat kamera handphone. Seorang siswa, yang diduga siswa SMPN 3 Jalan Sriwijaya Cimahi, Jabar, terekam tengah menjadi bulan-bulanan tujuh siswa lain yang juga berseragam putih biru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut seorang siswa SMP 3 yang memperlihatkan rekaman video itu, aksi pengeroyokan itu terjadi pada Oktober 2008 di depan sebuah kelas di sekolahnya. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-7299979264632669759?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7299979264632669759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7299979264632669759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/kekerasan-siswa-dinilai-efek-tontonan.html' title='Kekerasan Siswa Dinilai Efek Tontonan di Media'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-74441271389847143</id><published>2008-12-24T09:10:00.000+07:00</published><updated>2008-12-24T09:12:33.405+07:00</updated><title type='text'>Orangtua Murid Ancam Boikot Jam Pelajaran</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Para orangtua murid yang tergabung dalam Forum Komite Sekolah tingkat sekolah menengah pertama di DKI Jakarta mengancam akan memboikot pemberlakuan jam masuk sekolah dari pukul 07.00 menjadi 06.30 jika Pemerintah Provinsi DKI bersikeras memberlakukan kebijakan itu per 5 Januari 2009.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan pemboikotan itu akan diambil melalui mekanisme rapat pleno komite sekolah, pemangku kepentingan di setiap sekolah—di Jakarta terdapat 248 sekolah menengah pertama negeri (SMPN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Itulah bentuk otonomi sekolah yang absolut dan tidak bisa didikte dan diintervensi siapa pun termasuk presiden RI,” ujar Ketua Forum Komite Sekolah (FKS) SMPN DKI Jakarta Slamat Riyadi, Selasa (23/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slamet menjelaskan, bentuk pemboikotan yang akan dilakukan FKS berupa pembangkangan terhadap ketentuan gubernur tersebut, antara lain, tidak akan mematuhi ketentuan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Artinya, anak masuk sekolah tidak pada pukul 06.30. Mereka akan masuk pada jam seperti biasanya, yakni pukul 07.00,” kata Slamet yang berharap peraturan gubernur ini sifatnya hanya berupa imbauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya dampak dari pembangkangan itu akan mengakibatkan anak dikenai sanksi dari pihak sekolah, Slamet mengatakan, kepala sekolah sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tidak bisa melakukan intervensi kepada komite sekolah. Dalam otonomi sekolah, komite yang terdiri dari para orangtua murid ini merupakan pemegangan kekuasaan tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bila kepala sekolah menjatuhkan sanksi kepada anak didik, komite sekolah bisa mungusulkan agar kepala sekolah ini dicopot,” kata Slamet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Ade Surapriatna mengatakan, kebijakan mengubah jam masuk sekolah sebaiknya dibicarakan dulu dengan legislatif. ”Biasanya kebijakan gubernur yang terkait dengan kepentingan publik harus dibicarakan dengan dewan. Tapi sampai sekarang rencana itu belum dibicarakan dengan pimpinan dewan,” ujar Ade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, sejumlah orangtua murid mengatakan, para siswa sudah mendapat edaran tentang pemberlakuan perubahan jam masuk sekolah. Dalam surat edaran itu disebutkan, siswa wajib masuk pukul 06.30 ketika siswa masuk tahun pelajaran baru, setelah liburan akhir semester, 5 Januari 2009. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-74441271389847143?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/74441271389847143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/74441271389847143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/orangtua-murid-ancam-boikot-jam.html' title='Orangtua Murid Ancam Boikot Jam Pelajaran'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1095567757788456875</id><published>2008-12-23T08:33:00.001+07:00</published><updated>2008-12-23T08:33:56.401+07:00</updated><title type='text'>Mendiknas Tuding Mahasiswa Belum Baca UU BHP</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo menilai, mahasiswa yang menggelar berbagai aksi demo menolak pengesahan UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) belum membaca naskah terakhir dari UU tersebut.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab dalam naskah UU BHP yang telah disahkan ini, kata Mendiknas, telah mengakomodasi masukan dari kalangan mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Proses pengesahan UU BHP ini khan lama karena mengakomodir berbagai masukan termasuk dari para mahasiswa. Berarti mereka ini belum baca naskah terakhir setelah disahkan. Yang ditolak mereka saja tak jelas," tegas Bambang Sudibyo usai membuka Seminar Nasional dan Peluncuran Serat Centhini di Fakultas Ilmu Budaya UGM, Senin (22/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang Sudibyo juga membantah bahwa dengan disahkannya UU BHP ini nantinya akan mengakibatkan terjadinya komersialisasi pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam UU tersebut secara tegas dinyatakan perguruan tinggi dilarang mencari keuntungan sepihak dan merugikan para mahasiswa. Apalagi dalam UU BHP juga disertakan berapa pungutan maksimal yang dapat dikenakan bagi mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak benar itu komersialiasi pendidikan wong di dalamnya diatur berapa pungutan maksimal yang boleh dipungut dari mahasiswa. Kalau menyalahi bisa dikenakan pidana baik hukuman 5 tahun maupun denda Rp500 juta," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian mendiknas mempersilakan bagi siapa saja yang menolak pengesahan UU BHP ini untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Setelah nanti diuji di MK akan terlihat apakah memang UU BHP ini melegalisasi komersialisasi pendidikan ataukah tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Silakan saja ke MK untuk judicial review itu lebih baik dan tak saya halang-halangi. Meskipun demo juga hal yang wajar di alam demokrasi ini," ujarnya. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1095567757788456875?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1095567757788456875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1095567757788456875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/mendiknas-tuding-mahasiswa-belum-baca.html' title='Mendiknas Tuding Mahasiswa Belum Baca UU BHP'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5553080155695358771</id><published>2008-12-23T08:16:00.001+07:00</published><updated>2008-12-23T08:18:22.226+07:00</updated><title type='text'>Program Untukmu Guruku 2009 Adakan Lomba Artikel Pendidikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SVA8PbhuRTI/AAAAAAAAAxg/ChndSFshPW4/s1600-h/program.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 118px; height: 78px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SVA8PbhuRTI/AAAAAAAAAxg/ChndSFshPW4/s320/program.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282788598690497842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Surabaya - Tidak hanya pemilihan guru favorit dan guru ideal, Program Untukmu Guruku 2009 juga mengadakan lomba penulisan artikel. Tidak ada batasan khusus tentang materi artikel yang bisa diikutkan lomba ini. Yang penting, artikel peserta harus bertema pendidikan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua guru dari seluruh Jawa Timur, baik guru sekolah negeri maupun swasta, bisa mengikuti even hasil kerja sama Jawa Pos dengan Dinas P &amp;amp; K Jawa Timur, Dispendik Surabaya, Dispendik Sidoarjo, Dispendik Gresik, dan Unesa itu. Lomba tersebut juga tidak membatasi jenjang sekolah tempat para guru mengajar. Guru TK, SD, SMP, SMA, dan yang sederajat bisa menjadi peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang dibatasi adalah panjang artikel, yakni 3.000-3.500 karakter. Itu kurang lebih setara dua page dengan 1,5 spasi dan ukuran font 12," kata Ketua Program Untukmu Guruku 2009 Guntur Prayitno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat lainnya, artikel yang diikutkan lomba ini harus disertai resume sepanjang satu paragraf (maksimal tujuh kalimat). Resume diletakkan di bawah judul artikel. Artikel harus sudah dikirim ke e-mail artikelguru@jawapos.co.id paling lambat 15 Januari 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juri dari Jawa Pos, Dinas P &amp;amp; K Jatim, serta Unesa akan memilih 180 artikel untuk dimuat di halaman Untukmu Guruku. Pemuatan dimulai 16 Januari 2009. Tiap hari dimuat tiga artikel selama 60 hari. "Disediakan sertifikat CEO Jawa Pos-Kadinas P&amp;amp;K Jatim bagi peserta yang artikelnya dimuat," tutur Guntur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua artikel yang dimuat juga akan mendapatkan honor. Karena itu, selain foto diri berwarna, alamat, dan nomor telepon, peserta lomba artikel juga diminta mencantumkan nomor rekening.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada akhir acara, juri akan memilih tiga artikel terbaik. Ketiga pemenang lomba artikel ini akan mendapatkan sebuah motor Honda Blade dan dua laptop," tambah Guntur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, hari pertama pemuatan balot Pemilihan Guru Favorit kemarin (22/12) langsung mendapatkan respons. Para siswa sudah mulai menggunting balot dalam salah satu even dalam program Untukmu Guruku 2009 yang diselenggarakan bertepatan dengan ulang tahun Jawa Pos ke-60. Pihak sekolah pun menyambutnya dengan mengumpulkan balot mereka untuk diikutkan dalam lomba supaya mendapatkan penghargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sekolah yang kemarin (22/12) melakukan gunting balot masal adalah SD Hang Tuah 10 Juanda. Kegiatan itu dilakukan bersama di aula. Tapi, karena ruang aula tidak cukup, sebagian siswa menggunting balot di depan kelas. Dari acara itu, mereka berhasil mengumpulkan 676 lembar balot. "Jumlah total murid kami 1.300 anak. Tapi, tadi (kemarin, Red) tidak semua ikut gunting balot karena ada kegiatan lain," kata Kepala SD Hang Tuah 10 Juanda Marsudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama kegiatan tersebut, menurut Marsudi, adalah mengingatkan anak-anak bagaimana bersikap untuk mencintai guru mereka. Caranya dilakukan dengan mengungkapkan kecintaan mereka terhadap salah satu guru favorit yang diidolakan dengan alasan pribadi yang dirasakan selama ini. "Hal seperti ini merupakan sesuatu yang berharga bagi para guru," ujarnya. "Apalagi mereka bisa membaca di koran saat dipilih siswa sebagai guru favorit. Hal seperti itu bisa membangkitkan semangat," sambung dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai ajang untuk mengungkapkan rasa cinta terhadap guru, melalui program itu, Marsudi juga berharap para siswanya dapat membuat alasan atau opini tentang pemilihan guru favorit. "Ini merupakan kesempatan anak-anak untuk mengeluarkan pendapat mereka," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan gunting balot di SD Hang Tuah 10 itu bukanlah yang pertama. Sejak tiga tahun lalu, mereka rutin mengadakan kegiatan itu. Selama kurun itu pula, mereka berhasil menjadi sekolah pengumpul balot terbanyak. Termasuk pengumpulan pada hari pertama kemarin dengan total 676 lembar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah lain yang menang pada kegiatan hari pertama itu adalah SMP Negeri 11 Surabaya. Pengelola sekolah di Jalan Sawah Pulo yang dipimpin Drs Ahmad Suharto MPd tersebut mengumpulkan 322 lembar balot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berhasil menjadi sekolah pengumpul terbanyak hari pertama, dua sekolah tersebut berhak mendapatkan penghargaan masing-masing Rp 500 ribu. Penghargaan bisa diambil hari ini di Graha Pena lantai 5, Jawa Pos, Jalan A. Yani 88, Surabaya, pada jam kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain acara gunting dan pengumpulan balot, kemarin juga mulai ada pengambilan kotak balot. Sembilan sekolah mendaftar dan mengambil kotak di Jawa Pos. Mereka adalah SMK Antartika 2 Sidoarjo, SD Muhammadiyah GKB Gresik, SMPN 1 Sidoarjo, SMP Praja Mukti Surabaya, SMK Kartika 2 Surabaya, MTsN 1 Surabaya, SMPN 39 Surabaya, SMA Barunawati Surabaya, SD Hang Tuah 10 Juanda. Sekolah-sekolah dari tiga jenjang (SD, SMP, SMA, dan yang sederajat) itu berupaya meraih penghargaan masing-masing Rp 10 juta untuk kategori sekolah pengumpul terbanyak di akhir program nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah lain yang memerlukan kotak balot pemilihan guru favorit bisa langsung mengambilnya di Graha Pena lantai 5, Jawa Pos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5553080155695358771?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5553080155695358771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5553080155695358771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/program-untukmu-guruku-2009-adakan.html' title='Program Untukmu Guruku 2009 Adakan Lomba Artikel Pendidikan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SVA8PbhuRTI/AAAAAAAAAxg/ChndSFshPW4/s72-c/program.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4289191446127957282</id><published>2008-12-23T08:03:00.000+07:00</published><updated>2008-12-23T08:11:30.471+07:00</updated><title type='text'>Ada 'Chairil Anwar' Kecil di Dinding KPK</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Koruptor kau rugikan negara ini&lt;br /&gt;Tak seorangpun berani tuk hukum mati&lt;br /&gt;Tapi tunggu di akhirat nanti&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kau akan di azab Ilahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa punya kuasa&lt;br /&gt;Kau bikin rakyat menderita&lt;br /&gt;Bertindak seperti raja&lt;br /&gt;Tunggu nanti siksa api neraka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah puisi karya Syahda Aulia Zivana Rasyi, siswa kelas 1 D dari SD Assalam, Bandung. Puisi itu spesial karya Syahda itu ditujukan kepada para koruptor di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahda tidak sendirian, 15 anak lain dari sekolah yang sama ikut juga menulis puisi bagi para koruptor. Atas karya sastra ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi penghargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi-puisi tersebut discan oleh KPK. Hasil scan-nya pun dapat dinikmati oleh orang lain. KPK memajang 16 puisi tersebut dalam sebuah bingkai yang cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPK memajang bingkai tersebut tepat di dinding ruang tunggu Gedung ini, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan. Lokasi penempatan yang strategis ini membuat setiap orang dapat menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPK juga membuat nama puisi-puisi tersebut dengan judul 'Sejuta Puisi untuk Para Koruptor, dari anak negeri buat Koruptor'. Bingkainya didesain dengan dominasi warna hitam. Dengan ukuran sekitar 1,5 x 1 meter, membuat siapa pun yang ada di ruangan ini akan tertarik untuk melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul-judul puisinya pun sangat menarik perhatian. Tengok saja puisi berjudul 'sampah', 'Koruptor Pengrusak Negeriku' atau 'Tikus Berdasi'. Isinya semua tentang kegelisahan mereka terhadap sepak terjang koruptor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau coba baca yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K abarnya susah ditebak&lt;br /&gt;O rang di Kejaksaan&lt;br /&gt;R amai...korupsi...koruptor&lt;br /&gt;U h...aku makin bingung&lt;br /&gt;P antes rakyat banyak yang miskin dan menderita&lt;br /&gt;S ebagian hal rakyat telah diambilnya&lt;br /&gt;I nilah kenyataan di negeriku tercinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja dengan adanya 'celotehan' anak kecil ini, Indonesia bisa terbebas dari korupsi. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4289191446127957282?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4289191446127957282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4289191446127957282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/ada-chairil-anwar-kecil-di-dinding-kpk.html' title='Ada &apos;Chairil Anwar&apos; Kecil di Dinding KPK'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8286624147934775579</id><published>2008-12-22T10:35:00.001+07:00</published><updated>2008-12-22T10:37:17.201+07:00</updated><title type='text'>Pelatihan Robosoccer, Siswa SMA pun Tak Ketinggalan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;ITS Online - Menurut Arif Aprianto, ketua panitia Pelatihan Robosoccer, acara ini diawali dengan materi-materi dasar rangkaian komponen elektronika yang berlangsung selama dua jam. “Sebelumnya, peserta diberi petunjuk mengenai materi dasar&lt;span id="fullpost"&gt; rangkaian beserta komponen yang telah kami sediakan,” tuturnya. Setelah itu, peserta dipersilakan merangkai robosoccer sesuai dengan kreativitas masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihari ke dua, rancangan robosoccer peserta yang telah dibuat dihari pertama mulai dipertandingkan. Aturannya, setiap robosoccer yang telah dirangkai akan beradu untuk memasukkan bola ke gawang pada lapangan yang berukuran 3 x 1,5 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami ingin memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kreativitasnya dalam merangkai sistem mekanik semenarik mungkin dari robot mereka," ujar Arif. Selain itu , lanjutnya, dalam pertandingan sepak bola robot nanti, robosoccer harus dapat mencetak gol sebanyak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan robosoccer ini sendiri ternyata tak hanya diminati mahasiswa. Ada juga pelajar SMA dari sekitar Surabaya yang mengikutinya. “Sebenaranya, banyak peserta dari SMA yang akan mendaftar kegiatan ini, akan tetapi kami tolak. Dan sebagai gantinya, kami berencana mengadakan road show ke sekolah mereka," papar Arief.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pelajar SMA yang mendapat kesempatan ikut pelatihan pun mengaku senang. “Senang bisa mengikuti pelatihan. Dan ini merupakan yang pertama kali,” ungkap salah seorang peserta dari SMA 1 Gresik. “Tentu, saya juga harus dapat membawa piala pada perlombaan nanti," imbuhnya optimis. its.ac.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8286624147934775579?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8286624147934775579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8286624147934775579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/pelatihan-robosoccer-siswa-sma-pun-tak.html' title='Pelatihan Robosoccer, Siswa SMA pun Tak Ketinggalan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1195193416965601423</id><published>2008-12-22T08:51:00.000+07:00</published><updated>2008-12-22T08:52:32.032+07:00</updated><title type='text'>1000 Siswa SMP Ikuti EDUkonser Musik Kua Etnika</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Komposer, seniman musik dan sekaligus pentolan kelompok musik Kua Etnika G Djaduk Ferianto seharian kemarin benar-benar sibuk. Maklum, dia harus melakoni beberapa tugas sekaligus sebagai presenter acara, pemateri, guru dan sekaligus komposer.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini lakukan Djaduk di hadapan 1.000 siswa SMP di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Kembaran, Tamantirto, Kasihan. Seribu siswa ini berasal dari seluruh DIJ yang terbagi dalam dua sesi. Mereka dikumpulkan dalam Program Anjangsana berupa program apresiasi seni dalam bentuk pergelaran karya seni pertunjukan, yang diciptakan untuk menyampaikan materi-materi pembelajaran spesifik kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djaduk tak sendirian. Sederet musisi- musisi anggota Kua Etnika mendampinginya sebagai tim kreatif penciptaan komposisi musik. Sebut saja Purwanto, Sukoco, Fafan Isfandiar dan 13 musisi lain. Selain itu juga ada Jeannie Park dan Besar Widodo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hari ini dia (Djaduk, Red) tidak boleh ngomong yang saru-saru di hadapan anak-anak SMP ini," kata Ketua YBK Butet Kartaredjasa yang juga kakak kandung Djaduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Direktur Program YBK Besar Widodo, kegiatan yang digelar kali ini adalah bagian dari program-program yang dilakukan oleh Yayasan Bagong Kussudiardja (YBK) sejak setahun lalu dalam rangka pemaknaan seni secara terbuka dan beragam. Salah satunya lewat program Among Sedulur yang ditujukan untuk komunitas nonseni atau masyarakat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pembongkaran" kreativitas lewat pemaknaan kegiatan ini, kata Besar, tentu saja bukan dalam rangka menjadikan semua peserta menjadi seniman. Atau menguasai salah satu bidang seni. Melainkan untuk memperkuat masing-masing individu menjadi kaya akan kreativitas yang efektif digunakan pada bidang apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tahun 2008 ini, bekerjasama dengan Telkomsel, YBK menggelar anjangsana yang diberi nama EDUkonser Musik Kua Etnika. Seribu siswa SMP itu diajak bersama-sama melakukan proses pengayaan diri, sekaligus memahami diri dan orang lain. Proses pengayaan diri itu dilakukan dengan cara berasyik masyuk bersama Djaduk dan Kua Etnika-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Asyik acaranya dan ini akan menjadi modal saya untuk bisa lebih memaknai kehidupan ini," terang Anggi, seorang peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa siswa SMP? Menurut Direktur Eksekutif YBK Jeannie Park, usia SMP adalah remaja yang sedang dalam masa pencarian untuk menemukan jati dirinya. "Suatu fase yang kritis terhadap berbagai macam perubahan di dalam dan di luar dirinya," kata Jeannie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat program ini, para siswa diharapkan mendapatkan alternatif ruang pembelajaran yang secara empirik mampu membawa ke arah pengasahan daya kreasi eksploratif pada pemaknaan peristiwa-peristiwa kehidupan. Dan kepekaan intuitif ini akan secara nyata mampu meningkatkan sekaligus menyeimbangkan proses penalaran ketika mereaksi kondisi di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran siswa-siswa ini bukan hanya sekadar untuk menikmati hiburan atau kenikmatan estetis semata. Tetapi proses pengolahan daya pikir dan kepekaan intuisi bagi proses pertumbuhan dan pengembangan diri. Ya, pada program ini, komposisi musik yang dihadirkan Djaduk dan Kua Etnika, bukan sebatas tontonan. Tapi didesain sebagai alat untuk melakukan pendalaman atas segala sesuatu yang berada dan terjadi di balik tampilan visual dan auditif di atas panggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajer Corporate Communication PT Telkomsel Suryo Hadiyanto mengatakan, antara YBK dan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Telkomsel  memiliki basis dan garis perjuangan yang sama, yakni di bidang pendidikan. Beda tekanananya adalah YBK lebih mengarah kepada pembelajaran spesifik dan segmented yang berisi pengembangan seni, fasilitasi apresiasi seni dan interfacing pemaknaan seni. Sedangkan CSR PT Telkomsel mengarah kepada pendidikan formal dan nonformal. ''Tapi kami sama. Kami membasiskan diri pada bidang edukasi atau literasi," terang Suryo. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1195193416965601423?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1195193416965601423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1195193416965601423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/1000-siswa-smp-ikuti-edukonser-musik.html' title='1000 Siswa SMP Ikuti EDUkonser Musik Kua Etnika'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6887972297296379994</id><published>2008-12-22T08:23:00.000+07:00</published><updated>2008-12-22T08:24:19.723+07:00</updated><title type='text'>Mandiri dari Kursi Roda Tua</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Hari Ibu jatuh hari ini. Di hari penuh makna bagi kaum ibu tersebut, inilah beberapa cerita tentang pengorbanan, ketulusan, kesabaran, dan perjuangan membesarkan anak di tengah keterbatasannya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MALANG - Syeeny. Singkat namanya. Seperti kebanyakan orang, tidak pernah ada yang menyangka kalau dia harus terlahir dengan kaki cacat akibat polio sehingga tak bisa berjalan sumur hidup. Di sebuah desa kecil di Pasuruan, lima puluh lima tahun lalu, Syeeny memulai hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat beranjak SD, oleh orang tuanya, dia disekolahkan di YPAC (Yayasan Pembinaan Anak Cacat) Malang. Tinggal di asrama yang penuh kedisiplinan dan kemandirian membuatnya menjadi sosok yang tangguh. Tak pernah tergantung kepada orang lain, juga tak ingin menyusahkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didikan para gurunya di YPAC membuat Syeeny tegar. Dengan keterbatasannya, dia pun dengan yakin meneruskan pendidikan ke SMP dan SMA reguler di Pasuruan. Syeeny pun berhasil lulus dengan prestasi yang cukup bagus. "Dari YPAC juga, saya belajar banyak hal. Utamanya soal kemandirian. Itulah yang saya terapkan kepada anak saya satu-satunya setelah ayahnya meninggal," kata Syeeny saat ditemui di rumahnya, Kotalama Gang 7/63 Kota Malang, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan Syeeny berumah tangga harus berakhir 1990 lalu. Suaminya, Zaenal Arifin, meninggal dunia karena penyakit diabetes. Saat itu, putranya, Rama Andika Arifani, baru berumur lima tahun. Kematian suami yang dikenalnya sejak kecil di YPAC Malang itu membuatnya shock. "Ya wajar, Mas, kalau sedih. Namanya ditinggal suami," ungkap ibu yang senang menata rambutnya model ekor kuda ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesedihan tak berlangsung lama. Untuk menopang ekonomi keluarga, Syeeny masih bisa bersyukur karena bekerja sebagai petugas terapi musik di YPAC. Selain itu, dia merangkap petugas tata usaha (TU). Rumah tempat tinggalnya pun kebetulan menempati rumah suaminya. "Saat itu saya sudah kerja sehingga ekonomi keluarga masih bisa bergerak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, semakin lama putranya tumbuh besar dan bersekolah. Syeeny pun harus berkreasi untuk menambah penghasilan keluarga. Beberapa tahun setelah suaminya meninggal, dia mulai berjualan kerupuk dan manisan. Karena ke mana-mana dia harus memakai brace atau kursi roda, lokasi jualannya tak jauh-jauh dari rumah. Sekitar rumah dan lokasi kerjanya di YPAC. "Lumayan. Kan saya juga butuh ongkos becak kalau pulang pergi ke YPAC. Butuh juga untuk membelikan baju anak. Makanya harus punya sambilan," tutur dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeeny mengaku anaknya cukup mengerti dengan keadaan dirinya. Keterbatasan ekonomi tak membuat anaknya banyak menuntut. Malahan, Rama mulai TK hingga kuliah di Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Universitas Negeri Malang (UM) tak pernah meminta uang untuk biaya sekolah selain sangu. Anak lelakinya itu selalu mendapatkan beasiswa dan bantuan pendidikan. "Terus terang, Mas, anak saya itu tak pernah minta uang dari saya untuk sekolah. Semuanya dari beasiswa," ungkap Syeeny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rama - yang akrab dipanggil Rambo karena tubuhnya besar - kini telah bekerja di Papua untuk sebuah proyek pembangunan milik pemerintah. Begitu lulus dari PLS UM November 2008, anaknya itu langsung bekerja. Hal itu sedikit banyak membuat Syeeny bangga. "Ya saya gembira. Tetapi, saya jarang memuji anak saya itu," ucap dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa anaknya begitu mengerti keadaan? Syeeny mengatakan, kuncinya selalu memberikan perhatian. Dengan segala keterbatasannya, dia berupaya memberikan perhatian kepada anaknya. Mulai taman kanak-kanak hingga SMA, Syeeny berupaya agar anaknya itu tak jauh-jauh dari dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi sekolah dipilih yang dekat dan telah dikenalnya. Dengan lokasi sekolah yang dekat, anak masih bisa istirahat usai sekolah. Selain itu, Syeeny bisa mengontrol perkembangan perilaku dan prestasi akademiknya. "Saya sekolahkan ke SD inpres dan tetangga mempertanyakan. Saya bilang biar saja. Yang penting setiap hari bisa saya didik dan perhatikan," tutur Syeeny saat mengingat kritikan beberapa tetangganya soal pilihan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu SMA, Syeeny pun mengarahkan anaknya itu ke Taman Madya yang lokasinya bersebelahan dengan YPAC di Jalan Tumenggung Suryo. Salah satu tujuannya adalah tetap bisa mengontrol perkembangan anaknya. "Dengan keterbatasan saya, maka saya harus bisa mendekatkan diri dengan anak saya setiap waktu. Makanya sekolahnya tidak jauh-jauh," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus kuliah, Syeeny memandang anaknya sudah matang. Sehingga bisa dilepas. Dia pun tak lagi khawatir tentang akhlak dan kedisiplinan yang dia tanamkan sebelumnya. "Saya seperti teman dengan anak saya. Saya didik anak saya mandiri. Karena itu, saya juga harus memberikan contoh hidup mandiri. Lepas dari keterbatasan yang saya miliki," tandas ibu yang punya keterampilan menyanyi ini. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6887972297296379994?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6887972297296379994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6887972297296379994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/mandiri-dari-kursi-roda-tua.html' title='Mandiri dari Kursi Roda Tua'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4646522044651425865</id><published>2008-12-22T08:09:00.001+07:00</published><updated>2008-12-22T08:17:24.818+07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Khawatir dengan Biaya</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Disahkannya Undang-undang Badan Hukum Pendidikan oleh DPR terus menuai kecaman para mahasiswa. Salah satu yang dipermasalahkan adalah Pasal 41 ayat 7 (Setiap peserta didik yang ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan harus menanggung &lt;span id="fullpost"&gt;biaya tersebut sesuai dengan kemampuan peserta didik, orang tua atau pihak yang bertanggungjawab membiayainya). Dalam pasal itu dinyatakan peserta didik menanggung paling banyak sepertiga dari biaya operasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat UU ini mahasiswa miskin dipastikan kesulitan mendapat pendidikan murah. Juni dan Maskur, mahasiswa baru Universitas Indonesia, misalnya, yang mengkhawatirkan implementasi UU ini. Keduanya kini mengandalkan uang pinjaman dari senior untuk membiayai kuliah dan kos. Sebab tak mungkin mengharapkan kiriman orangtua yang hanya seorang buruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini mereka mendapat subsidi silang pendidikan dengan proses yang berbelit dan masih berharap mendapat beasiswa. Sementara setelah ada UU BHP, universitas justru dibebaskan untuk mencari dana sendiri dan dikhawatirkan tidak berpihak pada mereka yang tak berpunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UU BHP terus mendapat penolakan di berbagai daerah. Bahkan di Yogyakarta, unjuk rasa berakhir rusuh. Saling lempar batu antara mahasiswa dan polisi tak dapat dihindari. Tembakan peringatan pun dikeluarkan untuk menghentikan aksi lempar batu mahasiswa. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4646522044651425865?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4646522044651425865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4646522044651425865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/mahasiswa-khawatir-dengan-biaya.html' title='Mahasiswa Khawatir dengan Biaya'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4248496702769581603</id><published>2008-12-20T08:59:00.001+07:00</published><updated>2008-12-20T08:59:38.127+07:00</updated><title type='text'>UU BHP Bernuansa Komoditas ??</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Semarang (ANTARA News) - Undang-undang Badan Hukum Pendidikan (BHP) yang disahkan DPR RI pada 17 Desember 2008 bernuansa komoditas dan melenceng dari peraturan perundang-undangan yang telah ada sebelumnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nuansa komuditas kental dalam UU BHP, sehingga tidak ada jalan lain kecuali melakukan uji materil ke Mahkamah Konstitusi (MK)," kata pakar pendidikan Suwignyo Rahman di Semarang, Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suwignyo mengatakan, memang terbentukanya UU BHP merupakan penjabaran dari Pasal 53 ayat (1) UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menyebutkan semua penyelenggara pendidikan dan atau satuan pendidikan formal, baik yang didirikan oleh pemerintah maupun masyarakat, harus berbentuk badan hukum pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun persoalannya, lanjut Suwignyo, UU BHP melenceng jauh karena juga mengatur masalah alokasi anggaran yang bertentangan dengan PP Nomor 48 tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan. Dalam PP diatur bahwa partisipasi masyarakat dalam pendidikan bersifat sukarela dan tidak mengikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dalam Pasal 14 ayat 4 disebutkan pemerintah dan pemerintah daerah menanggung paling sedikit sepertiga dari biaya operasional penyelenggaraan pendidikan menengah (SMA). Sedangkan, Pasal 41 ayat 7 yang menyebutkan peserta didik menanggung paling banyak sepertiga dari biaya operasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"UU BHP tersebut justru menjadi tidak sukarela tetapi sifatnya memaksa atau wajib," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suwignyo mengaku, pembentukan UU BHP tidak terlepas dari kepentingan politik satu kelompok atau golongan dan kurang berpihak kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, tidak ada jalan lain selain melakukan uji materil ke MK. Baik itu oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau organisasi masyarakat (ormas) untuk mewakili masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bisa juga uji materil dilakukan oleh yang terpengaruh langsung (UU BHP) yakni peserta didik," kata Suwignyo yang Direktur Kajian Strategis Demokrasi dan Sosial (Krisis) ini. antara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4248496702769581603?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4248496702769581603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4248496702769581603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/uu-bhp-bernuansa-komoditas.html' title='UU BHP Bernuansa Komoditas ??'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4204868221609590683</id><published>2008-12-20T08:45:00.000+07:00</published><updated>2008-12-20T08:46:59.942+07:00</updated><title type='text'>Empat Guru Berjudi Dibekuk Polisi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sebagai guru seharusnya memberikan tauladan yang baik. Namun tidak bagi Mly, 50; Mar, 40; Sut, 56; dan Sub, 46. Empat guru yang tinggal di Desa Tamban, Kecamatan Pakel, itu ditangkap polisi karena berjudi pada Jumat (19/12) kemarin.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PNS guru SD dan SMP di Kecamatan Pakel ditangkap bersama tiga warga lainnya saat asyik judi ceki gonggong. Yaitu Purwoko, 40; Slamet Riyadi, 41; dan Maidi, 74, semuanya warga Tamban. Penangkapan terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari rumah Joko, warga setempat yang menggelar hajatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tangan tujuh tersangka, polisi mendapati barang bukti berupa uang tombokan Rp 133.00 dan 210 lembar kartu ceki gonggong hijau. Kini ketujuh pelaku mendekam di hotel prodeo Polres Tulungagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Tulungagung AKBP Bambang Sunaribowo melalui Kaur Bin Ops Reskrim Iptu Muhammad Khairil membenarkan penangkapan tersebut. Polisi sedang menyidik kasus ini. "Jika terindikasi bersalah, ketujuh pelaku perjudian akan dijerat pasal 303 ayat I ke Ie, 2e KUH Pidana yo UU RI nomor 7 tahun 1971 tentang Penertiban Perjudian. Termasuk empat tersangka yang bersatatus PNS, kami akan koordinasi dengan instansi terkait," kata Khairil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkan Khairil, penangkapan berkat laporan warga sekitar pukul 24.00. Selanjutnya, polisi bergerak untuk menyelidiki kebenaran laporan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dicek benar, hamba hukum segera menyiapkan penggerebekan. Tak ingin para pelaku adu peruntungan itu kabur, polisi menjaga semua pintu rumah Joko. Ketujuh pejudi tak berkutik saat ditangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari lokasi kejadian ditemukan beberapa barang bukti. Selanjutnya, ketujuh tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Tulungagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tersangka Maidi mengatakan, perjudian berawal dari iseng. Yakni untuk mengisi waktu di sela-sela hajatan. "Hanya mengisi waktu agar kondisi hajatan tetap ramai dan agar tidak ngantuk. Selain itu, kami baru kali ini berjudi. Eh, sudah digerebek dan diamankan polisi," ucap pria usia 74 tahun tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil tertunduk lesu, Maidi sejak awal ogah berjudi. Karena uang di sakunya hanya Rp 20 ribu. Namun karena dipaksa tetangganya, ia ikut juga adu nasib. "Sekarang uang saya tinggal Rp 14 ribu," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga diungkapkan Purwoko, 40. Pria yang sehari-hari buruh tani ini mengaku, hanya sekadar iseng saat berjudi. "Istilah Jawanya cagak melek atau agar tetap terjaga di waktu malam," terang Purwoko saat diinterograsi polisi. republika.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4204868221609590683?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4204868221609590683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4204868221609590683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/empat-guru-berjudi-dibekuk-polisi.html' title='Empat Guru Berjudi Dibekuk Polisi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-7777001393357885220</id><published>2008-12-20T08:21:00.000+07:00</published><updated>2008-12-20T08:22:07.837+07:00</updated><title type='text'>Angka Buta Huruf Tertinggi di Indramayu dan Kabupaten Bogor</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jabar masih urutan 15 dari 33 provinsi seluruh Indonesia. Persoalan pendidikan menyumbang poin besar rendahnya IPM, seperti masa lama sekolah siswa dan buta huruf. Indramayu dan Kabupaten Bogor paling tinggi angka buta hurufnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pery Soeparman, Asisten Kesra Pemprov Jabar menyebutkan angka rata-rata lama sekolah di Jabar baru 7,5 tahun. Jika dilihat statistik per kota dan kabupaten, Depok memiliki angka lama sekolah tinggi yaitu 10,5 tahun. Paling rendah Kabupaten Indramayu cuma 5,5 tahun, artinya hanya bisa sekolah sampai SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Target kita baru tahun 2015 rata-rata lama sekolah 12 tahun," ungkap Pery dalam seminar Peningkatan kualitas wajar Dikdas di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Jumat (19/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab tingginya putus sekolah, menurutnya karena faktor ekonomi. Jumlah ruang kelas dan jumlah bangunan sekolah pun masih minim. Solusinya, kata dia, bisa dengan kejar paket A dan B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, angka buta huruf pada usia produktif 15-44 tahun sebesar 3,68 persen dari 329.993 jiwa. "Ini akan habis tahun depan," yakinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 26 kabupaten dan kota, baru Karawang yang bebas buta huruf. Sementara Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Bogor paling rendah melek hurufnya. Sedangkan di Kota Bandung masih ada 8 ribu warga yang buta huruf. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-7777001393357885220?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7777001393357885220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/7777001393357885220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/angka-buta-huruf-tertinggi-di-indramayu.html' title='Angka Buta Huruf Tertinggi di Indramayu dan Kabupaten Bogor'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4269778596706077005</id><published>2008-12-20T08:19:00.000+07:00</published><updated>2008-12-20T08:20:09.685+07:00</updated><title type='text'>Tahun 2009, Sekolah SD dan SMP di Jabar Gratis</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Pemprov Jabar memastikan akan mengratiskan sekolah SD dan SMP pada 2009 mendatang. Alokasi anggaran pendidikan pada APBD 2009 sebesar Rp 1,6 triliun ditambah dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah pusat, dinilai bisa mencukupi anggaran pendidikan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemerintah bisa tutupi semua biaya pendidikan," ujar Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jabar Pery Soeparman dalam seminar Peningkatan kualitas wajar Dikdas di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Jumat (19/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika disinggung saat ini masih ada pengakuan orang tua yang diminta uang dari sekolah, Pery mengatakan pada 2009, Gubernur serius membebaskan SPP SD dan SMP di Jawa Barat. "Kan sesuai janji gubernur semasa kampanye," akunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Pery selain bantuan dana, Pemprov memberi bantuan buku berupa buku-buku yang dipakai dalam ujian nasional. Pemrov pun akan meminta pemerintah kota dan kabupaten menyediakan bantuan buku non ujian nasional. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4269778596706077005?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4269778596706077005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4269778596706077005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/tahun-2009-sekolah-sd-dan-smp-di-jabar.html' title='Tahun 2009, Sekolah SD dan SMP di Jabar Gratis'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-357498681104432650</id><published>2008-12-19T12:50:00.000+07:00</published><updated>2008-12-19T12:51:24.431+07:00</updated><title type='text'>Pusbuk Gelontorkan Bantuan 165.184 Buku</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;WATES (KR) - Pusat Perbukuan (Pusbuk) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) menggelontorkan bantuan 165.184 buku pelajaran untuk sekolah SD/MI sampai SMA/MA di Kabupaten Kulonprogo. Buku pelajaran yang sedang dalam proses pendistribusian ke sekolah di Kulonprogo itu bisa dipergunakan siswa secara gratis.&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan Kulonprogo Muhammad Mastur BA yang dihubungi KR di ruangkerjanya,&lt;span id="fullpost"&gt; Kamis (11/12) mengungkapkan Pusbuk masih menyediakan bantuan buku pelajaran untuk sekolah di wilayahnya sekitar enam truk. Karena tidak ada biaya transportasi pengangkutan dari Jakarta, belum dapat dikirimkan ke Dinas Pendidikan Kulonprogo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ratusan ribu buku yang sudah diterima Dinas Pendidikan Kulonprogo itu diberikan secara gratis. Di Pusbuk masih ada sekitar ratusan ribu buku pelajaran yang akan dikirim ke sekolah-sekolah di Kulonprogo. Namun belum bisa dikirim bersamaan karena sudah tidak ada biaya untuk pengangkutan,” jelas Muhammad Mastur BA.&lt;br /&gt;Menurutnya sedang mengupayakan kepada Bupati Kulonprogo dengan harapan dapat mendanai transportasi pengangkutan buku pelajaran yang belum dapat dikirim dari Jakarta ke Kulonprogo. Bantuan tersebut diberikan secara gratis termasuk biaya transportasi pengangkutan dari Jakarta. Dari Pusbuk sudah tidak ada biaya pengangkutan sehingga sebagian buku pelajaran belum bisa dikirimkan.&lt;br /&gt;Bantuan buku pelajaran tersebut, jelasnya menindaklanjuti komitmen Bupati Kulonprogo yang pernah disampaikan pada acara pameran buku, mewajibkan setiap sekolah memiliki perpustakaan. Dinas Pendidikan berupaya mendapatkan buku pelayaran yang bisa dipergunakan oleh para siswa. ”Setelah sekian lama berusaha, Pusbuk mengabulkan permohonan bantuan buku pelajaran,” jelasnya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut dijelaskan dinilai rupiah bantuan buku pelajaran yang diterima sekolah dengan harga rata-rata di pasaran Rp 30 ribu, keseluruhan mencapai sekitar Rp 4,8 miliar. Dinas Pendidikan Kulonprogo menginstruksikan ke sekolah di wilayahnya, agar siswanya dibiasakan belajar. Melalui bantuan tersebut, mutu pendidikan di masa-masa mendatang terus meningkat.&lt;br /&gt;Staf Dinas Pendidikan Kulonprogo Sudarman yang dihubungi terpisah menjelaskan masih melakukan pendataan bantuan buku pelajaran untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah.&lt;br /&gt;Menurutnya buku pelajaran SD sebanyak 70.764 buku. Meliputi buku Bahasa Indonesia terdapat sekitar 66 judul, sebanyak 13.380 buku. Buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 54 judul sebanyak 24.030 buku, Matematika 18 judul sebanyak 13.338 buku dan buku pelajaran SD lainnya 36 judul sebanyak 20.016 buku. (Ras)-d&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku pelajaran SMP sebanyak 32.920 buku, meliputi buku Kewarganegaraan 134 judul sebanyak 12.328 buku, Bahasa Indonesia 57 judul, sebanyak 6.156 buku, Bahasa Inggris 36 judul sebanyak 7.380 buku dan buku Matematika 48 judul sebanyak 7.056 buku. Sedangkan buku pelajaran SMA sebanyak 61.500 buku, meliputi buku Matematika 80 judul sebanyak 6.320 buku, Bahasa Inggris 70 judul sebanyak 6.300 buku, Bahasa Indonesia 80 judul sebanyak 6.320 buku, Sosiologi 79 judul sebanyak 6.241 buku dan buku Kimia 130 judul sebanyak 6.370 buku. Kemudian buku Geografi 100 judul sebanyak 6.300 buku, Fisika 101 judul sebanyak 6.363 buku, Ekonomi 129 buku sebanyak 6.192 buku, Biologi 66 judul sebanyak 5.346 buku dan buku Antropologi 21 judul sebanyak 5.748 buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-357498681104432650?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/357498681104432650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/357498681104432650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/pusbuk-gelontorkan-bantuan-165184-buku.html' title='Pusbuk Gelontorkan Bantuan 165.184 Buku'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-3960004258854357932</id><published>2008-12-19T12:48:00.000+07:00</published><updated>2008-12-19T12:49:46.827+07:00</updated><title type='text'>608 Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;HARIAN JOGJA - SLEMAN: Sebanyak 608 pegawai honorer di lingkup Pemkab Sleman, Kamis (18/12) kemarin menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Sleman. &lt;span id="fullpost"&gt;Pengangkatan dan pengambilan sumpah 608 tenaga honorer sebagai PNS seperti yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 17/Kep.KDH/D2, 1 Desember 2008, dilaksanakan di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Kamis kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sleman, I Wayan Gundana menyatakan, penyampaian SK pengangkatan PNS adalah bentuk pemberian kepastian hukum kedudukan CPNS menjadi PNS serta untuk menciptakan perilaku PNS yang senantiasa menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;Usai melantik dan mengambil sumpah janji jabatan para PNS, Wakil Bupati Sri Purnomo berpesan kepada seluruh CPNS yang menerima SK untuk melakukan tugas dan kewajibannya dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai setelah menerima SK pengangkatan, lantas bekerja seenaknya sendiri, Pemerintah berharap, melalui SK semacam ini, menjadi salah satu motivasi bagi PNS untuk bekerja semakin keras dan lebih baik lagi” tandasnya.&lt;br /&gt;Sri Purnomo menambahkan, konsekuensi menjadi PNS tidak akan berhenti ketika pensiun. Negara tetap menuntut pengabdian PNS sejak sekarang sampai nanti tiba saatnya PNS tersebut tidak bisa lagi memenuhi sumpah janjinya. “PNS harus sembodo, harus menunjukkan komitmen dan tanggung jawab moral terhadap konsekuensi dari pengangkatan menjadi PNS di Pemkab Sleman,”terang Sri Purnomo lagi.&lt;br /&gt;Kepala Sub Bagian Pelaksana BKD, Sri Wahyuni secara rinci mengatakan, berbagai kriteria yang dijadikan landasan dalam pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS diantaranya sudah memiliki masa kerja selama satu hingga 20 tahun di instasi terkait, usia maksimal 46 tahun dan honorer diambil dari APBN atau APBD. Penerima SK pengangkatan sebagai PNS yang berasal dari berbagai instansi dan golongan, meliputi PNS golongan I, 100 orang, golongan II, 407 orang dan golongan III, 101 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-3960004258854357932?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3960004258854357932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/3960004258854357932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/608-tenaga-honorer-diangkat-jadi-pns.html' title='608 Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-2787531669364306807</id><published>2008-12-19T09:00:00.001+07:00</published><updated>2008-12-19T09:01:47.465+07:00</updated><title type='text'>(UU) Badan Hukum Pendidikan (BHP) Diuji Materi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;JAKARTA — Undang-Undang (UU) Badan Hukum Pendidikan (BHP) mewajibkan perguruan tinggi menjaring mahasiswa miskin yang berprestasi minimal 20 persen dari total peserta didik baru. Perguruan tinggi diminta merealisasikan amanat UU tersebut.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Perguruan tinggi negeri (PTN) harus jemput bola karena semua PTN wajib membuktikan anak-anak miskin potensial di sana mencapai 20 persen,” ujar Dirjen Pendidikan Tinggi Depdiknas, Fasli Jalal, Kamis (18/12), di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, ungkapnya, dari keseluruhan jumlah mahasiswa baru, PTN hanya menampung tiga persen peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi, tapi memiliki kemampuan akademik tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Panitia Kerja RUU BHP, Heri Akhmadi, juga mendesak perguruan tinggi (PT) menjaring 20 persen peserta didik miskin. ”Semua PT wajib menerima mahasiswa berprestasi yang miskin sesuai UU BHP,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UU itu, ungkapnya, justru menghindarkan terjadinya komersialisasi pendidikan. Isi UU mengamanatkan bahwa biaya anggaran belanja perguruan tinggi yang ditanggung mahasiswa maksimal hanya sepertiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Itu pun hanya biaya operasional, bukan biaya investasi.” Adapun biaya investasi, paparnya, ditanggung pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BHP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan pemerintah tentang Badan Hukum Milik Negara (BHMN) yang menjadi dasar PTN untuk memungut biaya tinggi justru dikoreksi oleh UU BHP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Universitas Indonesia (UI), dicontohkannya, mempunyai anggaran Rp 1 triliun. Tapi, 90 persen anggaran belanjanya berasal dari mahasiswa. ”Memang, mereka tidak menaikkan biaya S1, tapi S2 dan S3 naik luar biasa. Dengan adanya UU BHP, PTN seperti UI tak bisa lagi memungut biaya hingga 90 persen dari mahasiswa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Panitia Khusus RUU BHP, Irwan Prayitno, juga menepis bahwa UU itu melegalkan pendidikan hanya untuk orang kaya. Dalam Pasal 46 UU itu, disebutkan bahwa BHP wajib menerima minimal 20 persen dari seluruh peserta didik baru adalah kalangan tak mampu berpotensi akademik tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”BHP juga diwajibkan memberikan beasiswa untuk paling sedikit 20 persen peserta didik tak mampu,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, merealisasikan isi UU itu dinilai tidak gampang. Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), Achmad Fathoni Rodli, menyatakan keberatan jika harus mengalokasikan 20 persen kuota peserta didik untuk siswa miskin. Dia justru meminta pemerintah mau menalangi mereka dalam bentuk pemberian beasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tidak semua perguruan swasta mampu memberikan subsidi untuk peserta didik yang miskin,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jawa Barat dan Banten, Didi Turmudzi, mengkhawatirkan pasal mengenai pendanaan yang membolehkan memungut hanya sepertiga dana dari masyarakat. ”Mengancam tidak, tapi dengan UU BHP itu dapat membunuh PTS yang kecil,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rektor UI, Gumilar Rusliwa Somantri, mengakui tidak mudah menerapkan aturan sesuai UU BHP. Misalnya, dia sebut soal pendanaan yang diatur sepertiga dari masyarakat, sepertiga pemerintah, dan sepertiga lagi internal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Berarti, UI harus menyiapkan Rp 500 miliar dari Rp 1,5 triliun biaya operasional pendidikan setiap tahunnya. Ibaratnya, satu kaki UI diikat, kaki yang lain dipecut untuk ke tingkat world class university.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengantisipasi itu, pihaknya akan menata diri, mulai dari aset fisik hingga aset intelektual. ”Aset dan lahan yang ada di UI seharusnya bisa dimanfaatkan secara maksimal.”eye/ann/c84/nri/uki/ant&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poin-Poin Penting UU BHP Bab VI Pendanaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 41&lt;br /&gt;4. Pemerintah dan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya menanggung paling sedikit 1/3 (sepertiga) biaya operasional pada BHPP dan BHPPD yang menyelenggarakan pendidikan menengah.&lt;br /&gt;5. Pemerintah bersama-sama dengan BHPP menanggung seluruh biaya investasi, beasiswa, dan bantuan biaya pendidikan pada BHPP yang menyelenggarakan pendidikan tinggi.&lt;br /&gt;6. Pemerintah bersama-sama dengan BHPP menanggung paling sedikit 1/2 (seperdua) biaya operasional, pada BHPP yang menyelenggarakan pendidikan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 42&lt;br /&gt;1. Badan hukum pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dapat melakukan investasi dalam bentuk portofolio.&lt;br /&gt;3. Investasi itu tidak melampaui 10 persen dari volume pendapatan dalam anggaran tahunan badan hukum pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 43&lt;br /&gt;1. Badan hukum pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dapat melakukan investasi dengan mendirikan badan usaha berbadan hukum sesuai ketentuan peraturan perundangan untuk memenuhi pendanaan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 46&lt;br /&gt;1. Badan hukum pendidikan wajib menjaring dan menerima WNI yang memiliki potensi akademik tinggi dan kurang mampu secara ekonomi paling sedikit 20 persen dari jumlah keseluruhan peserta didik yang baru.&lt;br /&gt;2. Badan hukum pendidikan wajib mengalokasikan beasiswa atau bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik WNI yang kurang mampu secara ekonomi dan/atau peserta didik yang memiliki potensi akademik tinggi paling sedikit 20 persen dari jumlah seluruh peserta didik. (Republika Online, 19/12/08)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-2787531669364306807?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2787531669364306807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2787531669364306807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/uu-badan-hukum-pendidikan-bhp.html' title='(UU) Badan Hukum Pendidikan (BHP) Diuji Materi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-2906745445600172608</id><published>2008-12-19T08:33:00.000+07:00</published><updated>2008-12-19T08:34:51.398+07:00</updated><title type='text'>UU BHP Jadikan Indonesia Bangsa Kuli</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Disahkannya RUU Badan Hukum Pendidikan (BHP) dalam Rapat Paripurna DPR, terus mendapatkan berbagai tanggapan beragam. Bukan saja dari kalangan dosen, guru, pendidik dan mahasiswa, namun juga dari Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang juga dibesarkan di dunia kampus.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara lantang Menkes menyebut dengan disahkannya UU BHP ini justru hanya akan mempersiapkan bangsa Indonesia menjadi bangsa kuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah lulus SMK misalnya terus hanya cari kerja, maka kita hanya akan menjadi bangsa kuli dan kulinya bangsa-bangsa seperti diungkapkan Bung Karno dahulu kala," ujar Siti Fadilah Supari dalam pidato pembukaan Munas Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) di Auditorium Fakultas Kedokteran UGM, Kamis (18/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkes menambahkan, dirinya tidak bisa menerima ketika sebuah langkah pencerdasan pendidikan dilakukan melalui komersialisasi. Komersialisasi pendidikan yang muncul akibat globalisasi liberal yang tak bisa dihindari oleh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini ungkap Menkes tidak sesuai dengan amanat UUD 1945 dalam rangka mencerdaskan bangsa. "Saya ngeri kalau pencerdasan dilakukan melalui sebuah ladang komersialisasi," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan tadi Menkes mengingatkan agar dunia pendidikan seperti PTN/PTS mempersiapkan dirinya untuk menjadi Badan Layanan Umum (BLU) agar bisa terbebas dari komersialisasi, akibat disahkannya UU BHP. Langkah ini sudah dilakukan di jajaran Depkes dan tengah dalam proses bagi seluruh rumah sakit pemerintah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jajaran vertikal Depkes kita sudah lakukan dan dalam proses untuk berbagai rumah sakit daerah Sabang-Merauke. Dengan ini memungkinkan nantinya tidak ada lagi stagnasi pembiayaan," terang Siti Fadilah Supari. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-2906745445600172608?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2906745445600172608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/2906745445600172608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/uu-bhp-jadikan-indonesia-bangsa-kuli.html' title='UU BHP Jadikan Indonesia Bangsa Kuli'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1730014347189600500</id><published>2008-12-19T08:17:00.000+07:00</published><updated>2008-12-19T08:18:36.874+07:00</updated><title type='text'>Pemerintah Tidak Bisa Jamin SPP di PTN Tak Naik</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Pemerintah belum bisa menjamin uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) atau uang kuliah di perguruan tinggi negeri tak naik pascadisahkannya UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) oleh anggota DPR RI kemarin.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada waktu anggaran Dikti Rp 23 triliun, kita kan sepakat tak ada kenaikan SPP. Tapi sekarang karena krisis dikurangi Rp 5 triliun jadi Rp 18 triliun. Kita belum tahu seperti apa," kata Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas Fasli Djalal seusai keterangan pers di Gedung Depdiknas Jakarta, Kamis (18/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Fasli, tetap ada kemungkinan uang SPP mahasiswa PTN dapat turun jika biaya operasional tidak berubah. Justru jika komponen setiap PTN tidak lebih dari 35 persen, hukum mengharuskan PTN menurunkan jumlah SPP-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, di sela-sela agenda pengesahan RUU BHP di gedung Dewan, sejumlah mahasiswa UI mendesak DPR membatalkan pengesahan RUU ini sebab dikhawatirkan tidak akan bersahabat dengan kesempatan masyarakat kalangan bawah untuk mengakses pendidikan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengkhawatirkan akibat perubahan status perguruan tinggi menjadi BHP membuat pihak perguruan tinggi dapat semena-mena menetapkan jumlah SPP yang harus dibayarkan. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1730014347189600500?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1730014347189600500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1730014347189600500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/pemerintah-tidak-bisa-jamin-spp-di-ptn.html' title='Pemerintah Tidak Bisa Jamin SPP di PTN Tak Naik'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-1447151663522268202</id><published>2008-12-19T07:56:00.000+07:00</published><updated>2008-12-19T07:58:51.578+07:00</updated><title type='text'>Tak Hanya Komputer, Sekolah Diimbau Ajarkan Robotik</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Pelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di sekolah tanah air selama ini dianggap masih sebatas mengenalkan komputer. Padahal ilmu robotik juga merupakan bagian dari TIK, namun sosialisasinya seolah tak ada gaungnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian menurut Marketing Manager Robotika Explorer Jully Tjindrawan di sela-sela kompetisi robot antar siswa-siswi SLTP yang berlangsung di Senayan Trade Center Jakarta, Kamis (18/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ICT kan tidak hanya belajar komputer, namun robot juga termasuk. Jadi kita juga perlu memperkenalkan dunia robotika kepada anak-anak di sekolah," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu, lanjut Jully, tak lain adalah untuk membawa robot lebih merakyat sekaligus memupuk para calon-calon ahli robotika Indonesia yang bisa bersaing di tingkat dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya, di negara-negara lain sudah banyak yang menyisipkan ilmu robotik ke dalam kurikulum pendidikannya di sekolah. "Sementara di Indonesia, pengenalan robot lebih didominasi sekolah internasional sedangkan sekolah lokal masih sangat kurang," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan biaya yang mahal sepertinya masih menjadi alasan utama kenapa banyak sekolah yang enggan untuk menyisipkan ilmu robotika dalam kurikulumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti robot-robot yang ditawarkan Robotik Explorer misalnya, biaya yang harus disiapkan sekolah untuk mencicipinya senilai Rp 30 - Rp 70 juta, itu untuk sejumlah perangkat robot dan pelatihannya. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-1447151663522268202?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1447151663522268202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/1447151663522268202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/tak-hanya-komputer-sekolah-diimbau.html' title='Tak Hanya Komputer, Sekolah Diimbau Ajarkan Robotik'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5623430441114311518</id><published>2008-12-18T09:16:00.000+07:00</published><updated>2008-12-18T09:17:38.728+07:00</updated><title type='text'>Ingin Jadi yang Terbaik di NTT</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;SMKN 3 Kota Kupang berupaya menjadi yang terbaik di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan dari Bank Pembangunan Asia (ADB) senilai Rp 7,1 miliar tahun anggaran 2009-2012 akan mendukung rencana itu.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala SMKN3 Kota Kupang Lusia Mandala di Kupang, Rabu (17/12), mengatakan, dana senilai Rp 7,1 miliar itu diprioritaskan untuk tujuh komponen, yakni bangunan fisik gedung, peralatan, bahan ajar, pelatihan tenaga, hubungan industri, keiwirausahaan, dan penguatan kurikulum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dana Rp 7,1 miliar itu dicairkan secara bertahap sesuai kebutuhan. Kami akan gunakan 20 konsultan dari dalam dan luar negeri untuk mengawasi proyek bersangkutan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain rehabilitasi gedung sekolah, juga dibangun sebuah hotel berbintang sebagai pusat pelatihan dan pendidikan terpadu bagi para siswa. Hotel ini sebagai aset sekolah yang dapat digunakan masyarakat umum. Ada empat jurusan yang akan dikembangkan di SMKN 3, yakni tata boga, perhotelan, kecantikan, dan jurusan busana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat bidang ini sangat mendesak untuk dikembangkan karena sesuai kebutuhan masyarakat. SMKN 3 memiliki 675 siswa serta 52 guru tetap dan 14 guru honor. Namun, khusus guru kecantikan belum ada, masih dalam proses belajar. SMKN3 akan berupaya menjadi yang terbaik di NTT dan membina sekolah sekolah kejuruan lainnya. SMKN 3 akan menjadi sekolah pembina bagi kejuruan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, masyarakat, siswa, orangtua, dan guru diharapkan turut mendukung program itu sehingga bisa dirasakan dampaknya bagi masyarakat luas. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5623430441114311518?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5623430441114311518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5623430441114311518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/ingin-jadi-yang-terbaik-di-ntt.html' title='Ingin Jadi yang Terbaik di NTT'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-6410278326412240820</id><published>2008-12-18T08:44:00.002+07:00</published><updated>2008-12-18T08:46:41.745+07:00</updated><title type='text'>Perdebatan Mengenai Metode Pembelajaran Masih Terjadi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Keberhasilan lulusan menjadi perhatian utama pihak sekolah. Sebab, lulusan yang dihasilkan mempengaruhi image sekolah. Untuk itu, tenaga pendidik harus menyiapkan metode mengajar yang baik?&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERDEBATAN mengenai metode pembelajaran masih terjadi. Terobosan metode yang gencar disosialisasikan adalah pembelajaran pada alam. Namun sebagai lembaga formal, kesulitan mengadopsi metode tersebut secara total. Pasalnya, tolak ukur kesuksesan lembaga formal juga dilakukan secara formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk menunjang keberhasilan belajar mengajar di sekolah, Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan menggelar pelatihan penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan di Aula PKPRI Bangkalan ini diikuti sedikitnya 200 peserta perwakilan dari guru SMA dan SMK. Baik sekolah negeri maupun swasta di lingkungan dispendik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) bagi guru juga penting. Sebab, guru sebagai pemegang kendali kegiatan belajar mengajar (KBM) di dalam kelas. Sehingga, sukses tidaknya pembelajaran dipengaruhi RPP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan bekal perencanaan matang, guru sudah punya gambaran sebelum mengajar. Kemana pembelajaran akan difokuskan," kata Kadispendik Bangkalan Drs Setijabudi MM melalui Kasi Kurikulum Moh Kamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Realisasi RPP, sambung Kamil, banyak dipengaruhi pola interaksi guru dengan murid. Untuk itu, kemampuan seorang guru menjadi kunci utama keberhasilan belajar mengajar di dalam kelas. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-6410278326412240820?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6410278326412240820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/6410278326412240820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/perdebatan-mengenai-metode-pembelajaran.html' title='Perdebatan Mengenai Metode Pembelajaran Masih Terjadi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-4089997597407732661</id><published>2008-12-18T08:36:00.000+07:00</published><updated>2008-12-18T08:39:47.423+07:00</updated><title type='text'>Depkominfo Reformasi Perizinan Dengan e-Services</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Departemen Komunikasi dan Informatika serius untuk merealisasikan reformasi perizinan dalam bentuk penggunaan e-Services. Sebab, Menteri Komunikasi dan Mohammad Nuh di kantor Departemen Kominfo resmi meluncuran sejumlah layanan publik yang berbasis IT, atau lebih dikenal e-Services.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara peresmian tersebut diawali dengan penyerahan ISO 9001 kepada layanan di Ditjen Aplikasi Telematika sebagai bagian dari pengakuan internasional untuk sistem manajemen mutu (ISO 9001). Layanan yang diberikan ini adalah sistem elektronik pengadaan barang dan jasa pemerintah (SePP). Dengan diterimanya sertifikasi ISO 9001, SePP akan memberikan layanan prima kepada instansi pengguna dan penyedia barang dan jasa (vendor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Depkominfo, ingin memudahkan masyarakat dalam dalam melakukan pelayanan dengan berbasis pada IT," ujar Muhammad Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa e-Services yang diluncurkan, salah satunya adalah, Sistem Informasi Manajemen Pengendalian dan Pengamanan Barang Milik Negara (SIMPPBMN). Aplikasi ini dimaksudkan untuk mengelola data, dan informasi yang berkaitan dengan transaksi peminjaman, pemakaian dan penempatan yang berbasis web ( web base) pada seluruh satuan kerja di lingkungan Departemen Komunikasi dan Informatika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tujuan dari SIMPPBMN adalah Mewujudkan tata kelola BMN yang tertib, profesional, lengkap, akurat, serta memberi pengamanan BMN terhadap penyimpangan pemanfaatan oleh pihak yang tidak berhak," sambung mantan Rektor ITS Surabaya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sistem Informasi Manajemen PPBMN telah diuji coba pada 3 satuan kerja yaitu Balmon Semarang, MMTC Yogyakarta, dan BPPI Makassar," jelasnya. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-4089997597407732661?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4089997597407732661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/4089997597407732661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/depkominfo-reformasi-perizinan-dengan-e.html' title='Depkominfo Reformasi Perizinan Dengan e-Services'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8518828518225633589</id><published>2008-12-18T08:10:00.001+07:00</published><updated>2008-12-18T08:33:24.583+07:00</updated><title type='text'>Forum Rektor: RUU BHP Jangan Dipaksakan Disahkan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt; Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Prof Dr Edy Suandi Hamid mendesak kepada pemerintah dan DPR untuk tidak tergesa-gesa mengesahkan RUU Badan Hukum Pendidikan (BHP).&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun tidak secara tegas menolak pengesahan RUU BHP, FRI tetap menilai ada beberapa substansi dalam isi RUU tersebut yang harus dihilangkan. Beberapa hal tersebut di antaranya ancaman komodifikasi dan komersialisasi pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum Rektor tidak serta merta menolak, namun ada beberapa substansi di dalamnya yang harus dihilangkan, semisal kemungkinan terjadinya komersialisasi pendidikan. "Jangan seolah-olah kita tergantung target waktu dong," tutur Edy di Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, lanjut Edy, ketika pemodal asing menanamkan sahamnya diharapkan pemerintah tidak lepas tangan. Pasalnya bisa jadi nantinya sebagian besar saham pendidikan di Indonesia dimiliki asing. Selain itu, dia juga berharap agar dengan RUU BHP itu sudah tidak akan ada lagi dikotomi dan diskriminasi antara PTN dan PTS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, Edy masih melihat beberapa substansi dalam RUU BHP ini bermanfaat seperti mendorong kemandirian bagi PTN atau PTS serta terbukanya kompetisi bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain selain mendesak agar RUU BHP tidak tergesa-gesa disahkan, Edy yang juga Rektor Universitas Islam Indonesia ini juga menilai kemungkinan amandemen RUU BHP jika disahkan juga masih terbuka. Apalagi setelah diundangkan besok, UU BHP ini justru bersifat kontraproduktif bagi pengembangan dunia pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beda pendapat itu wajar. Kemungkinan amandemen kan juga masih terbuka jika dampaknya kontraproduktif. Tapi ini secara prinsip kita lihat belum optimal," tegas Edy. okezone.com &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8518828518225633589?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8518828518225633589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8518828518225633589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/forum-rektor-ruu-bhp-jangan-dipaksakan.html' title='Forum Rektor: RUU BHP Jangan Dipaksakan Disahkan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-8581775013954199996</id><published>2008-12-17T08:48:00.000+07:00</published><updated>2008-12-17T08:49:46.616+07:00</updated><title type='text'>Kamus Matano Antisipasi Kepunahan Bahasa Daerah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Makassar (ANTARA News) - Kamus Sekitar Danau Matano hadir untuk mengantisipasi kepunahan bahasa daerah, khususnya di sekitar Kawasan Danau Matano yang merupakan kawasan pertambangan nikel PT Inco, Tbk. "Kamus ini hadir untuk menjawab kegelisahan kami, karena masyarakat yang berada di sekitar lokasi pertambangan sudah jarang menggunakan bahasa daerah setempat," &lt;span id="fullpost"&gt; ujar pencipta Kamus bahasa daerah yang berjudul Kamus Sekitar Danau Matano, DR Djasruddin, di Makassar, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, kamus yang memuat empat logat bahasa yakni Bahasa Soroako, Matano, Nuha dan Bure akan menjadi penuntun bagi masyarakat lokal dalam melestarikan salah satu produk budayanya. Selain itu, kamus itu juga dapat digunakan oleh pendatang yang bekerja di kawasan pertambangan nikel milik PT Inco.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Djasruddin yang juga guru besar Universitas Negeri Makassar (UNM), setelah kamus tersebut dapat diterima dan diterapkan masyarakat di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), maka langkah selanjutnya adalah menjadikan Bahasa Soroako atau bahasa setempat menjadi salah satu bahan ajar muatan lokal di sekolah-sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal itu agar bahasa daerah setempat tidak punah, dan generasi yang sudah hidup dengan serba teknologi, tidak melupakan karya budaya leluhurnya," jelas pria kelahiran Luwu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyusunan kamus itu, menurut dia, mendapat dukungan dari PT Inco melalui program pengembangan dan pelestarian budaya lokal. Kamus yang memuat bahasa daerah itu, juga menjadi bagian dari hasil produk 10 buku yang merupakan bahan ajar bagi SD hingga SMA di Soroako dan sekitarnya yang telah diluncurkan pada September 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai isi kamus itu, Djasruddin mengakui, masih jauh dari kesempurnaan, karena itu pihaknya masih terus mencari kosa kata yang belum sempat dimasukkan dalam kamus saku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat kamus yang dapat menjadi acuan bagi masyarakat di sekitar Danau Matano di Luwu Timur, ia menambahkan, harus menggali kosa kata yang digunakan masyarakat pada empat lokasi dengan logat dan arti yang berbeda-beda, selama kurang lebih setahun. antara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-8581775013954199996?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8581775013954199996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/8581775013954199996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/kamus-matano-antisipasi-kepunahan.html' title='Kamus Matano Antisipasi Kepunahan Bahasa Daerah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4210926233828900021.post-5405484741250557170</id><published>2008-12-17T07:56:00.001+07:00</published><updated>2008-12-17T07:59:01.933+07:00</updated><title type='text'>Diskusi Buku Stiker Kota</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUhOspGG8dI/AAAAAAAAAvw/Y_z59zhKofE/s1600-h/stiker.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 87px; height: 81px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUhOspGG8dI/AAAAAAAAAvw/Y_z59zhKofE/s320/stiker.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280557091944591826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Stiker kota marak sejak 1970-an di berbagai kota besar di Indonesia. Ia ada di mana-mana: tertempel di angkutan umum, mobil, motor, pintu rumah, dan bahkan selalu hidup dalam kenangan masa kecil kita. Bagaimana fenomena ini berkembang dan apa yang kemudian terlihat dari perubahan stiker ini seiring pertumbuhan kota besar dan perubahan masyarakat kota?&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris, buku ini diterbitkan oleh Divisi Penelitian &amp;amp; Pengembangan dari ruangrupa, sebuah organisasi seni rupa kontemporer di Jakarta. Selain membahas fenomena stiker kota, buku ini juga memuat ribuan stiker dari berbagai era dalam halaman warna, serta sejumlah foto yang menunjukkan betapa stiker sangat lekat dalam kehidupan masyarakat di kota-kota besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran buku dan diskusi yang akan berlangsung di ruangrupa Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta 12820. Indonesia pada Sabtu 20 Desember pukul 15.00 – 18.00 WIB, mengundang para pembicara dan penulis yang akan membicarakan berbagai hal mengenai stiker kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicara:&lt;br /&gt;HIKMAT DARMAWAN (Kritikus film &amp;amp; komik, editor www.rumahfilm.org &amp;amp; majalah Madina)&lt;br /&gt;BAMBANG SUGIHARTO (Penulis, pengajar filsafat)&lt;br /&gt;ARDI YUNANTO (penulis, editor www.karbonjournal.org, Divisi Penelitian &amp;amp; Pengembangan ruangrupa)&lt;br /&gt;UGENG T. MOETIDJO (Koordinator Divisi Penelitian &amp;amp; Pengembangan ruangrupa)&lt;br /&gt;Moderator: ADE DARMAWAN (seniman, Direktur ruangrupa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kompas.com &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4210926233828900021-5405484741250557170?l=smart-schools.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5405484741250557170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4210926233828900021/posts/default/5405484741250557170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://smart-schools.blogspot.com/2008/12/diskusi-buku-stiker-kota.html' title='Diskusi Buku Stiker Kota'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUhOspGG8dI/AAAAAAAAAvw/Y_z59zhKofE/s72-c/stiker.jpg' height='72' width='72'/></entry></feed>
